
"Lo baliknya naik apa??" tanya Natasya pada Nathan. Mereka baru saja sampai di rumah Natasya, hanya saja sekarang bingung karena Nathan tadi pergi menaiki mobil Natasya, bahkan yang mengemudi.
"Gue pesen taksi Online aja kayanya, bentar!" Ketika Nathan hendak memesan Taksi, Mamah Dira menghentikan pergerakan Nathan.
"Eh ada Nathan...Ayo masuk! Nanti pulangnya biar di antar supir" Ujar Mamah Dira sambil mengaitkan kedua tanganya pada lengan Nathan.
Nathan pun mau tak mau harus menurut bukan. Natasya Juga hanya bisa pasrah.
.
.
"Nathan, kamu pasti belum makan kan, ayo makan dulu. Kita makan sama-sama" Ujar Nadira menatap Nathan seraya tersenyum.
Nathan mengangguk. Mereka pun makan bersama ada Papah Galang, Mamah Dira, Natasya dan Nathan.
"Nath....Mau olahraga malam gak?" ajak Papah Galang.
Nathan menyiritkan dahinya. "Olahraga apa maksud om?" tanya Nathan kurang konek.
"Ya olahraga Basket lah, olahraga apa lagi emang!" Jawab Papah Galang.
"Ooh Basket, ayo Om.... Main di mana kita" Tanya Nathan bersiap.
"Ayo,, di belakang ada Lapangan khusus Basket" Ujar Papah Galang sembari merangkul Nathan.
.
__ADS_1
.
"Om mainnya hebat, Nathan perlu belajar banyak sama Om" Ujar Nathan di sela sela Break main.
"Om fikir,, kamu sudah jago. Ternyata masih kurang" Ujar Galang menatap remeh calon Mantunya itu. Ups... hampir saja Author membongkar suatu rahasia 😬.
"Heheh, belum terlalu om. Hanya sekedar hobi" Jawab Nathan tersenyum.
"Ini dia Minum Air Putih biasa, Jangan minum Es batu dulu ya para jantan" Ujar Mamah Dira sambil membawa nampan berisi dua gelas Air Minum.
"Makasih sayang!, kamu yang paling pengertian deh" Balas Papah Galang berusaha mengecup kening Dira. Sebelum itu terjadi Dira segera meletakkan Jari telunjuknya pada Bibir suaminya yang sudah maju sepuluh Centi ke depan.
"Kamu Bauu...Nanti saja ya sayang" Ucap Dira menggoda.
Galang merengut kesal. Ia meneguk air itu hingga setengah diikuti Nathan. Tak lama kemudian Natasya datang membawa camilan ringan untuk di makan oleh Nathan dan papah Galang.
"Onegaishimasu" (silahkan) Ucap Natasya dalam bahasa jepang, yang tentu saja sangat di mengerti oleh Papah Galang, yang sering bolak balik di negara itu.
Nathan dan Dira saling pandang, karena tak mengerti arti dari ucapan keduanya. Langsung saja Dira menyuruh Nathan mencoba Camilan ringan buatannya tadi bersama Natasya.Dengan bahasa kesukaannya.
"Nathan, ¡comamos!" (Nathan ayo di makan!) Ucap Dira pada Nathan dengan bahasa Spanyol.
'Semoga dia paham'Batin Dira.
"Sí tía, Nathan definitivamente lo intentará." (iya tante, Nathan pasti akan mencobanya) Balas Nathan, membuat Dira tersenyum puas.
'Ahaha, memangnya hanya kalian berdua yang bisa berbahasa asing'Batin Dira sombong.
__ADS_1
"¿Desde cuando puedes hablar español Nathan?" (sejak kapan kamu bisa berbahasa spanyol Nathan) Tanya Dira.
Natasya dan Galang melongo, tak mengerti.
"Desde la escuela secundaria de mi tía, ¡mamá siempre le pedía a Nathan que tomara lecciones de español!" (Sejak SMP tante, Mommy selalu menyuruh Nathan untuk Les Bahasa Spanyol!) Jelas Nathan membuat Dira mengangguk.
'Ternyata dugaanku benar'Batin Dira.
"Kalian menyebalkan, mentang-mentang kami tidak mengerti apa yang kalian bicarakan" Galang cemberut seperti baby Besar.
"Papa, mama ni yōsai o mitsuketai dake" (biarkan saja papah, mamah itu hanya ingin mencari kubu) Balas Natasya juga tak terima.
"Mochiron, kare wa aete hitori de tatsu koto wa arimasen" (Tentu saja, dia tidak berani berdiri sendiri) Timpal Papah galang.
"Yakkk. Kalian berdua juga sangat menyebalkan" Gerutu Dira.
"cálmate tía. Todavía hay Nathan que apoyará a la tía." (tenang tante. Masih ada Nathan yang akan mendukung tante)
"Verás que esta noche no le daré la parte de Nathan. ¡Es tan molesto!" (Lihat saja nanti malam aku tidak akan memberikan nya jatah Nathan. Dia sangat menyebalkan! ) Jawab Dira membuat Nathan tergelak, ia tertawa.
"Será una gran tortura para la tía Junior, ¡te apoyo!" (Itu akan sangat menyiksa Juniornya Tante, aku mendukung mu!) Nathan masih tertawa di iringi senyuman Smirk dari Dira.
Tanpa di sadari Natasya tersenyum manis melihat Nathan yang tertawa lepas. Bahkan saat bersamanya tadi, Nathan hanya tersenyum simpul. Tidak sampai terlepas seperti ini. Mamahnya sangat hebat, bisa menakhlukkan makhluk dingin seperti Nathan.
"Mama wa nani ka warui ōsama o yarou to shite iru yōdesu. Chūi suru hitsuyō ga arimasu" (sepertinya mamah berniat melakukan sesuatu yang buruk Baginda raja. Kita harus berhati hati)
"Ōjo-sama, ōsama wa anata no tame ni kiwotsukemasu" (Baiklah princes, Baginda raja akan berhati hati demi kamu) Balas Galang.
__ADS_1
Seterusnya Mereka berbicara terpisah menggunakan Bahasa Asing itu. Sampai karena terlalu larut, akhirnya Nathan menginap.
Skip√