
"hay? " ucap seseorang.
natasya dan ara langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah orang itu.
sempat bengong selama beberapa detik, raka yang melihat itu hanya bingung sambil melambaikan tangan di depan wajah natasya dan ara. setelah sama-sama sadar.
"Eh raka ya? " ucap natasya salah fokus.
"iya ini gue raka, masa lupa sih natasya" sambil memainkan alisnya ke atas dan kebawah, natasya yang melihat itu pun hanya tersenyum.
"raka kenalin ini sahabat gue. Namanya Tiara!. dan ara ini teman gue namanya Raka!" mengenalkan kepada raka dan ara secara bergantian. Raka hanya menunnduk-nunndukkan kepalanya pelan, dan mengulurkan tangan ke ara. sambil berkata "kenalin kak nama gue Raka! " dan di sambut dengan baik oleh ara. "gue tiara, salken ya dik" ara tersenyum ramah. dan keduanya langsung melepas tangan mereka masing-masing.
"Eh btw, natasya , kok lu manggil tiara, itu ara, gue sempet bingung lo? "
"hmmmm..... mentang-mentang dah kenal. dah gak pernah panggil kakak lagi ya?😉 " natasya tersenyum miring.
"ya bukan begitu juga sih, gue rasa umur kita gak beda jauh. Jadi kelihatannya cocok jadi part-partner!😳" ucap raka gugup.
"whooooo! " ara tiba-tiba menghebohkan suasana dengan teriaknya yang keras. dan berbisik ke telinga natasya. "kode kerasnya mba😜" ara menyenggol nyenggol lengan natasya keras, sampai-sampai natasya lengah di buatnya. Belum sempat membalas ucapan ara, natasya oleng dan terjatuh. Brukk......
natasya jatuh ke tanah, dan itu membuat roknya kotor.
"Omg!😲sory sya, gua kelepasan tadi😧" ucap ara sambil menutup mulutnya yang mengaga lebar.'bukannya membantu natasya bangun, malah seperti itu dia huh' batin raka. 'ara ngeselin bukannya bantuin berdiri malah buat ekspresi kaya gitu?' pikir natasya.
Raka pun langsung membantu natasya berdiri sambil memegang kedua lengan atas natasya, karena raka pikir pasti kaki natasya kesakitan.
"aww😣........!makasih ka" sambil memegang lututnya yang agak tergores karena saat jatuh lutut sebelah kiri natasya terbentur dan terkena batu kerikil.
"yaampun natasya, ini harus di bawa ke uks! 😱" ucap raka panik, sambil meniup-niup lutut natasya.
"gak usah ka, ini cuma lecet dikit doang kok😊" natasya tersenyum, agar kepanikan raka berkurang.
"ini gak boleh di biarin!😨" raka langsung berdiri tegak dan menggendong natasya ala bride style.
"raka apa-apaan sih, ini cuma luka sedikit doang!😶" ucap natasya tersipu malu, sambil berusaha turun dari gendongan raka. dan menyembunyikan wajahnya, agar tidak terlihat oleh siswa-siswi yang lainnya. Untung sekarang waktu pulang sekolah, jadi tidak terlalu ramai. ara yang melihat itu pun hanya mengedipkan matanya berulang-ulang.
"ini nyata...... gue belum pernah lo jadi nyamuk mendadak kaya gini, wah parah😯. Ta-tapi gue suka liat natasya kaya gini 😆, menemukan calon pangeran tampan, selain nathan, hmmm..ternyata ada yang tampan selain nathan😍. jadi ya gue gak perlu mundur kali ini, harus gue perjuangin semangat TIARA!😈 " ara menyemangati dirinya sendiri, dan mengikuti langkah raka yang besar-besar itu.
Uks
sampai di uks, raka langsung mencari obat merah untuk mengobati lutut natasya. untung UKS belum tutup, jadi masih bisa memakai ruangan uksnya.
saat ara masuk.
"huhhuhhuhuhu😓, gila lu raka, cepat banget jalannya kewalahan gue Ngejarnya lol!" ucap ara ngosngosan bercampur kesal.
raka yang di bicarakan itu pun hanya masuk kuping kanan keluar kuping kiri. sambil telaten mengobati luka natasya.
"woi!! 😡"
__ADS_1
"apaan sih kak? " pura-pura polos.
"ah udahlah gua mau duduk aja! "
ara langsung duduk di sebelah natasya .
"sapa suruh, lu pake dorong-dorong gua segala! " natasya mengingatkan.
"hehehe sory bep😁"
setelah selesai mengobati lutut natasya.
"nah udah selesai😊" ucap raka tersenyum ke arah natasya.
"........................?😊😍😘" natasya bengong dan tersenyum senyum sendiri. raka berniat untuk menyadarkan natasya, tetapi natasya tetap saya tersenyum terus, diiringi tawa kecilnya.
raka merasa bingung dengan yang terjadi dengan natasya. langsung saja ia membangunkan ara yang tertidur.
"kak kak ara! " sambil menggoyangkan lengan ara pelan.
"hmm... apaan rak? " sambil menguap lebar, dan langsung ditutup oleh tangannya sendiri,yang sengaja di geraki raka.
"natasya kenapa ya? " ucap raka kepada ara. ara pun langsung mengarahkan pandangannya ke natasya.
"owh dia mah biasa kaya gitu, makannya walau dia cantik banget, jarang yang deket, ya gara-gara ini! " .
"kalau dia kosong sedikit saja pikirannya, dia langsung melihat masa depan bersama pangerannya, dia seperti menghayal berada di istana bersama pangeran sambil berdansa, dan hal romantis lainnya, yang gak bisa dia sebutin satu persatu. walaupun kata dia wajahnya belum terlihat jelas! 😌" ara menjelaskan panjang lebar.
"owh begitu kak, jadi cara mengatasi nya bagaimana? "
" ya tinggal tarik aja, eh tapi gak mungkin dia bawa mobil kalo kaya gini? "
"emang dia bawa mobil sendiri kak"
"iya. eh lu manggil natasya, nama, nah gue kok kakak, kelihatan tua banget ya gua?😢 "
"emang maunya panggil apa? 😼"
"nama aja deh, gue gak mau cepat-cepat tua!😬 "
"oke ara, simpel kan? " raka tersenyum.
"btw lu bawa mobil atau gi mana? "
"ehmm gue sih, bawa mobil avansa, jadi muat aja kalau bertiga"
"emangnya boleh? "
"boleh, naik mobil gue aja, sekalian ada yang mau gue omongin sama lu berdua?"
__ADS_1
"oky"
mereka pun pulang menaiki mobil raka. Di dalam mobil raka dan ara berbicara panjang lebar, mengenai ini itu, sekalian raka meminta pendapat ara soal ia ingin mengajak natasya menjadi partnernya dan akhirnya ara setuju kalau raka menjadi partner natasya.
natasya pun masih tersenyum senyum sendiri, karena seharian belum ngehalu dia. jadi ya masih stay.
saat sampai di taman pukul 14:00 ara langsung meminta izin kepada orang tuanya dan orang tua natasya untuk pulang agak sore, karena mereka mau mencari partner, walau natasya sudah ada, tapi kan masih ada kontes yang di buat ara untuk para folowers ara.
Setengah jam berlalu ara masih kewalahan menghadapi followersnya itu. dan kebetulan. raka yang sudah tidak betah di dalam mobil menemani natasya pun, langsung membantu ara memilih......... akhirnya pukul 15:00 dapat, walau pun, tidak sesuai dengan harapan awal.
"lu datang ke alamat ini hari sabtu malam pukul 19:00, " memberikan alamat rumah natasya, karena agenda ara dan natasya pilih malam minggu menginap di rumah natasya.
"baik siap mba'e"
"ingat beberapa hari ini, lu harus rajin belajar bahasa indonesia, bukan jawa okey" ara merasa bingung.
"oke mba'e perintah mba'e akan segera paijo laksanakan! " ucap paijo sambil hormat. dan raka hanya bisa menahan tawa melihat partner ara, ya walaupun mukanya lumayan, tapi cara ngomongnya itu loh, bikin ketawa, menurut raka 😂.
"ah udah lah, ayo kita pulang. dan sadarin natasya" ucap ara sedikit kesal.
ceklek.... suara pintu mobil terbuka.
"ih kalian tega gak mau bangunin gue? " ucap natasya ngambek.
"sorry sya" ucap mereka berdua bersamaan.
"yaudah dari pada ngambek, gue teraktir kalian berdua deh, sekalian mau bicara penting sama lo sya? " sambil melirik natasya.
"iya, tapi mobil gue mana! "
"udah besok gue jemput lo"
.
.
.
setelah itu mereka pergi ke resto mall,dan raka langsung meminta izin kepada natasya, apakah ia mau menjadi partner raka. awalnya natasya menolak karena bingung, tapi karena kompor dari ara, ya..... akhirnya setuju, dan mereka pulang dengan di antar raka ke rumah masing-masing.
HARI JUM'AT
hari jumat sekolah mereka pulang lebih awal, terutama untuk cewek. karena untuk cowok di Wajibkan sholat jumat.
pukul 13:30 raka mengajak natasya dan ara ke butik untuk mencari pakaian mereka, yang akan di gunakan sabtu besok.
kira-kira baju seperti apa ya yang akan di beli
baca bab selanjutnya »
__ADS_1