
tringg.... (bel pulang sekolah)
...Natasya dan ara keluar dari kelasnya, dan langsung pergi menuju parkiran....
"sya....... aauus tadi pas istirahat kan gua tidur, malah lu gak beliin gua minum lagi" ucap ara memelas.
Natasya menghembuskan nafasnya kasar.
"iya-iya kita ke Resto dulu beli minum sama makan, baru ke salon. Lagian gua Juga laper banget nih" sambil memegang perutnya.
"iya sama, Btw mana sih si raka lama amat. kalau gak dateng-dateng kita tinggal aja sya naik taksi, kan tadi kita di antar supir!" kata ara sambil mondar-mandir.
"Sabar dulu ar. Orang sabar di sayang tuhan" ucap natasya menasihati sambil menahan tawa. Sebenarnya tujuan natasya, bukan untuk menasihati tetapi untuk mengejek ara yang sekarang masih mondar-mandir seperti cacing kepanasan.
"aah udah lah gue gak bisa sabar gue mau..... " ucapan ara terhenti ketika melihat raka yang sedang berusaha melepas lengannya dari leni.
...Natasya yang ikut melihat itu pun hanya diam membisu, karena tidak tahu apa yang harus diperbuatnya....
"Raka jangan tinggalin gue pliss! " ucap leni sambil menangis tersedu-sedu.
...Raka yang jengah melihat itu pun hanya terus berjalan ke arah tasya dan ara dengan membiarkan leni yang terus menariknya, sehingga membuat leni berjalan terseok seok....
"Hai, sorry ya gue telat" sapa raka dengan senyum yang terus mengembang.
...Natasya dan ara sekarang bingung ingin bersikap seperti apa, di satu sisi mereka ingin membalas sapaan raka. dan di sisi lainnya, kalau mereka membalas sapaan raka kasihan leni karena sedari tadi di kacangi oleh raka....
"ehmmm......siapa ni orang, nempelin lu mulu dari tadi?" tanya ara sambil menyindir, dan lupa sejenak akan kehausannya.
"Oh..... biasa fens gue, gak usah di pikirin. Ayo kita langsung jalan aja, gak usah pikirin orang ini! " ucap raka datar.
Natasya terkejut melihat ekspresi yang di buat raka. 'kok bisa datar juga dia, ih jadinya serem banget kek macan' batin natasya.
"ayo gue juga laper banget, walaupun naik mobil lo gue gak terima ya kalo orang ini ikut!" kata ara sambil menunnjuk leni.
Leni yang merasa di permalukan langsung saja membalas ucapan ara. "apa urusannya sama lo, dasar kakak kelas genit! " nyinyir leni.
ara melotot "Enak aja lo ngomong, gak nyambung banget sih jadi orang, jelas-jelas yang genit itu elo penguntit lagi. kenapa harus bawa-bawa orang sih. Lo gak punya kaca ya!. klo gak punya, gue mampu beliin lo 100 kaca biar lo sadar, dan tau bagaimana diri lo sendiri! " sambung ara sambil menjelaskan panjang lebar, dengan kemarahan nya.
__ADS_1
Leni hanya membalas dengan melirik ke arah ara dan berkata"idih gak sadar, kalo dirinya sendiri itu genit! " ucap leni lirih. tetapi masih bisa terdengar oleh Raka dan ara.
"Apa lo bilang! " teriak ara dan dan raka bersamaan. karena natasya tidak mendengar apa-apa, ia hanya bingung dan mengerutkan keningnya, apa sebab raka dan ara berteriak.
...Raka yang sudah capek itu pun langsung berjalan laju menarik lengan ara dan natasya dengan kedua telapak tangannya, dan lagi-lagi membiarkan leni yang masih memeluk lengannya....
...Saat berada di dekat mobilnya, raka menyuruh ara dan tasya agar masuk ke dalam mobil dahulu. Tasya dan ara pun hanya menurut....
Raka menatap tajam ke arah leni dan berkata
"Gue mohon sama lo, Jangan pernah gangguin gue lagi. Gue capek len di tempelin sama elo terus, gue punya kebahagiaan sendiri. Tapi ingat kebahagiaan gue itu bukan sama lo. jadi percuma juga kalo lo ngejar gue sampe kiamat sekalipun!!!" bentak raka.
...Leni yang mendengar itu pun seketika membuat mentalnya langsung menciut, dan segera melepas tangannya dari lengan raka, dengan menahan sesak di dadanya. sebelum air mata membasahi pipinya ia langsung pergi berlari sejauh jauhnya tanpa memikirkan arah tujuan....
...Raka yang melihat itu pun langsung masuk ke dalam mobilnya tanpa memperdulikan leni. Dan menjalankan mobilnya ke arah Resto terdekat....
...Sesampainya di Resto mereka langsung mencari meja yang tepat untuk mereka bertiga....
...lalu memesan makanan sekaligus minuman. setelah makan mereka menuju salon langganan mamah natasya, yang bisa di jamin kualitasnya nomor 1 bukan kaleng-kaleng. Wkwk 😂...
...Sampainya di salon, ara dan natasya langsung di persilahkan memilih apa yang ingin mereka pakai untuk perawatan mereka. Entah itu lulur menicure pedicure dan lain-lain....
Natasya langsung duduk di samping raka, yang tengah bermain game online. "Raka? " panggil natasya.
Raka pun langsung menghentikan permainannya, dan melihat ke arah natasya yang sekarang sedang menatap dirinya. "Lo udah selesai sya? " tanya raka.
"iya gue udah selesai, mumpung keburu ara belum selesai, gue mau ngomong penting sama lo? " ucap natasya.
Raka pun penasaran ia mengerutkan keningnya dengan bingung. "Masalah apa? "
"masalah ara, sebenarnya si gak terlalu penting , tapi apa pun itu gue butuh bantuan lo" balas natasya sambil nyengir kuda.
...Raka salfok😳, karena natasya sekarang terlihat sangat perfect di matanya. Ulah dari luluran yang harum membuat natasya sangat wangi walaupun tanpa parfum. Akhirnya natasya melambaikan tangannya ke depan wajah raka yang sekarang bengong menatap natasya....
"Eh sory-sory "
"lo ngelamunin apa sih? " tanya natasya.
__ADS_1
"gapapa kok. ow iya lo mau ngomong apa tadi?"
" jadi gini lo harus bantuin gue sama rendy. ..................................................................................................................................................................................................................................................................nah gitu, dari pada nanti akhirnya paijo gak bisa dansa kan repot ka? "
Raka berfikir sejenak. "iya juga, gue setuju aja kalo lo juga setuju" ucap raka tersenyum manis.
"bisa aja lo" natasya tersipu.
15 menit kemudian
"hay" sapa ara
tetapi tidak di respons oleh natasya maupun raka, karena sekarang mereka sekarang sedang tertidur pulas di kursi dengan kepala natasya menyender di bahu raka, dan kepala raka berbantal kepala natasya.
"ih kok pada tidur sih" ucap ara sedikit kesal.
Ara mengambil ancang-ancang untuk menyesuaikan tempat teriak yang tempat dan...
"woyyy bangunnnnnnnnn" teriak ara tepat di telinga mereka berdua.
...Natasya dan raka kaget, sehingga sama-sama terjeduk dengan kepala mereka satu sama lain. dan langsung mengusapnya....
"hahahahahhahah" ara tertawa kocak melihat muka bantal Raka dan natasya.
"Aduuuhh sakit....... keras banget kepala lo ka, rasanya kek kebentur besi" natasya cemberut sambil mengusap ngusap kepalanya di bagian atas.
"sory-sory gue juga gak tau, tapi sakit juga ni sya pala gue" ikut mengusap kepalanya di bagian kiri.
...karena kepala natasya berada di bawah kepala raka, jadinya natasya terkena di bagian atas. sedangkan raka yang berada di atas malah terjeduk di samping kiri. ...
...Ara yang masih tertawa itu pun, tiba-tiba terhenti ketika mendapat tatapan tajam dari raka dan natasya. ...
"eh-eh gak sepenuhnya salah gue loh, kalian sih gak bangun-bangun" ara ngeles.
"tapi kan gara-gara lo! " ucap natasya kesal.
"udahlah mending sekarang langsung ke rumah tante cantik. dari pada debat di sini gak kelar-kelar" jelas raka. dan langsung berjalan ke luar salon. Diikuti ara dan tasya di belakangnya yang masih berdebat hingga di dalam mobil.
__ADS_1
Part 2 Nya ya kak√