Musuhku Adalah Pangeranku

Musuhku Adalah Pangeranku
Nasihat Mommy


__ADS_3

Hay guys, maaf ya kalau belakangan ini ceritanya banyakan Nathan. Soalnya Semua tentang Nathan dan Rendy belum terbongkar sepenuhnya. Okeeee Lanjuttttt...........


..Di dalam kamar Dua sahabat yang sedang bertengkar sedang fokus dengan kesibukan masing-masing.


'ini semua Gara-gara Rendy' batin Nathan


Nathan sedang duduk di Meja belajar sambil berkutik dengan laptop nya. Sedangkan Rendy masih merasa bingung karena, jarang sekali Nathan mendiamkannya selama ini. Kacuali pada waktu masih kecil mereka berdua memperebutkan mencium pipi seorang gadis kecil.


'Huh Nathan masih marah ya ama gue, Tapi sebenarnya salah gue di mananya sih'Rendy bermonolog.


Heninggggg.....


Tok tok tok......


Mendengar Suara ketukan pintu, yang mengalihkan kedua Cogan yang berada di dalam satu kamar yang sama.


Nathan langsung beranjak dari kursinya, dan berjalan menuju pintu. Cklek!!!


"Mommy? "kejut Nathann.


Tanpa basa basi Mommy Nafisa menerobos Nathan yang berada di depan pintu, dan segera duduk di ranjang sambil menyilangkan kakinya.


Mereka masih menatap keanehan dari orang tua Nathan tersebut. "Kenapa dari tadi sepi???. Kalian lagi Marahan!" Tanya mommy Nafisa.


(Nama asli mommy Nathan adalah {Nafisa} )


Senyap!!. Tidak ada yang menjawab pertanyaan mommy Nafisa, hanya ada angin sepoi sepoi masuk dari jendela yang menyapu wajah mereka semua.


Nathan yang bertahan dengan wajah dinginnya, sedangkan Rendy yang sudah berkeringat dingin sedari tadi walaupun terkena angin.


"Yaampun, kalian berdua itu anak² mommy. Kenapa harus berantem coba, kalian itu sudah besar"Keluh mommy.


"Ayo Nathan duduk di samping Mommy sekarang!!! " Sambung Mommy Nafisa.


Tanpa banyak bicara Nathan pun meng'iyakan Perintah mommy tersayangnya itu dan segera duduk di samping mommy Nafisa.


Mommy Nafisa menatap anak semata wayangnya, yang akan menjadi penerusnya di masa depan.


"Nathan kamu gak kangen sama mommy" ujar Mommy Nafisa hendak Meneteskan air matanya.


Dengan segera Nathan mengelus pipi mulus wanita paruh baya yang masih terlihat cantik walau usianya hampir menginjak kepala empat dan yang sangat ia sayangi itu.

__ADS_1


"Mommy ngomong apaan sih, Nathan sayang kok sama mommy. Sayang banget malahan, Nathan gak mau liat Mommy Nangis kaya gini, apa lagi kalau itu gara-gara Nathan".Masih setia mengelus pipi Mommy tercinta.


"Hiks tapi kenapa Tadi Nathan cuekin mommy pas baru pulang dari pesta tadi!! "Adu Mommy Nafisa.


'Pasti daddy cerita kalau gue sama Rendy habis dari pesta si lusi'batin Nathan geram terhadap daddy nya.


"Tadi Nathan cuma kecapean aja, udah banyak tugas, tambah datang ke pesta malam ini? " Nathan memberikan alasan.


"Kan besok hari minggu sayang, malam ini habiskan waktu sama Mommy mu dulu. Entah sapa mommy aja itu pun Mommy sudah senang. Apa lagi kalau kamu ajak mommy dan saudara mu ini jalan²" Pancing mommy agar Nathan bisa berbaikan dengan Rendy.


Nathan menatap mommy Nafisa dengan tatapan dalam dan tenang. "Mom, Hari ini Nathan capek......".Mommy Nafisa cemberut. "Tapi Nathan janji besok bakalan ngajak Mommy jalan kemana pun mommy mau" sambung Nathan, yang membuat mommy Nafisa kegirangan.


"Yeyeyyyy janji ya sayang!! "Ucap Mommy Nafisa sambil memeluk Nathan.


"Iya mom Nathan janji?" Membalas pelukan hangat mommy nya yang tidak ia dapatkan seminggu belakangan ini.


Mommy Nafisa menggerakkan salah satu telapak tangannya keatas dan kebawah, yang berisyarat agar Rendy datang menghampiri nya.


Rendy mendekati Momny Nafisa, dan segera duduk di bagian kiri nya. sedangkan Nathan di bagian kanan.


Mommy Nafisa langsung memeluk Rendy juga, sehingga membuat kepala Rendy dan Nathan saling bertemu. Tanpa melihat satu sama lain.


"Hey kalian masih marahan ya???. Coba cerita sedikit sama mommy kalian ini" Ujar mommy Nafisa agar kedua putranya mau berbagi masalah mereka kepadanya.


Orang tua Rendy tinggal di Eropa, karena Tidak bisa meninggalkan pekerjaan nya mereka menitipkan Rendy kepada Sahabatnya yaitu orang tua Nathan. Walaupun mereka masih sering mengirim uang untuk keperluan Rendy sekolah DLL.


Ada kala waktu Mereka berlibur ke Eropa, Gantian orang tua Rendy yang menjaga mereka berdua. Jadi terlihat seperti saudara kembar bukan 😀.


'Iya mom, bujuklah anakmu ini yang tengah marah kepada ku Mommy' Batin Rendy berharap.


'Apaan sih mommy ini, males banget rasanya gue maafan sama ni bocil huh walaupun lebih kakaan dia'Batin Nathan.


Mommy Nafisa mengamati kedua anaknya yang terlihat diam sambil berfikir. "Aduh kalo perang batin ajak-ajak mommy dong pelit banget kalian" Rajuk Nafisa.


Rendy dan Nathan saling tatap, walaupun Nathan langsung memalingkan wajahnya ke arah lain.


"Aduh gak usah gengsi dong. Nathan kenapa kamu mendadak dingin gini di depan Mommy biasanya kamu yang sering jahilin rendy"Ucap Mommy Nafisa sambil menaik turunkan alisnya.


Nathan membuang mukanya 'apaan sih Mommy bikin bad mood aja' Pikir Nathan.


Mommy Nafisa beranjak dari duduknya, dan berkata. "*Kalian harus memikirkan persahabatan, dan persaudaraan kalian. Jangan cuma karena masalah kecil persahabatan kalian hancur, mommy gak mau itu semua terjadi, hanya Karena EGO kalian masing-masing. kalau yang satu panas!, tetap harus ada yang jadi airnya.

__ADS_1


Harus saling mengerti satu sama lain. ingat!! kalian berhubungan bukan hanya satu dua tahun, tapi sudah berbelas belas tahun. Jangan membuat tiang yang sudah berdiri kokoh, hancur dalam seketika, hanya dengan sedikit kesalahan yang seharusnya bisa di perbaiki ingat ituuuu*!!!!!" Nasihat Mommy panjang lebar yang membuat kedua insan itu saling merasa bersalah dalam diri mereka sendiri.


Dan keluar Dari kamar Mereka.


tap


tap


tap...


.


.


.


Seketika kamar itu menjadi senyap dan sunyi seperti tadi, karena orang yang berada di dalammya masih bergelut di dalam fikiran masing-masing.


'Masak seorang Nathan minta maaf duluan, kan gak mungkin ' Batin Nathan panikk.


'Hmmm......gue salah gak sih sebenarnya ' Batin Rendy bingung. Yaammpun rendy rendy, gak sadar sadar hadeuhhhhh.


"Gue mau sendiri dulu, lo gak usah cariin gue " Ucap Nathan sambil berdiri dan segera keluar dari kamarnya.


'Ah gue bodoh banget sih elo, pede banget sih Nathannn' Nathan ngedumel sejak tadi dan memukul kepalanya yang terasa ingin meledak!! dummmmm.......buzzhhhh. hahaha wkwkwk.


'Yah Nathan mau kemana ya, gue khawatir. Tau ah bodo yang penting gue mau tidur'Pikir Rendy sambil berusaha tidur, walaupun berat tapi lama kelamaan ia terbuai masuk ke dalam mimpinya yang berisi senyum Natasya yang Manisssss. 😋


.


.


.


.


Sedangkan laki² tampan yang keluar dari kamarnya itu pun ternyata melangkahkan kakinya menuju kamar tamu, Ia ingin menenangkan pikirannya dan mencerna apa yang seharusnya ia lakukan.


Karena itu ia memilih tempat sepi, yang didalamnya hanya ada dirinya sendiri.


Next kamar Tamu Nathan.....

__ADS_1


Udah ngantuk guys, sudah malam ini 😂, belum sempat cari gambar kamar tamunya. bye bye lanjut besok.


__ADS_2