
"Stooop............. "
Nathan dan natasya segera melihat seseorang yang berada di dekat mereka.
Natasya terkejut dengan tangan kanannya yang masih setia memegang heelsnya. Mengapa ada raka di sini. pikirnya.
Raka menatap natasya dan nathan secara bergantian dengan tatapan dingin ala-ala Raka. tetapi yang di tatap itu bukannya takut tapi malah menyirit kan dahinya karena bingung.
"kenapa lo, ngilihatin kita berdua kaya gitu? " tanya natasya memecah keheningan, sambil menaruh kembali heels yang ia pegang tepat di bawah kakinya, dan segera memakainya.
"Cihh......... kalo gak bisa natap orang dengan tatapan dingin tu, gak usah liat kaya gitu. Jadi kelihatannya aneh! ngak sesuai sama sekali! " balas nathan dingin melebihi raka.
Raka hanya bisa terdiam, ketika di singgung oleh nathan. "kok jadi gini sih? " kata natasya.
Raka menatap natasya dan berkata "lo ngapain di sini bareng dia? " tanya raka sambil menunnjuk nathan yang diam.
Natasya menghembuskan nafasnya "Gue ada sedikit masalah sama dia, gaperlu khawatir gitu ka!" jawab natasya malas.
Nathan melirik 'Lebay banget!, cuma di tinggal bentar aja udah bingung kya gitu, dasar cowok abal-abal' batin nathan.
"Gue cuma takut lo kenapa². karena tante kan nyuruh gue buat jagain elo. Klo seandainya lo kenapa-kenapa kan gue yang bingung sya?!! " kata raka sambil melirik nathan yang mulai terbawa suasana.
"Lo nyindir gue!!!!. Bilang aja langsung¿, ga usah lewat dia segala!. lo kira gue bakal takut sama lo?. kalo gue mau, gue bisa ambil dia dari lo." ucap nathan dingin, tajam, dan tegas ke arah raka.
Raka mendecih. "Dasar gak jelas!!!, " balas raka santai.
Dengan secepat kilat, nathan menarik kerah baju raka dalam sekali gerakan. sreeeettt(suara gerakan sepatu raka yang ikut tertarik). Sehingga membuat tubuh raka menjadi lebih dekat dengan nathan.
"kalau mau ribut!!!!, ayo kita atur tempat, jangan beraninya bawa² cewek. Walaupun gue gak suka sama tu cewek, tapi gue masih bisa menghargai dia,,,, dan gak akan berani! gue macem² sama dia!! " ucap nathan pelan dan dingin. Tepat di depan wajah Raka.
Nathan melepas cengkeramannya dari kerah baju raka, dan segera pergi dari toilet itu. Natasya dan Raka melihat Nathan sampai benar² tidak terlihat dari ujung pintu.
Natasya yang melihat itu, hanya tercengang. ia masih memikirkan apa yang sebenarnya terjadi.
__ADS_1
"hey" Raka melambaikan tangannya di depan wajah natasya.
"mmm... kenapa ka? " tanya Natasya seperti orang linglung.
"lo kenapa jadi bengong gitu?. udah lah kita langsung ke depan aja" Kata raka, yang mengatakan bahwa ia tidak ingin membahas masalah tadi.
"Yaudah ayo" ucap Natasya menurut. dan berjalan keluar, diikuti Raka di belakangnya.
Kamar
"huh, kesel banget liat orang Gak jelas itu,dekat cewek gila itu. Rasanya pengen gue tonjok sampai habis" ucap Nathan geram, dengan mengepalkan tangannya, dan Meninju ninju kasur di bawahnya.
"kenapa kelihatannya gue, kaya cemburu liat mereka berdua?" tanya nathan pada dirinya sendiri.
"enggak-enggak gak boleh, dan gak mungkin, dan gak akan terjadi" bertanya sendiri dan di jawab sendiri.
toktoktok. suara ketukan pintu dari luar kamar
'siapa sih......ganggu aja' kata nathan dalam hati.
"Siapa lo, Ngapain masuk kamar gue! " tanya nathan dengan nada keras.
"Aku di suruh kak lusi, buat jemput kamu ke luar. " ucap gadis itu polos dengan bajunya yang kekurangan bahan, sembari duduk di ranjang.
'what kakak'batin nathan.
"Memang lo siapanya lusi? " tanya nathan penasaran.
Gadis itu menyeringai, dan mendekati nathan dengan gayanya. Dengan sekali gerakan tangannya yang mungil sudah berhasil bertengger di lengan nathan dengan sempurna.
"Apaan sih, lepasin gak! " bentak nathan. Tapi gadis itu sama sekali tidak bergeming, malah tambah mengeratkan tangan nya.
"Udah lo ikut gue ke luar ya, diem nurut aja ya ganteng" ucap gadis itu sambil tersenyum genit.
__ADS_1
Akhirnya Nathan pasrah, mau di bawa kemana pun oleh gadis kecil dan centil itu.
Nathan di bawa oleh Gadis itu menuju ruang pesta tadi, tetapi yang membuat Nathan heran adalah.......Semua orang menatapnya dengan tatapan aneh.
Gadis itu menarik kembali lengan Nathan , dan berjalan ke arah lusi yang sedang tersenyum ke arah Nathan.
"Nah itu dia pangeran kita....... Mana tepuk tangannya " ucap pembawa acara, Dan semua orang langsung bertepuk tangan.
"Bagus kerjaan lo sa" ucap lusi kepada Gadis yang membawa nathan kepadanya.
"Iya dong, lisa gitu loh" ucap gadis yang bernama lisa itu, membanggakan dirinya. Ia segera melepas tangannya dari lengan Nathan. Dan pergi dari tempat itu.
'Ngapain coba lagi-lagi gue di bawa ke sini
bikin pusing aja'batin Nathan .
"lo diam di sini ya nath, tinggal nunggu MC berbicara" Lusi berbisik pelan di telinga nathan.
Nathan hanya membalas dengan menganggukkan kepalanya pelan. Dan lusi tersenyum dengan penuh kemenangan.
"Oke.....Memasuki acara selanjutnya adalah Dansa berpasangan. Sesuai dengan warna pakaian kalian yah. Walaupun parthner tetapi beda warna, di harap berdansa dengan partner yang lain" Jelas MC itu.
Kebetulan semua partner dengan pasangannya, itu warnanya sama, kecuali Nathan, Natasya, Raka, dan Lusi. yang sepertinya tertukar warna.
" mba yang di sana berpasangan dengan Pangeran ya. kebetulan warna baju kalian sama. begitu pula sebaliknya Putri Lusi berpasangan dengan partner mba yang cantik itu" ucap MC sambil mendekati mereka dan menyesuaikan pasangan masing-masing.
'Sialan'batin mereka Berempat..
Nathan berpasangan dengan natasya.
Raka berpasangan dengan Lusi.
Skip.
__ADS_1
Maaf ya, up nya cuma dikit.
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA. 😊