Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
Sembilan


__ADS_3

Leni yang jatuh itu pun langsung bangun karena tak terima dan langsung mendorong natasya, alhasil natasya tumbang, dan.......


.


.


.


.


langsung terjatuh ke dalam pelukan seseorang.


Glep:)


Tubuh belakang natasya bersender tepat di depan tubuh orang itu dan orang itu memegang kedua lengan natasya, saat natasya berbalik ia memegang tangan milik orang itu. dan setelah berbalik natasya tahu siapa orang yang memeluknya itu, ia seketika melepaskan genggaman tangannya dan berdiri tegak. hal itu sama juga di lakukan oleh orang itu.


.


.


.


Rendy yang tiba-tiba datang, dan membuat semua orang menatapnya.


"natasya lo gapapa kan? " ucap rendy cemas, karena sedari tadi ia melihat ponselnya, saat ia melihat natasya di dorong ia langsung berlari ke arah natasya, tapi dia terlambat, natasya jatuh ke pelukan sahabatnya.


"gue gpp kok ren, " sambil menatap orang itu, dan rendy secara bergantian.


"ouh syukurlah, thanks ya nath, lo tadi nangkap natasya, kalo gak kan kasian natasyanya jatoh ke tanah " rendy berterima kasih kepada nathan. iya yang memeluk natasya itu nathan sahabatnya rendy, yang kebetulan lewat. kebetulan atau kesengajaan yah wkwkwk.


"aduh gue kenapa gak bisa ngelawan dia ya padahal, harusnya dia berterimakasih sama gue, dia gak terimakasih juga ke gue., kok gue diem aja ya? " batin nathan bingung.


"lo gapapa kan kak,?" raka menyentuh pundak natasya lembut.


"iya gue gapapa kok ka" natasya tersenyum.


Raka langsung menatap leni tajam sambil berjalan ke arah leni . Dan leni pun langsung gelagapan melihat Raka marah ke arahnya.


"ka-kamu ma-mau ngap-pain raka??? "


"udah berulang kali gue bilang, jangan pernah ganggu gue lagi, dan jangan bikin masalah terus! " ucap raka pelan tetapi terdengar seperti nada yang mengancam..


"tap-tapi gue ahh......" belum selesai leni berbicara. Lengan leni tiba-tiba di tarik paksa oleh raka, dan raka langsung menekannya dengan kuat. yang membuat leni ke sakitan.


Raka melepas genggaman tangannya di lengan leni, saat ada orang yang menghentikan aktivitas nya itu.


"cukupp! " ucap natasya menepis genggaman tangan raka, agar terlepas dari lengan leni, dan akhirnya terlepas.


"auu....." ucap leni kesakitan, dan natasya langsung mengusap lengan leni yang terlihat membengkak, leni ingin menepis tangan natasya tapi ia tak kuasa, karena tangannya sangat sakit sekarang.


"raka gue suka, kalau lo ngebela diri lo sendiri, tapi gue juga gak Suka kLo lo itu kasar sama cewek, ya siapapun itu ceweknya, walau dia juga kasar sama gue, Atau musuh gue sekalipun. Lebih baik gue yang balas sendiri ? bukan cowok gue!"ucap natasya tegas.


"kak tapi dia udah keterlaluan, gi mana kalo tadi gak ada, teman kakak yang lewat? pasti kakak bisa terluka! "

__ADS_1


natasya menghela nafasnya "kalo gitu sekarang lo tanggung jawab ya, antar dia ke UKS, biar di tangani, dari pada nanti lo ikutan kena sial?. Gue gak nyalahin elo ka, cuma gue mau lo itu jadi laki-laki yang bertanggung jawab, walau cewe yang salah, lo boleh ngelawan tapi lo harus tetap menjaga martabat lo sebagai laki-laki!," ucap natasya menepuk bahu raka 3 kali, dan berlalu pergi.


"wow dia bijak banget!!!!" batin nathan dan rendy. Dari tadi mereka hanya mengamati pertengkaran antara Natasya, Raka, Dan leni.


"kita duluan ya, lo urus aja dia, ikutin yang natasya bilang" ucap rendy mengingatkan, dan langsung menyusul nathan, yang sudah pergi duluan.


Dan mereka juga langsung pergi ke arah tujuan mereka berdua dari awal.


"ayo ikut gue ke UKS! " raka mendahului leni, agar leni mengikutinya ke UKS. Saat raka sudah berjalan lumayan jauh, ia masih melihat leni berdiam di tempat semula. "Lo mau sembuh gak sih, mau di obatin malah diam aja di situ! " raka langsung berjalan ke arah leni dan menarik tangan leni yang satunya.


" pelan-pelan jalannya, rak? " membuat wajahnya seperti kesakitan.😣


"bawel banget, siapa suruh buat masalah sama gue! " tetap setia melihat ke depan, tanpa melihat leni yang masih merengek, mencari perhatian raka.


"ya kan kmu tau aku suka sama kamu dari dulu? " mengalihkan perhatian raka.


"bodo amat, udah cepetan kek. kaya siput aja lo! " masih setia melihat jalan, dan lagi-lagi tidak memperhatikan leni.


"iya-iya " ucap leni cemberut...


.


.


.


.


.


.


.


saat natasya masuk, tiara langsung menghujaninya dengan berbagai pertanyaan.


"eh sya lu dari mana sih kok lama banget, lu terlambat yh, atau lu kejebak macet. kayanya tadi gak macet deh, lu di marahin om ya, atau lu ketemu si nathan, atau..... " pertanyaan tiara yang belum selesai itu seketika, terhenti karena natasya buru-buru membekap mulut tiara, yang masih ingin menerocos itu.


"lu kalau kasih pertanyaan, satu-satu dung, lu pikir gua robot apa, punya memori kaya cctv!" natasya melepas bekapannya terhadap tiara.


"hmph.....kira-kira kek kalo ngebekap gua, pengap nih, huhuhuhuh. lu kira gua punya nyawa sembilan kek kucing:?"


"Mana ada kucing punya nyawa sembilan emang itu kucing apaan, ya..... Lagian siapa suruh klo ngomong gak ada remnya 😐!" ucap natasya datar seraya duduk di kursinya


"Yyyyyy emang gitu kayanya gua pernah dengar. Nah jadinya lu kenapa bisa telat? kalo telat kan gak di bolehin masuk gerbang bep:)" sambil duduk di kursi sebelah natasya.


"Gua datang tepat waktu kok, waktu tadi pas gue mau ke kelas buru-buru. gue ketemu adik kelas cowok. kita tabrakan dan dia nolongin gua, jadinya gua gak jadi jatoh, nah kita tu gak fokus sampe gak sengaja tabrakan gitu. akhirnya kita saling perkenalan diri masing-masing, tiba-tiba , gak tau dateng dari mana tuh cewek ulet bulu, nempel-nempel di lengan Raka, nah dia malah nuduh gue yang enggak-enggak! "


"bentar-bentar, adik kelas cowok itu, namanya raka? " ucap tiara bingung


"iya!"


"selo selo mbk, lanjut jangan esmosi dulu/"😁

__ADS_1


"yaudah gua lanjut ya, nah habis itu...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................."


natasya menjelaskan kepada tiara panjang kali lebar kali tinggi.


"owh begitu. keterlaluan ya tu orang, mampus dia di campakkan, hahahah 😂" tiara tertawa terpingkal pingkal.


"ya emang sih,"


..."tapi kenapa lu jadi orang itu baiknya kebangetan tau, coba di biarin aja, biar mampus tu orang? " ucap tiara sambil menggebrak meja di depan nya, yang membuat dia sendiri menjadi tontonan satu kelas. "ehm...sory-sory, lanjut a-aja gak usah liatin gue, kalo kalian masih mandangin gue dengan tatapan aneh kalian itu, gue anggap kalian semua SUKA sama gue! " ucap tiara dengan menekan kata suka. Yang membuat satu kelas langsung berpaling darinya....


"mampus sapa suruh, pake gebrak meja segala " ucap natasya sambil tertawa.


"sue lu bukannya bantuin, malah ikutan nonton? " tiara cemberut dan pura-pura marah kepada natasya.


"utu utu, cayang akoh jan ngambek " menoel-noel dagu tiara.


"ish apaan si! " membuang wajaknya ke sembarang arah. Tetapi bukan natasya namanya kalo mudah menyerah, dia tetap saja menggoda tiara, sampai guru masuk kelas, dan akhir dari kejahilannya, dan waktu menyerahnya.


"Selamat pagi semua " ucap guru G


"pagi pak!! "


"oke saya datang ke sini ingin meminta absen dari sekertaris kelas ini, Sekertaris nya yang mana? " ucap pak guru G sambil celingukan.


"Tiara saputri pak!"


..."hah kok gue! " ucap tiara bingung menunnjuk dirinya sendiri dan menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal....


"Di mana absennya Tiara saputri, di mohon untuk di kumpul, ini sudah hari Rabu, jadwal absensi di periksa," ucap pak G dengan tegas.


"bapak ganteng?" saya sama sekali, tidak tahu kalo sekertaris nya gak di ganti, dari kelas 10, jadi 2 hari belakangan ini saya tidak mengabsen kelas pak. apa lagi kan kemarin tugas kita bantuin kakel, MOS adik kelas pak? " ucap tiara memelas.


"loh bagaimana bisa, kan waktu upacara sudah di kasih tau, kalau tidak ada ganti-ganti seksi kelas!"


"saya juga tidak tahu pak, ketua kelas juga tidak menyuruh saya pak? "


"ketua kelas nya siapa??"


"Reza pak! " ucap murid satu kelas serentak, kecuali natasya, yang masih bete, gara-gara, kejadian tadi.


"yaudah sekarang reza dan tiara saputri, ikut bapak ke kantor, SEKARANG! '


"baik pak" tiara dan reza bersamaan. Pak G langsung keluar kelas, di susul tiara dan reza.


sebelum keluar tiara berbicara kepada natasya dahulu.


"sya gua ke kantor dulu ya, klo ada tugas kabari! " tiara mengancam, dengan mata melotot.


"iya iya bawel akoh" sambil melirik tiara, yang gugup, selama ini dia tidak pernah di bawa kekantor kepsek, kecuali lomba-lomba. Sekarang gara-gara apa ya??


BERSAMBUNG


»lanjut di bab selanjutnya.

__ADS_1


jangan lupa like and comend ya.


butuh saran dari kaka kakanya, makasih.


__ADS_2