
"Gu-gue di jalan. Otw pulang" jawab Natasya jujur.
Mata Ara terbelalak sempurna.
Bagaimana bisa!!, kata Unty tadi Tasya tertidur. Terus yang di bicarakan malah di jalan!
"Yang benar Sya??, gue jadi pusing ini" Tekan Ara, kemudian sambil menyenderkan kepalanya pada punggung Tara. Tak lupa salah satu tangannya memeluk perut abangnya itu, dan satunya lagi memegang ponsel yang berada di telinganya.
"Besok gue sekolah!, bakal gue jelasin" Ucap Natasya memutus panggilan telefon.
pip.
"Akhh...Tasya sialan. Gue di gantung!"
Apaan sih, gantung-gantung maksudnya Ara. Author kgk paham...
"Jadi dia di mana?, udah bangun" tanya Tara mendadak kepo.
Ara menggeleng pelan, menyelipkan hidungnya yang tidak pesek dan tidak mancung di punggung Tara.
"Gue gak tau bang!, dah lah gue capek. Ayo lanjuan dikit" Perintah Ara.
Tara yang memang ingin mengerjai adiknya itu pun langsung mengegas motornya dengan kecepatan di atas rata-rata.
brummmmm......
"Kyaaaaa....." Ara berteriak kaget, sembari memegang sangat kencang pinggang Six pack milik tara.
.
.
.
__ADS_1
"Abang gila!!!, Resek!" Sewot Ara setelah mereka sampai rumah dengan wajah kusut akibat di terjang angin dadakan yang di buat Tara.
Ara langsung turun dan menendang kuat ban motor Tara. sehingga sang empu hampir saja terjatuh akibat kurang seimbang.
"Sue lu adek laknat!"
"Wleee" Ara Memeletkan lidahnya. Dan bergegas masuk ke dalam rumah.
Mamah Ara yang memang menanti kepulangan anak-anaknya itu pun langsung menghampiri Ara yang terlihat memprihatinkan.
"Kamu kenapa Ra?" Tanya Sang Mamah.
Ara yang sudah terlanjur kesal, langsung berjalan mengentakkan kakinya menuju kamarnya.
Brakk...
Ia pun menutup pintu dengan keras.
Mamah Ara mengelus dadanya. Dan melihat Tara yang masuk ke rumah dengan wajah datar.
Pemuda tampan yang bernama lengkap Farellino Lingga Tara itu pun menatap sang Mama dengan tatapan lembutnya.
"Tidak mungkin anak Mamah yang tampan ini melakukan hal seperti itu. Aku kan anak yang baik, gak seperti ono nohh!!" Ujarnya menunjuk Kamar Ara dengan lidahnya.
Mamah Luna Delicia pun mengerti. Ia sangat yakin kalau kemarahan kecil Ara ini di sebabkan oleh sang Abang.
"Baiklah abang. Sana kamu ke kamar, lalu kamu ajak Tiara untuk bertemu Mamah di dapur!" Ujar Mamah Deli dengan lantang.
Sebelum Tara menolak, Mamah Deli berbicara lagi. "Tidak ada penolakan!!" Ucapnya dan bergegas pergi dari tempat itu.
*Yahhhh....Males banget gue
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...
__ADS_1
Tinn...tinn
Pada akhirnya, Pasangan pengantin yang ±seminggu yang lalu menikah itu pun sampai di rumah Natasya.
Tak lupa di sambut girangan dari Para Mamah and Mommy kece mereka.
Sedangkan Papah And Daddy hanya menonton drama yang di buat keduanya
"Bagaimana liburan kalian hmmm, pasti sangat menyenangkan bukan. Eh apa ini??, kenapa kalian membawa banyak sekali koper!!" heboh Nafisa melihat koper anak menantunya yang kira-kira ada lima koper di dalam bagasi.
"Bagaimana mungkin kami meninggalkan barang berharga yang di beri oleh kalian" Ucap Nathan dengan santai.
"Oww Sosweettt" Gemas keduanya, lalu membawa pengantin baru itu ke dalam rumah.
Dan ingat para suami mereka. Hanya mengedikkan bahu mereka acuh, tanpa berniat bergabung.
Aku tidak mengerti satu hal!, kenapa Nadi sangat memaksa untuk menikahkan mereka berdua. Apakah dia sudah lupa impian Natasya. Yang ingin mencari pangeran sesungguhnya. Ahhh, aku benar-benar pusing menghadapi istriku sekarang, dia lebih gila saat bertemu dengan sahabat lamanya itu!!!! Batin Papa Galang.
Apakah ini keputusan yang benar. Dan aku masih ragu putra Sematawayangku melakukan hal sebejat itu. Aku harus meminta kerja sama dengan Pak Galaang. Agar masalah yang terasa ganjal ini bisa terpecahkan. Batin Daddy Nicho
Tak lama kemudian, Kedua suami itu saling Contack Eye. Lalu dengan sinisnya mereka mengangkat salah satu alisnya. Dan menyeringai secara bersamaan.
Entah apa yang mereka pikirkan.
Sedangkan di bagian Perempuan-perempuan, hanya Nathan yang berbeda gender sendiri. Tetapi ia di paksa untuk diam.
"Kalian sangat lelah. Jadi kami memasak sesuatu untuk kalian" Ujar Dira menyajikan makanan bersama Nafisa.
"Yaps betul. Dan Mommy berharap bulan madu kalian ini membuahkan hasil" Sambung Nafisa.
Membuat Natasya dan Nathan yang sedang meminum air. Menjadi tersedak.
Uhuk...uhukk
__ADS_1
"Ini minum!!!"
skip√