Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
Pagi yang indah


__ADS_3

kamar tamu yang di gunakan Nathan



kamar bernuasa putih minimalis kecil. Adalah tempat yang paling Nathan sukai ketika sedang di landa ke galauan. Disana terlihat sunyi dan nyaman untuk menenangkan pikiran.


"Huh gue capek banget! mending gue tidur dulu, besok baru mikir yang harus gue perbuat" Ucap Nathan dan segera tidur menyusul Rendy ke dalam mimpi.


.


.


.


.


Rumah Natasya


Pagi hari libur yang cerah, dua manusia cantik sudah bersiap siap untuk lari pagi keliling kompleks dengan setelan baju joging yang mereka pakai.



Mereka Berpose dan mempostingnya di Medsos Masing-masing.


"Ara kita jalan ke sana Yukk?".Kata Natasya menunnjuk ke arah taman.


"Ayoo sekalian keliling-keliling di sana juga!"..Usul Ara.


"Oke"


Akhirnya Mereka berkeliling taman bunga indah yang berada tidak terlalu jauh dari kompleks rumah Natasya. Sambil mengobrol seru ala anak muda dan sesekali tertawa kecil ketika ada sesuatu yang lucu saat berjalan.


"Hosh hosh hosh……capek juga sya joging, padahal masih pagi. duduk dulu ah... " Ucap Tiara sambil mendudukkan bokongnya di teras rumah.


"Ah lembek lu ra, masak baru keliling taman sekali sama keliling kompleks sekali aja udah capek. Gue masih semangat loh ini".Kata Natasya sambil sesekali mengelap keluhnya yang berjatuhan dari dahinya.


"Udah duduk dulu napa, males mau jalan lagi!".


"iye iye" Natasya pasrah meng'iyakan ajakan Ara dan ikutan duduk di teras rumah.


"Biiik!!".Teriak Natasya memanggil ART.


"Iya ada apa non?" tanya Bik Nani pembantu Rumah natasya.


"Tolong ambilin air putih dua ya bik, sama jus jeruk" Suruh Natasya.


"Baik non, ada lagi??"


"Gak usah bik itu aja"


"Oke non,biar bibik ambil kan dulu. Permisi!!!" Pamit bik Nina.


"Iya bik"


5 Menit Kemudian


Bik Nani datang membawa nampan yang berisi dua botol AQUA ukuran sedang, dan Dua Gelas Jus Jeruk.


"Bik tarok di meja aja" Ujar Natasya.

__ADS_1


Bik Nani pun menaruh Nampan tersebut bersama isinya di atas meja, dan segera pamit untuk mengerjakan pekerjaan rumah di belakang.


Natasya dan Ara segera menyeruput jus jeruk tanpa basa-basi karena sedari tadi mereka tidak membawa Air ketika berjalan.


"Alhamdulillah seger banget jus nya" Kata Ara sambil meneguk jus itu sampai di tetesan terakhir.


" cuma joging keliling kompleks aja lu dah capek, gi mana kalau lari Maraton coba?, mungkin lu dah pingsan Ar hahah" Ucap Natasya sambil tertawa kocak melihat wajah Ara yang dipenuhi keringat.


"Sue lu sya, gue udah jarang olahraga makannya gak kuat" Ara mencari alasan.


"Makannya sering-sering olahraga, bukan ngebangkong mulu kerjaannya "


"Yee gue jarang ngebangkong, gue lebih sering shopping" Ara mengelak.


"Iya deh iya, eh btw dari pada boring mending kita jalan-jalan beli baju couple ke Mall"Usul Natasya yang membuat Ara yang tadi nya murung menjadi semangat.


"Ayoo gaass" Ucap Ara dengan semangat Empat lima . Natasya pun hanya geleng geleng kepala dibuatnya.


.


.


.


.


Rumah Nathan.


tok tok tok........


cklek.....


"Loh Rendy??, Nathan ke mana?" Tanya Nafisa kepada Anak Sahabatnya yang sudah ia anggap Anak sendiri.


Mata Rendy yang semula dempet penuh tai mata sekarang membulat sempurna seperti mata kucing, setelah ia tau siapa yang mengetuk pintu.


"Emmm......Nathan??? " Balas Rendy Gugup.


Nafisa melewati Rendy tanpa izin, dan ia terkejut karena Nathan tidak berada di sana.


Rendy terdiam. Di dalam hati ia menyesal kenapa dia tidak mengikuti Nathan semalam.


'Kenapa gue malah santai-santai semalam mimpi indah, Kalau paginya gue kena amuk singa. Mending semalam mimpi buruk dari pada paginya yang nasip buruk'Batin Rendy menyesal.


"Hey jawab dong, jangan bilang Nathan kabur kaya waktu itu. Gara-gara dia gak bisa nepatin Janji. Rendy bantuin Mommy cari donggg" Mohon Nafisa.


"Maaf mom, semalam Rendy gak ngikutin Nathan. Tapi Rendy janji bakalan bantuin Mommy Cari Nathan sampai ketemu" Tutur Rendy sambil menunduk.


"Iya Mommy gak marah kok sama kamu . Cuma minta Tolong Bantu cari Nathan aja" Ucap Nafisa menenangkan Rendy sambil mengusap punggung nya yang masih setia menggunakan pakaiannya semalam.


"Iya mom. Kalau gitu Rendy siap-siap dulu" Pamit Rendy kepada Nafisa.


"Okey, Mommy tunggu di Meja Makan " Kata Nafisa sambil mengedipkan salah satu matanya.


Rendy pun segera mandi dan bersiap menggunakan pakaian santai, untuk mencari Nathan yang sebenarnya tidak perlu di cari hahaha 😂.


.


.

__ADS_1


.


.


"Loh udah siap Ren???ayo sarapan dulu baru cari Nathan"kejut Nafisa


"Udah ni Mom, Rendy langsung keluar aja sarapannya Nanti kalau Nathan udah ketemu" Kata Rendy dan segera berjalan keluar rumah. Tetapi langkah kakinya terhenti ketika mendengar...


"Morning Mommy ku sayang....... " Ucap Seseorang di belakang Rendy.


Rendy segera berbalik, dan melihat Mommy Nafisa kebingungan karena melihat anaknya tiba-tiba muncul dari belakangnya sambil Memeluknya.


"Morning to..... Nathan kamu kemana aja, tu kamu liat saudaramu bingung cariin kamu. sampai dia gak mau sarapan karena khawatir" Nafisa menjelaskan.


Nathan menatap Rendy sekejap sampai tatapan mereka bertemu sejenak, tetapi Nathan kembali menatap Mommy Nafisa.


"Nathan gak kemana-mana mom, Nathan cuma tidur di kamar tamu semalam" Tutur Nathan lembut.


"Oh begitu, Yaudah kamu duduk gih sarapan dulu. Rendy ayo kesini duduk di sebelah Nathan" Perintah Nafisa.


Tap tap.......


"Morning My Familyy?? " sapa seseorang dari arah tangga.


"Morning too Daddy!!"Jawab ketiganya serentak.


Daddy Nicho langsung menghampiri mereka semua, dan segera duduk di kursi tengah.


Menatap makanan yang di masak Nafisa."Wah kangen banget daddy sama masakan Mommy, Selama seminggu ini kan di masakin bibi. Rasanya tetap enakan buatan Mommy" Puji Nicho sambil menatap istrinya yang tersipu.


"Iya dong Dad. Udah pasti itu, masakan Mommy memang juara di rumah ini, apa lagi dengan tambahan bubuk cinta hahaha" Nathan menimpali ucapan Daddy nya.


Daddy terkekeh mendengar ucapan Nathan, tetapi ketika ia melihat muka masam milik Rendy. ia langsung mengerutkan keningnya.


"Brader ada masalah apa??, Kenapa diam aja dari tadi" Tanya Nicho kepada Rendy. (Ow iya Brader itu adalah panggilan kesayangan Nicho untuk Rendy).


"Gapapa Dad" Rendy tersenyum simpul.


Nathan menatap Rendy dengan iba, ia merasa sikapnya sudah sangat keterlaluan terhadap Rendy.


"Yasudah ayo kita sarapan dulu, " Ajak Nicho untuk keluarga kecilnya.


Mereka memakan makanan itu dengan diam, hanya sesekali Mommy dan Daddy bercanda kecil. Sedangkan Nathan dan Rendy yang biasanya ribut sekarang menjadi diam.


"Boy sini Daddy kasih tau sebentar!! " Panggil Nicho. (Boy adalah panggilan kesayangan Nicho untuk Nathan)


"Kenapa dad?? "


Nicho membisikkan sesuatu kepada Nathan, sehingga membuat jiwa kekepoan Rendy dan Nafisa meronta-ronta ingin menerobos pertahanan mereka hahaha ?😂😁😦.


"Iya dad, Boy ngerti" Balas Nathan seperlunya.


"Udahlah gak usah sembunyi-sembunyi, sekarang Nathan harus tepatin janji mau ajak Mommy kemanapun Mommy mau!!" Kata Nafisa.


"Iya Mom Nathan ikut Mommy Kemanapun Mommy mau, keluar angkasa juga boleh" tutur Nathan tegas.


"Oke ayoooo!!!!! "


Skippppp.…………

__ADS_1


Baikan gak?. baikan gak?. Baikan lah masa enggak?!!!!!


__ADS_2