Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
Rencana Rendy


__ADS_3

sedangkan di suatu tempat..............


"rendy lo kenapa sih. dari tadi ngelamun mulu, kesambet atau gi mana sih! " ucap nathan mengagetkan lamunan rendy.


"gak kok, gue gak ngelamun cuma mikir aja! " ucap rendy mengelak.


"alah gak usah boong gue dah hafal semua tentang elo, gue gak gampang ditipu! " kata nathan sambil menyeruput jus Jeruk kesukaannya.


"Fine, oke gue jujur sama lo, gue itu lagi mikir partner yang cocok buat gue, karena sampai sekarang belum ada yang cocok sama gue" ucap rendy pasrah, sambil mengaduk-ngaduk minumannya dengan malas.


"owh itu yang lo pikirin. Yaelah lo mah udah ganteng, kaya, sahabat gue lagi, kurang apa coba?. Ya walau pun masih gantengan gue!, tapi lumayan juga yang suka sama lo, Ngapain bingung! " ucap nathan membanggakan diri.


"Gue gak terima sembarang orang!!! . Camkan itu!! "


"yaudah lah, terserah lo sekarang gue gak mau ambil pusing juga"


"lo mah enak, udah di pilih sama lusi! " rendy mulai terbawa suasana.


"ya kalo boleh milih si, gue gak mau sama dia, tapi karena gue di paksa sama orang tua nya. Mana bisa nolak gue! " nathan mengusap wajah nya kasar. rendy memutar bola matanya malas. sambil bergumam.


"hmmmmhmm.........natayasyasya..... " rendy bergumam tak jelas, yang membuat nathan merasa ngeri ketika berada di dekatnya.


"eh........sory-sory " ucap rendy sambil cengengesan gak jelas. Nathan yang melihat itu pun langsung memeriksa Dahi rendy.


"lo sehat kan, udah seminggu belakangan ini lo itu kelakuannya aneh banget. Bikin gue bingung tau gak!" nathan cepat-cepat melepas tangannya dari Dahi rendy, dengan menunnjukan ekspresi geli.


"iya gue sehat kok, lo tenang aja gue udah tau solusinya." ucap rendy tersenyum miring.


"solusi tentang apa? . Partner???? " nathan bertanya.


"iya. cuma gue gak bakal berangkat bareng sama lo" ucap rendy santai.

__ADS_1


"yah parah lu. jangan gitu dong, gue gak mau lama-lama di tempelin ulet bulu, apa lagi kalo gak ada lo, bisa-bisa habis gue! " nathan panik.


"ya gapapalah sekali kali " rendy dengan santainya menyeruput minumannya yang tadi hanya di aduk aduk olehnya, tanpa memperdulikan nathan yang perotes. Yang difikirkan olehnya hanyalah...............


lanjut...


'gue bakalan sogok tu orang, biar gue bisa gantiin posisinya sebagai partner ara. dengan itu pastinya gue bisa ketemu sama natasya 😊' batin rendy.


'gue harus bergerak cepat!' pikir rendy.


saat ia ingin beranjak pergi, lengannya di tarik paksa oleh nathan agar duduk kembali.


"kenapa nath? " tanya rendy.


"lo mau kemana, malah nanya gue balik! "


"ehm.. gue ada urusan yang harus di urus sekarang"


"biar gue bantu, siapa tau bisa lebih cepat selesai nantinya" nathan menawarkan bantuan.


'klo soal begituan mah nathan gak mungkin bisa, malahan kacau nanti jadinya' pikir rendy


nathan melihat rendy sedang berfikir itu pun langsung melambaikan tangan nya tepat di depan wajah rendy. "hey"


"eh, gak usah repot repot nath ini cuma masalah kecil aja kok"


'kok gue mulai curiga ya' pikir nathan sambil menatap tajam ke arah rendy.


"Lo yakin" kata nathan dingin


'wah kok dingin sih jawabnya bikin gue ngerasa bersalah aja ni orang'

__ADS_1


"iya gue yakin, ini bukan masalah yang rumit kok! " rendy berusaha tetap yakin agar tidak di curigai.


"yaudah lo boleh pergi, tapi kalau sampai jam10 lo belum balik, siap-siap bokap nyokap lo, bakalan ikut pindah kesini dalam satu malam!" nathan mengancam, sekaligus mengingatkan.


"iya gue tau kok, lo tenang aja. Btw thanks ya mau bantuin gue" menepuk bahu nathan.


"gue bakal lakuin kalau itu gak berbahaya buat lo! " nathan melirik.


"iya iya. gue janji kok gak lama-lama dan bikin kita dalam masalah" rendy berlari ke arah mobil nathan.


"oky Good luck" ucap nathan santai. Tapi seketika wajahnya berubah menjadi panik. ketika melihat mobilnya keluar dari parkiran.


"woy gue pulang naik apa???!!!" nathan berteriak, tapi semua itu sia-sia rendy tidak mendengar dan alhasih nathan harus pulang ke hotel, kalau tidak bisa-bisa ia mendapatkan kuis mendadak dari daddy nya, karena pulang tanpa rendy 😑.


Di mobil


Rendy membawa mobil itu ke arah tujuan tempat tinggal paijo, yang di beritahukan di SG ara.


"hmmm tu orang harusnya tinggal di sini?" rendy celingukan dari kaca mobilnya. Eh ralat mobil nathan maksudnya😁.


"Permisi mas, kenal orang ini gak? " rendy bertanya kepada salah satu penduduk,dan menunnjukkan foto paijo.


"ini kan saya mas, kenapa saya di cari to mas! " ucap penduduk itu. Yang membuat rendy kaget saat melihat wajahnya yang bisa di bilang lumayan lah.


"gue ada urusan sama lo?, ayo masuk! " rendy mempersilahkan paijo masuk. dan mengajak paijo ke cafe dekat rumah paijo.


"kalau begitu mas, saya harus bagaimana selanjutnya? " tanya paijo dengan nada ngapaknya.


"lo harus, bla bla bla bla bla??????" cerita rendy panjang lebar.


**Hari esok................

__ADS_1


skip√√**


__ADS_2