
...Habis dari kantin, natasya dan ara langsung masuk kelas dan mengikuti pelajaran dengan baik. Walau masih rada-rada ngantuk tapi masih bisa di paksakan....
Tring......(Bel istirahat berbunyi)
"wah akhirnya bisa tidur juga gua, ngantuk berat nih, " ucap ara dengan menguap sambil menyenderkan kepalanya di meja.
"iya sama, tapi tugas yang tadi gua belum selesai, soalnya gak fokus. ngantuk banget!!! " jawab natasya menguap dan menutup mulutnya dengan telapak tangannya.
"Beneran drakor semalam, ngehantuin pikiran gua sampe sekarang, masih terngiang-ngiang tau ceritanya di pala w?" balas ara dengan mata yang hampir tertutup.
"iya memang mantap ceritanya, Btw jangan tidur lu, istirahat gunakan waktu yang tepat jangan sekarang rugi!!!" ucap natasya memperingati.
...Tetapi semua tidak ada gunanya lagi, toh ara sudah tidur dengan nyenyak sambil berbantal dengan kedua tangannya yang sengaja di buatnya berbentuk tanda X....
" memang anak ini huh! " natasya kesal.
ting.. 📲📩(suara nada dering handphone natasya menandakan ada pesan masuk). Natasya langsung membuka pesan yang dikirim melalui IG miliknya.
^^^📩hay apa kabar natasya😄, udah lama kita gak ngobrol dan ketemu secara langsung 😉^^^
^^^Rendy^^^
💬Gue Baik ren😃, iya nih dah lama gak ketemu!
Natasya
^^^📩Mau gak kita ketemuan di kantin, mumpung lagi istirahan nih biar gue jemput😁.^^^
^^^rendy^^^
💬Boleh, gue aja yang kesana lu nunggu di kantin aja😎!
Natasya
^^^📩oke gue tunggu ya cantik 😊😚.^^^
^^^rendy^^^
'apaan sih kok emotnya kaya gitu rendy-rendy' batin natasya. ia melihat pesan itu sambil tersenyum.
"eh lu gak lagi kumat kan tasya? " tanya teman cewek sekelasnya, yang dulu satu SMP dengannya, dan bisa di bilang yang dulu paling sering ngegosipin natasya.
"Gak kok gue chatan sama cowok ganteng, bukan kumat!. jangan sembarangan ngab kalo ngomong!!!" jawab natasya nyolot. dan langsung pergi ke luar kelas dari pada emosi dan akhirnya menjambak rambut cewek itu.
"Dih dasar, mana ada cowok yang mau sama orang yang bisanya ngehalu doang:v" cewek itu sengaja berbicara dengan lantang agar terdengar oleh natasya yang sekarang berada di pintu kelas.
'Stop natasya jangan lo perhatiin, itu bikin lo rugi sendiri, semangat natasya lo harus yakin pangeran itu ada buat lo suatu saat nanti" natasya menyemangati dirinya sendiri. Dan melanjutkan langkahnya ke arah kantin.
Kantin
Sampai di kantin, natasya langsung celingukan ke semua arah untuk mencari di mana rendy duduk.
"Di mana sih rendy?"
__ADS_1
"Dorrr....... "
"aaaaaa" natasya kaget dan langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya. karena rendy mengagetkannya dengan menepuk pelan pundak natasya.
"hey ini gue sya, bukan setan jangan di tutupin dong mukanya? " ucap rendy.
Natasya membuka kedua tangannya dan langsung berbalik.
"ih lo mah ngeselin, pake ngagetin gue segala" ucap natasya sambil mencubit lengan rendy.
"Aduh-duh jangan di cubitin dong sya atit ni" rendy memelas sambil menunnjukkan pup eyesnya.
"sapa suruh ngagetin gue. Yaudah mau ngomong apa gue gak suka basa basi! " ucap natasya sedikit kesal.
"oky, kita duduk dulu. nah itu ada kursi kosong yuk" rendy mengajak natasya ke kursi dan meja yang berada di pojok dekat pohon rindang kantin. Sambil menggandeng tangan natasya.
Deg... deg..... deg
(suara jantung rendy berdegup kencang)
'duh kok gue jadi deg degan ya'batin rendy
natasya yang melihat rendy gugup itu pun sempat bingung, tetapi angin sepoi-sepoi yang di keluarkan oleh pohon itu pun mengalihkan perhatiannya.
"uhh, sejuk banget ren. Gak panas di sini? " natasya tersenyum simpul. sambil menghirup udara segar yang ada di depannya.
"i-iya makannya tadi gue siapin tempat ini buat lo sya" ucap rendy gugup.
"ih udah dong gandengannya, tangan gue panas ni ren! " natasya menatap tajam ke arah rendy.
"Silahkan duduk putri tasya" rendy menarik kursi yang berada di situ dan mempersilahkan natasya untuk duduk.
"Terimakasih pangeran" balas natasya tersenyum teduh.
'duh kok jadinya rendy yang jadi pangeran gue ya, apa mungkin iya. tapi raka gi mana gue juga udah kasih simpati buat dia, tapi rendy kan belum tau asal usul gue' natasya berfikir keras.
"ngalamun apaan hayo? " ledek rendy.
"gak kok cuma mikir aja" natasya tersenyum kaku.
" ouya mikir apaan tuh? " kepo rendy.
"Mikirin apa yang mau lo bahas sampe lo bawa gue ke sini, keburu habis waktu istirahat gue! "jawab natasya sedikit ngegas. Sebenernya buat alihin perhatian doang sih xixixi 😂.
"oke gue jelasin, tapi pertama-tama lo mau pesen minuman gak dari pada seret dengerin gue ngomong nantinya? " tawar rendy.
"udah lo pesenin gue jus alpukat aja, habistu langsung balik lagi ke sini! "
"oke gue kesana dulu yh"
"iya" jawab natasya malas.
...Sedangkan dari kejauhan. "apaan sih si rendy pake kekantin bareng tu cewek gila, malah caper sama tu cewek lagi. bikin gue emosi aja" ucap nathan dengan penuh amarah sambil mengepalkan tangannya....
__ADS_1
... 'apaan sih gue ini. kenapa harus emosi coba, udahlah mending gue pergi aja dari sini'batin nathan. dan langsung pergi dari kantin untuk menenangkan diri. ...
"udah kan? "
"iya udah kok"
"yaudah ngomong buruan? " natasya tidak sabar
"yyyy, jadi gue itu mau..................................................................................................•.........````...`..........................................`...€€€€€€```...............```...•€€...~<_¥`~`&€`•...`{]}``......`•......`•```.........................................................`. Hosh.... hosh. jadi gue mohon bantuannya." rendy menceritakan rencananya dan paijo kepada natasya untuk bekerja sama.
"hmmm...... apa untungnya buat gue ren???? " tanya natasya.
'udah gue siapin dari awal balasan ini, mudahan allah membantuku bismillah hirrohma nirrohim amin'batin rendy berdoa.
"untungnya sahabat lo dapat cowok yang lebih baik dari pada paijo, Karena paijo kan ga bisa bahasa indonesia jadi jelas lebih kerenan gue dong" ucap rendy sambil menggigit bibir bawahnya.
"okey gue setuju, soalnya gue kasian sama dia sampe milih bajunya banyak gitu? " kata natasya sambil mengingat betapa susahnya ara mempersiapkan semuanya.
"pasti klo itu, kan belum tentu cocok buat dia, makannya nanti lo bantuin gue, biar gue gak usah ngomong jadinya gak ketahuan pas ganti jaz" jelas rendy.
"sipp, gue dan raka bakal bantuin semampu kita" balas natasya tersenyum.
"Raka!???? siapa dia? "
"partner gue hehehe" ucap natasya cengengesan.
"ohh jadi lo udah punya pacar beneran yah. padahal awalnya gue mau tanya soal partner lo sih. tapi kelihatannya lo gak bingung makannya rencana gue jadi partner nya tiara. tapi gapapa sih, gue juga gak mau ganggu lo sama pacar lo tenang aja" balas rendy berusaha tetap tersenyum.
"apaan sih lo ren, lebay deh. Itu tu cuma partner bukan pacar " jelas natasya.
"serius,!! " tanya rendy dengan matanya yang berbinar.
"iya"
"yey....."ucapannya terpotong karena ada mba kantin yang datang membawa minuman pesanan mereka.
"ini adik-adik yang ganteng dan yang cantik dan juga yang lagi pacaran segerin dulu tenggorokan nya"
"ih mba apaan sih, mana boleh pacaran dulu masih kecil harus pikirin belajar mba, nanti nilainya turun gi mana? " jawab natasya.
"hehe iya bener, tapi klo dah besar langsung lamar aja yakan mba" tanya rendy kepada mba kantin.
"Iya sih itu lebih baik, yakan dik tasya"
"uhukuhk, hah apanya? "
"lamarnya" balas mba kantin dan rendy bersamaan.
Natasya yang sedang di pojokkan itu pun hanya membalas dengan tersenyum kikuk. dan di balas tawa oleh rendy dan mba kantin, yang ternyata kalau bertemu menjadi kocak begini 😂.
Setelah persetujuan natasya dalam misi membantu rendy, mereka langsung balik ke kelas masing-masing, dan seperti biasa ara langsung mengocehi natasya dengan pertanyaannya. Marahan»baikan. seperti pada bab yang lalu, cuma beda latar belakangnya saja.
Dan di lanjut sepulang sekolah dan menyiapkan persiapan untuk pesta nanti malam di kediaman lusiana.
__ADS_1
next bab » Berjalan dengan baik.