Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
Keakraban


__ADS_3

Di rumah natasya........


setelah sampai, barang-barang mereka semua langsung di bawa oleh raka dengan di bantu satpam yang bekerja di rumah natasya.


saat pintu di buka cklek!


"eh kalian udah selesai pilih gaun dan jaznya! " ucap mamah natasya berdiri di dekat pintu sambil membuka pintu agar terbuka lebih lebar.


"hehe iya mah"


"iya tante"


ucap ara dan natasya bersamaan. sedangkan raka hanya tersenyum ramah ke arah mamah natasya, mamah natasya membalas senyum itu. Tetapi karena ia merasa tidak sopan ia langsung menyerobot natasya dan ara yang berada di depannya, dan langsung menyalimi mamah natasya dengan mencium punggung tangan mamah natasya sopan.


"assalamualaikum tante, kenalin saya raka teman natasya dan ara, di sekolah" raka memperkenalkan diri. sedangkan ara dan natasya yang kaget karena di serobot itu masih ngedumel sendiri-sendiri. Raka yang melihat itu pun hanya sesekali melirik, dan mamah natasya hanya cuek seakan mereka cuma diam diam di situ.


"Waalaikumussalam, iya raka ayo masuk, pasti kamu pegel bawain gaun-gaun itu? , sini biar tante bantu! " ucap mamah natasya seraya menawarkan bantuan kepada raka.


saat hendak mengambil barang itu......


"eh.... gak usah tante, biar raka aja yang bawa, Lagian itu ada yang di bawa satpam juga" ucap raka menolak dengan halus.


"ya udah kalau begitu, langsung masuk aja biar kan saja mereka berdua, kalo udah ada masalah sedikit saja langsung di besar besarkan jadinyagak usah di tanggapin!" mamah natasya menarik lengan raka pelan, agar raka mengikutinya. dan mengode kepada satpam agar mengikuti mereka.


"eh mamah! mau kemana" ucap natasya terkejut karena dari tadi ia hanya ngedumel sendiri sampai tidak sadar kalau mamahnya dan raka sudah jalan duluan. akhirnya natasya pun langsung mengikuti mamahnya dan raka.


"Aunty,natasya,raka ara ikut dong!"ara yang sadar natasya tidak berada di sampingnya langsung ikut membuntuti mereka.


Di dapur


"loh tante kok kita ke dapur, mau ngapain? " ucap raka celingukan.


"kita makan siang dulu, pasti kamu belum makan siang kan?" mamah ara menyiapkan makanan untuk raka, selebihnya untuk natasya, dan ara. "pak arif bawa barang-barang ini ke ruang tamu yang besar itu yah!" ucap mamah ara memerintah pak arif(satpam).


"biar saya aja tante gapapa kok! " ucap raka hendak berjalan. dan dengan cepat ia di tahan oleh mamah natasya.

__ADS_1


"Jangan dong, kamu harus temenin tante di sini. Lagian natasya sama ara nanti bakal tante suruh ganti baju dulu, tante pengen mengenal kamu lebih dekat" ucap mamah natasya tersenyum miring.


"boleh banget tante, aku juga setuju. apa lagi kalo bisa jadi menantu. rasanya ah mantab👍" ucap raka sambil menunnjukan jari jempolnya ke arah mamah natasya.


"haahaha, boleh juga tuh, bisa di atur! " sambil menepuk bahu raka pelan. di sambut tawa kecil dari raka, sambil memakan makanan yang di masak oleh mamah natasya.


"tante masakannya enak banget!!! " ucap raka sambil memakan makanan itu dengan lahap.


"kalo gitu nambah dong. tante masak banyak ni! "


"serius ni tan? " ucap raka ragu.


"iya dong:)" mamah natasya yakin.


mereka memekan makanan sambil tertawa dan bercerita tentang kejadian lucu yang terjadi di sekolah raka.


.


.


.


"kenapa? " ucap mamah natasya santai, sambil memakan makanannya.


"ih mamah kok malah dukung raka sih, raka tadi tu gak sopan main terobos aja untung natasya sama ara ga jatoh! " natasya merengek. memang ketika di rumah natasya biasa besikap seperti anak kecil.


"ya, salah kalian malah ngedumel gak jelas, jadinya mamah sama raka tinggal! "


"Maaf ya tasya, tadi gue gak sengaja, kan rasanya gak sopan kalo gak nyapa tante cantik hehehe" ucap raka meminta maaf kepada natasya. sambil menggoda mamah natasya.


Bukan natasya yang menjawab malah mamahnya.


"eh makasih loh, sampai di bilang cantik. tante udah tua lo?" mamah natasya tersipu.


"gak kok tante cantik. Tante itu awet muda, mungkin kalo kita jalan bareng bisa di bilang adek kakak lo tan!" ucap raka yakin. karena memang wajah mamah natasya masih mulus dan terlihat lebih muda dari teman sebayanya.

__ADS_1


"Ah lebay kamu" mamah ara tersenyum malu.


"ih kok jadi gini si, tau ah mau ke kamar aja! " natasya ngambek. dan langsung pergi ke kamarnya.


tiba-tiba tap. tap. tap.


"aunty, natasya mana??? " ucap ara bingung. karena dari tadi ia hanya muter-muter sampai akhirnya ketemu seseorang di dapur~•~


"ngambek lari ke kamar? "


" okeh! " ara langsung berlari menuju kamar natasya.


" Tante natasya gemesh ya kalo begitu!" ucap raka tersenyum sendiri sambil membayangkan wajah imut milik natasya.


"bisa aja kamu, tapi kamu tau gak kekurangan yang dimiliki natasya! "


"belum tau sih tante, tapi apapun kekurangan nya raka bakal tetep perjuangin dia! " ucap raka teguh dan yakin.


"yaudah ayo tante ceritain sambil makan! "


Akhirnya mamah natasya bercerita panjang lebar tentang kekurangan dan kelebihan natasya. yang sebenarnya sudah di ketahui oleh raka dari ara. tapi karena bercerita tentang natasya itu membuat hubungan mamah natasya dan raka menjadi sangat dekat. Anggap saja Seperti Anak dan Ibunya. sampai akhirnya natasya dan ara turun. Makan siang bersama penuh canda dan tawa, meski awalnya ada sedikit kesalahan. Tetapi dengan kehangatan itu semua bisa cair.


**Sedangkan di suatu tempat..........................


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


next aja ya guys√**


__ADS_2