Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
Bersama


__ADS_3

"Turunkan aku Nathan, maluu!!" Pekik Natasya berusaha menutupi wajahnya dengan tangan.


Nathan tak menanggapi Natasya, ia hanya terus menggendong istri yang baru ia nikahi beberapa jam lalu.


"Adu du duu, anak mantu Mommy Sosweet banget deh" Goda Mommy Fisa. Membuat Natasya tersipu.


"¿Puedes regalarle a mamá nieta esta noche?" (Bisakah kamu memberikan Mommy Cucu malam ini?) Ucapan Mommy Nafisa membuat Nathan tersenyum Girang.


"Aún no es el momento, ¡todavía quiero acercarme a mamá primero!" (Belum saatnya, aku masih ingin Pedekatan terlebih dahulu Mom!) Jawaban Nathan membuat Mommy Nafisa merengut kesal.


"Ē to, anata no otto wa totemo meiwakuna natashadesu" (huh, Suamimu sangat menyebalkan Natasya) Balas Mommy Nafisa pada Natasya kemudian dengan bahasa Jepang.


"Hontōni, kare wa mama ni tsuite nani o hanashite iru nodesu ka?" (Memangnya, apa yang dia bicarakan Mommy?) tanya Natasya penasaran. Pasalnya tadi Mommy dan Nathan berbicara dengan bahasa Espanyol/Spanyol.


"Sā, mama wa tsukarete imasu. Etchina otto ni kiite mite kudasai!" (Sudahlah, Mommy lelah. Tanyakan saja dengan Suami nakalmu itu!) Ujar Mommy Nafisa meninggalkan kedua insan yang di landa tanda tanya di otak masing masing.


"Apa yang kamu bicarakan dengan Mommy" Tanya Natasya pada Nathan yang masih setia menggendongnya.


"Kamu juga?, tadi apa yang kamu bicarakan sama Mommy" Bukannya menjawab, Nathan malah balik bertanya.


"Dia bilang kamu sangat menyebalkan, Memangnya apa yang kamu katakan?" Ujar Natasya tak sabaran.


Nathan menghembuskan nafasnya kasar. "Dia meminta cucu Sya?, mana mungkin aku memberikannya sekarang" jawab Nathan jujur.

__ADS_1


Seketika mata Natasya membola besar, Ia menatap Nathan dengan Takut.


"Tenang saja, kita akan melakukan PDKT terlebih dahulu. Sampai cinta tumbuh di antara kita" Jawaban Nathan membuat Natasya tenang...


"Apakah kita akan satu kamar Nath?" tanya Natasya kemudian sambil berfikir dengan raut wajah yang lucu.


Nathan berfikir, pasti akan sangat mudah mencintai Gadis secantik Natasya.


"Ya iya lah, Kita kan suami istri. Mana ada kisahnya suami istri pisah Kamar, apalagi pisah ranjang!" Goda Nathan. Lagi lagi membuat sang istri tersipu.


Natasya memukul pelan dada bidang Nathan. tanpa ia sadari dia dari tadi sudah memeluk mesra Leher sang Suami.


Membuat seseorang yang melihat terasa terbakar Api Cemburu!, "Rendy, Kamu harus Move On. Jangan berlarut larutt" Ucapnya. Dan berlalu pergi ke tempat lain mencari ketenangan hidup.


.


"Wah kamarnya indah sekali...siapa yang mendesain kira kira?" tanya Natasya setelah mereka sampai di kamar Tamu khusus untuk mereka berdua. Sebenarnya tadi ingin menggunakan kamar Istana Milik Natasya, tetapi karena di jadikan tempat Make Up, jadinya pindah Deh.


Nathan mendudukkan Natasya pada bibir ranjang, lalu menggelengkan kepalanya pelan.


"Akuuu,,, berat ya!" Natasya mewanti wanti jawaban yang akan di lontarkan Nathan.


Dengan cepat Nathan menggeleng. dan berlutut di hadapan Natasya. Seperti waktu dengan Mommy Nafisa.

__ADS_1


"Seberat apapin kamu. Aku pasti bisa mengangkatnya, karena kamu Sekarang adalah harta yang harus aku jaga" Goda Nathan.


"Ikhh. Aku serius Nath"


"Aku juga serius, aku akan membuka hati buat kamu. Dan aku akan melupakan mantan mantan bohay ku" Nathan bermonolog, membuat Natasya mendengus kesal dan segera masuk dan mengunci pintu kamar mandi.


Tok tok tok....


"Natasya cantikkk,,,, buka pintunya dong" Nathan mengetuk pintu itu.


"Enyahlah dari hadapanku!!!" Pekik Natasya dari dalam. Membuat Nathan tersenyum misterius, ia senang bisa menggoda Musuh Adu mulutnya itu.


"Okelah Fine...Aku pergi sayang byee" Ucap Nathan berpura-pura pergi, dan berpura-pura membuka pintu lalu menutup pintu itu kembali. Setelahnya ia bersembunyi di balik Sofa kecil.


Natasya perlahan membuka pintu kamar mandi, ia tak menyangka Nathan benar benar meninggalkan dia.


Sebelum Air mata menggenang di pelupuk matanya, tiba tiba ada tangan kekar yang melingkar di perut datarnya.


Yang ternyata adalah Nathan, Nathan memeluk Natasya dari belakang hingga membuat tubuh keduanya sangat dekat tanpa jarak.


"Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu!" Ucapnya Lirih tepat di telinga Natasya.


Skip√

__ADS_1


Duh author geli sendiri bayanginnya. Tapi kyax blm ada yg baca sampe Eps ini deh. Kalo ada Plis comen sekali aja


__ADS_2