Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
Claudia


__ADS_3

Dua N, berfoto menggunakan Jasa Fotografer pribadi milik Daddy Nicho.


"Aku senang main ke sini Nath. Bagaimana menurutmu?" tanya Natasya, menatap manik mata Nathan lembut.


Nathan membalas tatapan Natasya dengan senyum tipis. "Ya. Aku akan mengajakmu kesini lagi lain kali" Jawab Nathan.


Mata Natasya berbinar. "promise me??"


"Yes. I promise you, Nathan will take his wife to Parris!" (Ya. Aku berjanji padamu, Nathan akan membawa istrinya ke Parris!) Ucap Nathan sedikit meledek.


"Thank You" Natasya tersenyum sambil menatap menara Eiffel yang berada di sampingnya.


'Aku senang, jika kamu juga ikut senang'Batin Nathan


"Aku sayang Parris!!" bisik Natasya dalam hati.


Usai foto. Nathan dan Natasya yang hendak menaiki taxi, mengurungkan niatnya, karena mendengar suara seseorang.


"Nathan attends. Nathan c'est moi !!" teriaknya memanggil-manggil Nathan.


Sang Empu menoleh hanya dengan wajah datarnya, sangat berbanding terbalik seperti tadi.


"Hoh hoh hoh. N'avez-vous pas entendu mon cri avant ??" (Apakah kau tidak mendengar teriakanku sebelumnya???) tanya wanita cantik itu.


Siapa dia, bodynya Goals banget. Sepertinya dia bule inggris.


"Ahhh. Claudia ??, êtes-vous Claudia ??" (ahhh. Claudia??, apakah kau Claudia??) Tanya Nathan setelah mengingat.


".Bien sûr. Je suis ta plus belle ex chérie, ne l'oublie pas !" (Tentu saja. Aku kan mantan terindahmu sayang, masa kau lupa akan hal itu!) Ucap Claudia sambil tersenyum.

__ADS_1


"oui il me semble" (Ya sepertinya begitu) Jawab Nathan malas.


Natasya yang melihat itu hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar.


"What's your business with Nathan!??" (Ada urusan apa kamu dengan Nathan!??) tanya Natasya dengan bahasa inggris.


Gue gak perduli dia ngerti atau nggak, yang penting gue harus mastiin sesuatu!!! Batin Natasya.


"Are you a Londoner too??" (Kamu Orang London juga??) Tanya Claudia juga dengan Bahasa Inggris sambil menatap Natasya dari ujung kepala hingga ujung kaki.


Claudia adalah Gadis asli keturunan Inggris. Dia tinggal Di inggris, lebih tepatnya di London. Dan khusus untuk para Readers, Othor kasih tau kalau Claudia adalah salah satu dari sekian juta populasi Mantan Nathan Putra Andara.


Claudia ini, termasuk salah satu Gadis, yang berani menyatakan cinta secara terang-terangan pada Nathan, di hadapan semua umat manusia. Kemudian dengan kepedean Nathan yang dulu belum bertobat, ia menerima Claudia sebagai pacar Urutan ke 1.281.999 nya.


Itu pun waktu Nathan masih baru lulus SMP di London. Entah belakangan ini berapa Lagi yang jadi mangsa Nathan dengan Kesukarelaan mereka.


"No, I'm Indonesian. How about you. I thought you were a Parisian!" (Tidak, aku orang Indonesia. Bagaimana denganmu. Aku fikir kamu orang Asli Parris!) Jawab Natasya.


"Oh yes. You haven't answered my previous question. What's your business with Nathan?" (Oh ya. Kamu belum menjawab pertanyaanku sebelumnya. Ada urusan apa kamu dengan Nathan?) tanya Natasya di ujung kesabaran.


"Tidak ada Sya, aku tidak ada urusan dengannya" Nathan menyela.


Natasya segera mengisyaratkan Nathan untuk diam. "Biarkan aku bicara!?" Ucapnya penuh penekanan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sehabis mendengar jawaban Claudia, yang berkata jujur kalau ia rindu dengan Nathan.


Gadis yang sudah menikah itu pun hanya diam di sepanjang jalan menuju Bandara. Nathan yang tau kenapa Sang istri terdiam pun hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar.

__ADS_1


Kenapa tu cwe pake kangen kangenan sama Nathan. Bikin orang bete aja.


"Sya, Kamu jangan salah paham dong!" Ucap Nathan.


Natasya melengos.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sepulang Sekolah, Ara, Lusi, dan Mas MangSad alias Rendy. Datang ke rumah Natasya.


Nama baru buat Rendy. Mas MangSad, yang artinya (Mas Sedih) wkwkw


Duh gi mana ini. Ngapain juga gue pake ikutan jenguk Natasya segala.


"Emmm. Gue balik duluan deh. Pacar gue udah nunggu di rumah gue, kan kasian" Alasan tak masuk Akal di pakai Ara.


"Banyak bacot banget si lo. Kita dah sampe ini. Lagian katanya lo Sahabatnya, tapi apa. Sobatnya sakit malah gak di jenguk!" Ucap Lusi Ketus.


"Yaudah serah lo. Biar gue yang masuk. Art di sini lebih kenal gue dari pada lo!!" Jawab Ara tak terima.


"Assalamualaikum!!"


Bodoh lo Ara, mana mungkin Aunty ada di rumah.


Rendy hanya terdiam menunggu.


Ting tong ting tong. Beberapa kali Ara memencet bel.


Ceklek...

__ADS_1


skip√


Maaf kalo lama up nya 😄. Author harap para Readers Sabar menunggu 🙏🙏


__ADS_2