Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
lauren


__ADS_3

Tap..tap...tap


"Rendy kamu udah pulang sayang?" tanya Nafisa mendekati Rendy. Yang menuruni tangga.


Rendy tersenyum paksa. Lalu mengangguk dan menyalimi tangan Nafisa.


"Kamu kenapa hmm...Mommy rasa kamu berubah semenjak Nathan berpisah kamar denganmu" Ujar Nafisa mengajak Rendy ke sofa.


Rendy menurut. Ia pun menyenderkan kepalanya di bahu Sang Mommy.


"Bukan begitu Mom, Rendy hanya sedang putus cinta. Orang yang Rendy suka ternyata sudah memiliki pasangan" Ucap Rendy terang terangan. Hanya saja ia tidak memberi tahu siapa orangnya.


Mommy mengelus lembut rambut Rendy yang sedikit kusut. "Hei??, ada apa dengan rambutmu. Kenapa kusut sekali?" tanya Nafisa sedikit terkejut. Pasalnya Rendy adalah Type Orang yang paling peduli akan penampilan. Tidak seperti Nathan, yang terkadang masih tidak perduli.


"Hmm...tidak tahu. Aku pun tidak tertarik dengan rambutku saat ini"


Berbaring dengan berbantalan Paha Mommy Nafisa. Rendy begitu manja pada Nafisa, padahal sebelumnya tidak pernah ia lakukan.


Nafisa membelai wajah Manis Rendy, seketika ia tersenyum. Ia tak menyangka sekarang anak manjanya Nathan, sudah memiliki istri untuk menghadapi kemanjaannya.


Sekarang tinggal Rendy. Pikirnya.


Aku tidak akan mencarikan ia jodoh secepat ini. Aku masih ingin memanjakan nya.


"Mom. Boleh Rendy bertanya sesuatu?" Ucapan Rendy menyadarkan Nafisa.


"Eh?, mau bertanya apa sayang. Katakanlah. Kalau soal pacarmu itu, Mommy akan mencarikan kamu Perempuan yang cocok denganmu. Tenang saja okey"


Rendy menggeleng pelan. "Tidak Mom. Bukan itu!. Aku hanya ingin bertanya. Kenapa Nathan menikah mendadak, padahal setahu Rendy, Natasya dan Nathan tidak begitu dekat sebelumnya" Ucap Rendy, berusaha tenang. Walau di dalam hatinya, ia begitu sangat gugup menanyakan hal ini pada Nafisa.


"Emm...masalah itu. Kamu tidak perlu khawatir. Mommy sudah mempersiapkan segalanya.Tapi sebelumnya mereka sudah berpacaran lama kok. Mom hanya ingin Nathan bahagia Ren. Mommy rasa, sudah cukup ia mempermainkan wanita yang tidak jelas seperti mantannya" jawaban Nafisa sedikit mengganjal di telinga Rendy.


"Apakah Mommy yang sengaja menjodohkan mereka berdua?" Tanya Rendy penasaran pake banget.

__ADS_1


"Ya, Awalnya begitu. Tapi karena suatu hal. Mereka menikah secepat ini" Jawab Nafisa enteng.


Nyesss....


Jadi ini memang skenario Yang Mommy buat. Gue gak bisa terima. Kalau seandainya Mommy tau gue suka sama Natasya, apakah Mommy akan menjodohkan gue juga. Sepertinya tidak akan. Nathan adalah anak kandungnya. Sedangkan gue hanyalah anak yang nyasar di keluarga ****Andara****.


"Sayang!. Apakah kamu cemburu karena Nathan sudah punya pawang sekarang??" tanya Nafisa penasaran.


Rendy bangkit, dari tidurnya lalu duduk. "Bukan begitu Mom" Jawabnya tegas.


"Haduh Ren, kalo kamu cemburu bilang aja. Nanti Mommy akan mencarikan jodoh untuk kamu. Sapa tau kamu bisa kasih Mommy Baby Duluan hihihi" Nafisa memberitahu Rencana terselubung nya.


Mas MangSad ini terheran mendengar ucapan Nafisa. "Mommy berharap mendapatkan cucu??, Mom, kami ini masih sekolah" bantahnya.


Nafisa mengulas senyum manisnya. "Ya, tak masalah kalau itu. Mommy akan mengurus semuanya, asalkan jalan membuatnya Halal" tak henti hentinya Sang Mommy tersenyum. Entah apa yg di pikirkan nya.


Karena merasa sudah lelah mendengar ucapan ngelantur Nafisa. Rendy segera bangkit dan pergi menuju kamar. Tanpa pamit pada Nafisa yang masih tersenyum seperti orang gila.


"Ren!!??" panggil Nafisa melihat sekitarnya.


Sedangkan di dalam kamar Nathan.


"Maafkan aku Nath. Aku-" ucapan Natasya langsung di potong oleh Nathan.


"Lauren Sya" Ujarnya menatap Natasya dengan sendu.


Dahi Natasya berkerut. "Lauren??, siapa?" tanyanya dengan was was. Ia begitu takut dengan penjelasan Nathan. Apakah Lauren salah satu dari spesies Mantan suaminya itu.


Nathan mendongak, ia menangis lagi hingga membuat baju depan Natasya menjadi basah.


"Hei sudahlah. Hapus air matamu Nath!, Lauren?? siapa dia, katakan padaku. Apakah dia yang membuat mu menjadi seperti ini?" tanya Natasya sambil mengusap pipi Nathan entah keberapa kalinya.


"Dia kucing kesayangan Mommy" Rengek Nathan mengusel lengan Natasya.

__ADS_1


Mata Naatsya membulat saking kagetnya. Bisa bisanya Nathan menangis hanya karena seekor kucing.


Gadis itu menjauh, karena merasa sudah di bohongi Nathan. "Kenapa kamu menjauh?" tanya Nathan sedikit heran.


Natasya menyedekapkan kedua lengannya. Ia berdiri lalu berkacak pinggang dengan wajah geram.


"Tuan muda Nathan Putra Andara?, saya mohon dengan sangat sangat. Hentikan lah drama ini" Ucap Natasya tegas.


"Ayolah!!, masa cuma karena Lauren kamu menangis. Memangnya apa yang terjadi pada kucing itu?" Sambung nya dengan nada yang lebih lembut.


Lagi-lagi pemuda tampan itu terdiam membisu, seakan mulutnya itu di segel borgol kuat.


Natasya beringsut mendekat lagi, ia benar-benar tak habis fikir dengan tingkah Nathan yang terkesan cengeng menurutnya.


"Apa kamu sudah sholat Maghrib??"


Pertanyaan Natasya, seketika membuat Nathan panik. Ia langsung berdiri dan berlari ke kamar mandi.


Tak sampai satu menit, Nathan keluar dengan wajah fresh. Sangat berbanding terbalik dengan tadi.


'Apa-apaan ini. Kenapa secepat itu dia berubah' batin Natasya takjub.


"Kamu tidak sholat?" Natasya tersadar.


"Kamu sholat duluan saja. Aku harus mandi dulu. Badanku sangat lengket" Ujarnya, dan masuk ke kamar mandi.


Skip√


Maap uthor lama up nya.


Walau uthor gak tau ada yang liat Novel author ini ato nggak.


Dah lah yang penting Othor bahagia. Dada👋 salam dari Syila, aduh jadi kangen Syila. ada yang tau syila??. Gak ada tah??

__ADS_1


Itu loh Novel yang gak pernah Othor Up 😢


__ADS_2