
Pengatur Musik sudah menyalakan Musik dansa yang sangat romantis bagi pasangan² lainnya, terkecuali mereka bereempat. Akhirnya mereka pasrah mengikuti apa yang di perintahkan oleh MC tersebut.
'Apa-apaan ini, kenapa gue dansa sama cowok gila ini!!! ' batin natasya.
'lah kenapa bisa jadi begini sih, dasar MC t*l*l'batin Lusi.
'Apa lagi yang di rencanakan sama orang ini' batin Raka.
"Kenapa harus sama cewek gila sih" ucap nathan lirih tetapi tetapi terdengar jelas di telinga natasya.
"Apa lo bilang!!!. jangan cari masalah lagi sama gue cowok gila" balas natasya kesal, sambil meratapi nasibnya yang sial.
"coba aja ada cewek lain, pasti gue maunya sama cewek itu dari pada sama lo? " memegang pinggang natasya dengan lihai.
"Mending gue dansa sama Harimau dari pada sama cowok gila!! " ucap natasya sambil berusaha melepas tangan nathan yang berada di pinggang nya.
"Syuut!! Emang elo gak takut sama harimau, sok soan banget! "
"Berisik!!!, gue males ngomong sama lo"
Raka AND Lusi
"Eh gue mau tanya baik² sama lo kak, lo suka ya sama gue?. sampai lo buat aturan kayak gini" ucap raka menatap lusi dan berusaha melakukan dansa sewajarnya.
__ADS_1
"Hellow emangnya gue itu natasya, yang bisa suka sama adek kls. ya enggak lah, lagi pula gue juga cuma suka sama nathan" sambil mengalungkan lengannya di leher raka.
"owh baguslah, tapi gue tetap gak mau dansa sama lo! " ucap raka risih,
"lo pikir gue mau!!!. gue juga gak tau siapa yang bikin acara gue jadi berantakan begini huft" Tetap setia melakukan nya.
"Lo yang buat. kenapa lo yang pusing!!? " ucap raka bingung.
"Ahh ceritanya panjang, males gue".
Rendy AND Ara
"Lo hebat juga dansanya" ucap ara tersenyum melihat gerakan dansa rendy yang beraturan.
".........................................." rendy bingung , masa dia harus melepas maskernya sekarang, pikirnya.
Deg...... Rasanya Menusuk di telinga ara. Ara hanya menunduk menatap lantai dansa, dengan perasaan malu. Dengan segera Rendy melepas topi dan maskernya yang membuat orang² di sekitar mereka terkejut.
''...Wah ternyata ganteng juga..."ucap orang yang melirik tadi lirih dengan perasaan kagum, melihat kegantengan yang rendy miliki.
Ara tersenyum, 'Berarti gue gak salah pilih, paijo memang ganteng, ternyata yang menurut gue lumayan. Menurut mereka ganteng, uhhh senangnya' batin ara.
Dengan Cepat Ara mendongakkan kepalanya untuk menatap paijo. tapi..... "aaa......" belum selesai ara berteriak keras, dengan sigap rendy membekap bibir mungil ara dengan tangannya yang besar.
__ADS_1
Ada beberapa orang yang menatap ke anehan mereka berdua, tetapi dengan segera mereka mengalihkan pandangan ke parther masing-masing.
"lo ngapain di sini!!?!?!??! " ucap Ara lirih dengan tatapan meminta penjelasan.
"Gu-gue,,, jadi parther lo kan" balas rendy gagap.
"Paijo kemana????? "
"Pulang"
"whatt??!!!! "
"udahlah mending juga sama gue, dari pada sama dia, kampungan. pasti lo bakalan malu. Karena dia gak bisa dansa" jelas rendy.
'bener juga sih' Pikir Ara.
"udah gue bilang, lo pasti bakal seneng " ucap rendy tersenyum manis, yang membuat salah satu orang di samping mereka rela memujinya.
"...auuu ganteng.... "
Ara menunjukkan sikap cool nya, dan bodo amat. 'apa bagusnya ini orang, tapi paijo kan kasian kalau begitu. Auu Ganteng!!!....memang ganteng sih sebenernya, tapi gak suka aja liat dia. bawaannya emosi mulu' batin ara.
"kok lo diam aja ra"
__ADS_1
"Tau ah gelap!!!!!".
Maaf cuma dikit., √