Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
Sedikit Flashback


__ADS_3

Flashback on


12 Tahun yang lalu Di Bandung.


"Nathan kamu ngapain di situ?"tanya seorang anak kecil berumur 5 tahun kepada temannya yang sedang berada di atas pohon mangga yang cukup tinggi.


"Aku mau liat Aca!, biar kelihatan makannya aku naik ke sini" Jelas anak kecil yang bernama nathan.


"Aku juga mau nat," kata teman Nathan sambil berusaha ikut naik ke atas pohon.


"Eh-eh kamu ngapain ren !.gak usah naik" Protes Nathan.


"Mau liat Aca lah" balas teman anak kecil tadi yang bernama Rendy.


"Gak usah, Aca cuma adiknya Nathan bukan adiknya Rendy" Kata Nathan tidak mengizinkan.


"Ikh…… nggak Aca juga adiknya Rendy, pokoknya Rendy mau naik"Kata Rendy sambil berusaha Naik ke atas pohon walaupun terus di halangi oleh Nathan.


Tapi tiba-tiba…………


"Nathan sama Rendy lagi ngapain?" Tanya seorang Gadis kecil seumuran dengan mereka, yang sedang bersama ayahnya.


Kedua anak kecil yang berebut naik ke atas pohon, itu langsung menoleh ke sumber suara yang terdengar sangat tidak asing bagi mereka.


Rendy mengurungkan niatnya untuk naik ke atas pohon dan segera menghampiri gadis itu, sedangkan Nathan masih bingung bagaimana cara untuk turun dari pohon.


"Halo Acaa" Sapa rendy sambil melambaikan tangannya di dekat anak gadis yang sering dipanggil Aca oleh Mereka berdua.


"Aca tolongin Nathan dong, Nathan kejebak di sini!" Kata Nathan sambil menggantungkan kakinya ke bawah.


"Memangnya Ngapain coba Nathan naik ke situ ?" Tanya Aca tanpa memperdulikan Rendy yang tadi menyapa nya.


"Tadi Nathan mau liat Aca dari sini!. tapi ternyata Aca jalan sama Ayah" Ujar Nathan.


"Yaudah sini biar Ayah bantu Nathan turun/"Ucap Ayah Aca sambil menghendong Nathan yang masih di atas pohon.


Setelah turun "Hehehe makasih ya Ayah. Mau tolongin Nathan," Kata Nathan Lalu menyalimi tangan Ayah Aca.


"Ada-ada aja kamu Nathan, nanti kalau ketahuan Daddy pasti Nathan di omelin lagi" Kata ayah Aca sambil menggelengkan kepalanya pelan.


"Ya gak boleh sampai ketahuan dong ayah, Nathan langsung aja loncat aja tadi kalau Daddy lewat hahah" Mereka semua tertawa mendengan pepatah Yang Nathan ucapkan.


"Eh Aca dari mana?"Tanya Rendy mengalihkan perhatiannya.


"Ini Ren, Aca tadi dari supermarket sama Ayah beli Es krim. Rendy sama Nathan mau?" Aca menawarkan es krim yang ia beli tadi Bersama Ayahnya.


"Mauuuu" Kata Rendy dan Nathan bersamaan.

__ADS_1


"Yaudah kebetulan Aca beli satu kotak, tapi rasanya sama semua. Jadi Aca ambil 3 ya Ayah, terus sisanya Ayah tarok Frezeer. Aca mau makan sama mereka di sana" Ucap Aca sambil menunnjuk Taman bermain pribadi milik Nathan.


"Iya nanti pulangnya jangan malam² kita belum packing barang" Kata Ayah Ara.


"Siap ayah".


TAMAN


Mereka duduk di kursi sambil memakan Es krim yang di beli Aca.


Di tengah tengah Aca yang disamping kiri dan kanannya Rendy dan Nathan.


Nathan membuka obrolan "Aca mau kemana?, kok harus packing barang tadi kata Ayah?!" Tanya Nathan kepoo.


"Aca mau pindah sekolah ke Amrik" Aca menatap Nathan dengan sendu.


"Apa!!!!!!" Pekik Nathan dan Rendy bersamaan.


"Iya, kalian jaga diri baik-baik ya, Aca janji suatu hari nanti Aca bakalan balik ke sini, dan temuin kalian lagi hiks hiks" Kata Aca sambil menangis sesegukan.


Setelah itu Nathan dan Rendy sama-sama memeluk Aca, sehingga sangat terlihat kalau mereka pelukan bertiga.


"Aca janji ya bakalan pulang ke sini lagi kan?"tanya Rendy memastikan.


"Iya Ren, Tapi entah kapan Aca pulang" Aca menunnduk menahan tangis.


"Aca jangan nangis ya, nanti cantiknya hilang loh" Kata Nathan menghibur.


"Iya Aca gak boleh sedih, walaupun Aca harus ke Amrik. Tapi Aca jangan lupain kita ya, kita juga gak bakal lupain Aca" sambung Rendy menenangkan.


"Makasih ya, kalian memang teman terbaik Yang Aca punya" membalas pelukan Nathan dan Rendy.


"Ayo kita ke rumah Aca bantuin dia Packing?" Ujar Nathan.


"Ayoo" Balas Rendy Dan Aca serempak.


Selesai Packing.


"Kami pamit dulu Nathan,Rendy" Ucap Bunda Aca.


"Iya bunda, Ayah sama Aca hati-hati ya" ucap Nathan dan Rendy bersamaan.


"Iya, ayo Ca kita masuk mobil!" kata ayah.


Aca berfikir sejenak. "Ayah sama bunda masuk mobil duluan aja, Aca mau ngomong sebentar sama Nathan, sama Rendy juga"Ucap Aca dan segera di angguki oleh kedua orang tuanya.


Setelah Bunda dan Ayah Aca Masuk ke dalam mobil. Yang di luar hanya tesisa Nathan, Rendy, dan Aca.

__ADS_1


Aca segera menghampiri Kedua temannya dan berkata. "Buat salam perpisahan kita, Rendy sama Nathan boleh Cium pipi Aca kok" Ucap Aca malu-malu sambil menunnduk.


Seketika Kedua temannya itu langsung melotot karena terkejut sekaligus senang/kegirangan.


"Seriusss!!!"Kata mereka Serempak, sedangkan Aca hanya mengangguk nganggukkan kepalanya.


Dengan cepat Nathan mengambil ancang-ancang untuk mencium pipi mulus Aca, tapi dengan segera ia langsung di dorong oleh Rendy, sehingga membuat Nathan terjatuh ke bawah dengan posisi terduduk.


Brukkk.......


"Akhhh....apaan sih Kamu dorong-dorong " Ucap Nathan marah dan langsung berdiri dengan kakinya yang kesakitan.


Aca langsung mendekat "Nathan gapapa????" Ucap Aca panikkk.


"Aku Gapapa kok Ca" Kata Nathan sambil membersihkan tanah yang menempel di celana yang sedang di pakainya.


"Gitu aja kesakitan!!! mending aku duluan tadi yang cium ," Kata Rendy.


"Apaan sih kamu, harusnya aku duluan yang cium Aca bukan kamu!!!!" Teriak Nathan.


"Harusnya aku duluan!!, kan lebih tuaan aku " Elak Rendy.


"Tapi kan tadi aku duluan yang deketin Aca" Nathan tak mau kalah.


Aca hanya bingung melihat pertengkaran yang aneh menurutnya, tapi setelah ia mendapat panggilan dari Bundanya untuk segera masuk ke dalam mobil agar tidak terlambat ikut penerbangan pesawat. Ia segera mencium pipi kedua teman di depannya secara bersamaan.


Dan itu membuat pertengkaran mereka berhenti, dan segera menoleh ke arah Aca yang hendak masuk ke mobil.


"Dadahhh, Aca sayang kalian Berdua!" Ucap Aca sedikit berteriak dari kejauhan. Sambil melambaikan tangannya.


Mereka berdua hanya bengong melihat kepergian Aca.


Sampai seketika "Nathan, Rendy kalian ngapain diam di sini??" tanya Mommy Nathan.


"Eh.... " Mereka berdua tersentak mendengar ada orang yang datang, yang ternyata itu adalah mommy Nathan.


"Gapapa mom" Balas Rendy. Sedangkan Nathan hanya berjalan ke Arah rumahnya dengan kaki yang tertitah titah. (entahlah apa maksudnya itu, yang penting itu kayak pincang gitu loh 😅)


Setelah kejadian itu, Nathan dan Rendy saling diam, Seharian penuh. Dan berbaikan dengan sendirinya. Biasalah anak-anak.


Flasaback Off


Maaf kalau Bosan Flashbacknya. soalnya author ingin membuat Konflik yang berbeda.


I Love you!!


☀☀☀☀☀☀☀☀

__ADS_1


🌴👙🐚🚣⛵🌊🚤🏄


🌊🐳🐟🐙🐬🐠🐬🐋


__ADS_2