Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
Perkenalan natasya


__ADS_3

NATASYA POV


Pagi hari ini aku merasa sangat tidak bersemangat, entah apa yang akan terjadi nanti di sekolah.Dengan langkah gontai aku menuju kamar mandi untuk bersiap sebelum pergi ke sekolah.


Namaku natasya, aku biasa di panggil tasya, aku memiliki sahabat baik yang bernama tiara yang biasa aku panggil ara. Aku bersekolah di SMA Swasta. aku satu kelas dengan ara yaitu kelas 11 ips1, kami sudah bersahabat dari kelas 10.


Sedangkan waktu smp aku tidak mempunyai sahabat, karena tidak ada yang mau berteman dengan ku , sebab mereka mengira aku gila karena waktu di sekolah aku sering senyum-senyum sendiri, gara-gara aku selalu berfikir siapakah nanti yang akan menjadi pangeran ku. Yang datang padaku di saat aku membutuhkannya, dan akan menjadi teman hidup ku. Tapi tetap saja mereka tidak mau mengerti. sebel itu yang aku rasakan.


Meja Makan


"Pagi mah, pah" ucapku sambil tersenyum ceria, untuk menutupi ketidak semangatan ku.


"Pagi juga Sayang" ucap Mamah, dan Papah sambil tersenyum ke arah ku.

__ADS_1


Aku pun segera duduk di kursi, untuk mengikuti aktivitas ku setiap harinya sebelum berangkat sekolah, yaitu sarapan. Tidak pernah lupa aku untuk sarapan karena itu memang rutinitas di keluarga ku,yang bisa di katakan wajib.


"Sayang hari ini kamu harus makan yang banyak, agar bisa konsentrasi saat belajar, apa lagi, ini hari pertama kamu masuk kelas 11"ucap Mamah padaku dengan panjang kali lebar. sambil menaruh makanan yang akan aku santap nanti.


"iya mah" ucap ku lesu. karena memang aku tidak bersemangat pagi ini.


"Kenapa Inces papa ini, kok kelihatan nya lesu banget, emang ada masalah apa sih, yang bikin kamu males gini" Papah bertanya padaku sambil mengelus rambut panjangku.


"Gapapa pah asya juga ga tau kenapa hari ini rasanya tidak bersemangat sekali..... ' aku mengeluh ke papa, dan aku melihat sepertinya papah sedang berfikir, ou iya asya itu panggilan dari keluargaku, semua memanggil aku asya,kecuali di sekolah mereka memanggil ku tasya. sedangkan inces, oh inces..... itu panggilan spesial dari papah untukku, katanya ketika aku belum memiliki pangeran, papah ku sebagai rajanya, yang mengatur putrinya. agar bisa menjaga ku, sampai mendapatkan penggantinya. Pinter kan papah aku hihihi.


"iya pah" ucapku tersenyum girang, karena ketika aku sedang murung begini, pasti selalu ada Support dari keluarga ku, yang membuat aku senang sekali, mempunyai keluarga yang sayang sama aku.


"Sudah-sudah lebih baik Asya makan yang banyak sekarang, biar seger lagi, dan tidak murung lagi"ucap mamah tersenyum lembut ke arah ku.

__ADS_1


"Siap mah"Aku pun langsung memakan makanan itu tanpa sisa, papah dan mamah hanya tersenyum melihatku, karena aku anak tunggal, aku di perlakukan dengan baik, bukan berarti aku di manjakan.


Ada waktu di mana aku harus belajar dengan baik, dan di marahi juga karena kesalahan ku, dan ada juga di mana aku di manjakan, ketika aku tidak membuat kesalahan, dan ketika sedang sedih, mereka mensupport aku untuk terus maju, dan berjuang agar bisa mencapai cita-cita ku, yaitu menemukan pangeran, eh itu yang ke 2 ya, yang pertama aku ingin menjadi pekerja kantoran, ya walaupun papah punya perusahaan sendiri untuk aku kelola di waktu mendatang,tetap saja awalnya aku ingin mandiri, dan bekerja di perusahaan lain hihihi.....


Selesai Makan


"Asya berangkat sekolah naik apa dong hari ini"aku pura-pura cemberut,


"Inces sama papah aja, kebetulan hari ini papah males berangkat pagi" papa menjawab dengan melirik ke arah mamah yang tersipu. huh dasar, anak sendiri kok di kacangin.


Aku tidak mau membuang waktu lagi, aku ingin segera masuk sekolah agar tidak terlambat, sekarang sudah jam 06:25 . Biasanya aku berangkat jam 06:00 karena tugas piket, tetapi hari ini aku tidak ada jadwal piket, jadinya aku datang setengah7 biasanya, atau kurang 5 menit. Karena waktu masuk sekolah itu pukul 07:00.


"Yaudah ayo ces" papah menggandeng tangan ku

__ADS_1


kami pun menyalimi mamah, dan berpamitan. Aku pun langsung ke bagasi, mengikuti papah yang dari tadi menarikku, sampai sekarang belum juga di lepas.


skip dulu√


__ADS_2