
...Pukul 06:00, dua insan cantik itu, masih bergelung di dalam selimut lembut kamar natasya....
Excuse me! (suara bel kamar natasya)
Excuse me!
Excuse me!
...suara bel itu berulang sampai 10x berturut-turut, tetapi dua orang itu masih saja meringkuk di dalam selimut....
"hoamm.......tasya, siapa tu yang mencet bel pagi-pagi? " ucap ara dengan setengah sadar, sambil menutup telinganya menggunakan bantal.
"gak tau gua ar" jawab natasya kembali menutupi wajahnya dengan selimut.
"Asya!!!!! , Araa!!!! Bangun!!!!" teriakan orang dari luar, menggunakan mikrofon yang terletak di pintu yang menghubungkan ke dalam kamar natasya.
"eh itu suara aunty kan? " tanya ara santai.
"iya itu mamah gua yang teriak "
...Seketika mereka terkaget, karena baru sadar kalau yang memanggil itu mamah natasya. Mereka pun langsung berdiri dan buru-buru keluar sampai tabrak tabrakan.bruk...... "Auuu, ayo bangun cepetan!"...
cklek.....
"Eh mamah, em.....aunty" ucap natasya dan ara dengan muka bantal dan rambut yang acak acakan.
"kalian ini mamah panggilin dari tadi. pencet bel berulang-ulang, ga ada yang respos. mamah kira tadi, kalian pingsan di dalam! " mamah natasya bernafas lega.
"eh maaf ya aunty, kita semalam nonton drakor, makannya kesiangan" ara menjelaskan sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.
"iya mah, habis sholat subuh tadi kita langsung tidur lagi" ucap natasya jujur dengan menundukkan kepalanya ke bawah.
"yasudah kalau begitu kalian langsung turun ke dapur habis mandi, dan awas kalau sampai lupa beresin kamar. mamah hukum nanti! " mamah natasya mengancam sambil berjalan ke arah dapur. Sesaat mereka berdua bernafas lega.
...Saat natasya dan ara berbalik menghadap ke arah kamar, betapa kagetnya mereka. kalau sekarang ini kamar natasya seperti kapal pecah, banyak bekas sampah snack bekas mereka makan semalam, kabel-kabel tidak beraturan. Pokoknya bikin pusing kalau di lihat. Akhirnya mereka membersihkan kamar natasya sebelum turun ke bawah, dari pada kena marah....
Gambar kamar natasya, saat sudah di beresi.
kamar Natasya bak kamar seorang putri.
Di dapur
pukul 06:29
"hari ini kalian kosong kan, gak sekolah" Tanya mamah natasya yang membuat ara dan natasya membulatkan kedua bola matanya lebar.
"yaampun mah, kami lupa hari ini hari sabtu, kami pikir ini hari minggu! " natasya gugup dan langsung berdiri dari kursi.
"iya tante, tasya ayo kita langsung ganti baju" ara langsung berlari ke arah kamar dan mendahului natasya.
"eh tunggu ra" natasya menyusul. Mamah natasya dibuat geleng-geleng dengan tingkah laku mereka berdua, yang sampai lupa akan hari ini.
...Papah natasya turun dari tangga menuju dapur, ia bingung kenapa ara dan natasya lari pagi-pagi....
__ADS_1
"mah anak-anak kenapa, kok lari-larian begitu? " tanya papah natasya seraya duduk di kursi.
"Itu loh pah, mereka lupa kalau hari ini sekolah, mamah kira mereka libur. Eh ternyata mereka salah hari" jawab mamah natasya.
"owh begitu. mamah cantik masak apa pagi ini? " papah natasya mencium aroma masakan yang tidak terlihat asing, sambil memperhatikan wajah teduh wanita cantik yang sedang mempersiapkan makanan untuknya dengan tersenyum.
"wah salmon teriyaki, pantesan harumnya beda." menatap dengan tatapan menggoda sambil menyeringai.
"apaan sih pah, cuma salmon ini" mamah natasya tersipu, dan berusaha menutupi pipinya yang sudah memerah.
"jangan di tutupi mah, mamah cantik kok" papah natasya mengedipkan salah satu matanya yang membuat mamah natasya salting.
"ih udah dong,!" ucap mamah natasya gemesh, dan langsung mencubit pinggang papah natasya pelan.
"aduh, sakit sayang " pura-pura kesakitan dan cemberut.
"masa sih, aku cubitnya pelan loh pah masa sakit sih? " Mamah natasya hanya melirik, karena ia tahu kalau papah natasya hanya akting.
"iya mah sakit banget ini hatiku! "
"ish gak usah bercanda, aku Ngapain kamu emangnya? "
...Saat mereka sedang asik asiknya bercanda, tiba-tiba natasya dan ara langsung buru-buru keluar rumah, tanpa memperdulikan mamah dan papah natasya yang berada di dapur....
"Eh eh sarapan dulu!!!" panggil mamah natasya. Natasya dan ara mendengar suara yang memanggil mereka itu pun langsung berhenti mendadak.
"mah, pah natasya buru-buru gak bisa sarapan assalamualaikum?" natasya langsung berlari keluar rumah.
"eh tante om ara juga yah takut telat. assalamualaikum? " ara pun menyusul natasya yang telah mendahuluinya.
Sekolah
pukul 06:51.
...karena jarak dari rumah natasya ke arah sekolah memakan waktu 20mnt jadinya mereka sampai di sekolah tepat pada pukul 06:51 . Dan ketika mereka berganti baju memerlukan waktu 2mnt. jadi 06:29+22 menit \= 06:51. Kok jadi hitung waktu yah. Yaudah deh skip skipโ ๐๐ ...
"sya syukur banget kita sampainya masih kurang 9mnt, kalau ngak bisa-bisa keliling lapangan kita huh" ucap ara ngosngosan.
"huh bener banget ra. udah lah langsung ke kantin aja yuk laper banget w! "
"kuy"
****kantin****
"wah akhirnya sampai juga, mba saya pesen baksonya 2 sama teh manisnya 2?" natasya memesan.
"oke dik, siap laksanakan " .mba kantin langsung membuatkan pesanan yang sudah di pesan.
"Eh itu kan??? " ucap ara spontan, dengan menunnjukan ekspresi kaget.
"siapa ra? " natasya mengikuti arah pandangan ara. dan setelah melihatnya natasya hanya cuek, bahkan ia merasa tidak perduli sama sekali.
"sya seriusan itu nathan, sama mantan sohib lo???"
__ADS_1
"ya serius lah ngapain bohong-bohong! " jawab natasya sedikit ngegas.
"Wow gila ya tuh cewek, main embat cowok ganteng aja, gue aja belum pernah dapat kesempatan dia malah udah nempel-nempel duluan! " ucap ara kesal, sambil menatap lusi dengan keiriannya.
"apa lu bilang dia ganteng, hwekk. ih gak banget deh iuw" natasya dengan ekspresi jijiknya.
"Eh siapa yang suka sama dia, ngak kok cuma geli aja liat ceweknya, makannya gua asal ceplas ceplos doang!" ucap ara mengalihkan pembicaraan, yang malah membuat natasya sedikit curiga.
"siapa juga yang bilang lu suka sama tu orang gila, apa jangan-jangan lu beneran suka yah! " ucap natasya terkejut. dengan menatap wajah ara dengan tajam seperti silet ๐
"eh gak kok....... ah itu udah dateng baksonya lapar banget nih mba? " ara mencoba memutar balikkan fakta.
"iya nih ara, maaf sedikit lama. Tadi manasin kuahnya dulu. silahkan di makan dik ara dan tasya" ucap mba kantin ramah.
"iya mba makasih ya" ara tersenyum. dan natasya hanya mencoba tersenyum agar tidak terlihat terlalu kepo terhadap ara.
"ayo makan sya, sayang lo kalo di anggurin"
...Akhirnya natasya pasrah dan memakan bakso lezat itu yang membuat ia goyah dengan rasa penasaran nya....
sedangkan di lain sisi
"nath makan yang banyak dong, masa cuma 1 suap pasti belum kenyang kan, jangan bohong deh sama aku? " ucap lusi manja terhadap nathan. Sedari tadi ia memaksa nathan untuk makan, tapi nathan merasa tidak nafsu makan di sebabkan dengan keberadaan lusi yang membuatnnya tidak berselera.
"udah lah, lo maksa gue mulu dari tadi. Gue bisa makan sendiri gak perlu lo temenin juga gue bakal makan kok! " ucap nathan dingin dan tajam.
"gak boleh gitu, gue harus ngejagain partner gue. Nanti kalo lo diambil sama orang gi mana dong!" lusi melirik natasya yang masih asik memakan baksonya , lusi berfikir kalau natasya itu suka sama nathan padahal mungkin sebaliknya.
'tu cewek gila malah asik makan, coba bantuin gue dikit aja, ajak gue ribut atau gi mana kek. malah santai aja huh'gerutu nathan dalam hati.
'kenapa gue berharap dia yang bantuin gue. ah gue ini kenapa lagi'batin nathan bingung terhadap dirinya sendiri.
...akhirnya dari pada ia tersiksa ia langsung berniat pergi dari kantin...
"udah gue mau balik ke kelas" nathan menepis kasar tangan lusi yang berada di lengan kanannya. dan langsung berlari ketika ia melihat lusi lengah dan segera meninggalkannya.
"nathan!!!!!! " ucap lusi geram dan berusaha menyusul nathan.
"hahaha mampus lo, di tinggal sama nathan" ara tertawa puas.
"seneng banget kan lo. udah lah gua mau ke kelas. mba ini uangnnya? " natasya memberikan selembar uang berwarna biru kepada mba kantin. dan berlalu pergi
"eh dik tunggu angsulnya! " berusaha mengejar.
"buat mba aja" balas natasya.
"alhamdulillah "
...Ara langsung terburu-buru mengejar natasya. Ia tau kalau tadi makanannya sudah di bayar oleh natasya. ...
"udah di bayar kan mba? " tanya ara.
"iya sudah ra"
__ADS_1
"okey babay mba miss" ara dengan ekspresi imutnya.
...mba kantin hanya geleng-geleng kepala melihat ara seperti itu, karena dari tadi ara hanya cemberut. Tapi setelah melihat nathan pergi ia langsung girang kembali seperti biasa. ...