MY COLD DOCTOR

MY COLD DOCTOR
BAB 39


__ADS_3

...Budayakan like setelah baca ya,Author juga menerima kritikan dan saran, Happy reading 😘...


Yunita kini berada di kediaman Albert setelah menyudahi adegan ****** panas nya di mobil,Regan pun kembali ke rumah sakit karena harus ada yang ia urusi menjelang pengunduran diri nya


Sesampai nya di rumah Sindy,Yunita langsung di sambut oleh Darrel yang masih dalam keadaan menangis mencari mama nya,Yunita langsung mendekati Darrel membujuk bocah itu dengan mengajak nya bermain


Hingga sore hari nya Yunita dan Regan yang gagal makan siang bersama lantaran Darrel yang tak mengizinkan Yunita untuk pergi pun memutuskan untuk makan malam bersama saja,tidak istimewa karena memang hanya untuk mengisi perut mereka saja


Regan pun datang menjemput Yunita,ia memilih menunggu di mobil saja lantaran malas jika harus berbasa basi pada keluarga Sindy


namun lama ia menunggu,Yunita tak kunjung keluar dari kediaman Albert membuat nya mau tak mau harus turun dari mobil dan masuk ke rumah itu


Saat masuk ke dalam rumah itu Regan di suguhkan dengan pemandangan sangat menjengkelkan menurut nya,karena Darrel sedang menangis memeluk Yunita yang ingin pulang


“astaga dia benar benar seperti Ryan,dia mau merebut calon Istri ku atau bagaimana?” ucap Regan membatin menatap kesal pada Darrel,benar benar pencemburu padahal hanya lada anak kecil saja


“ehem!!” Regan berdehem kala keluarga Sindy yang tak menyadari kehadiran nya lantaran terlalu fokus membujuk Darrel agar membiarkan Yunita pulang


semua orang menatap Regan yang tengah berdiri di depan pintu lalu mama Sindy mempersilahkan Regan untuk masuk. “Maaf nak Regan,Darrel sangat rewel karena tidak ada mama nya.” ucap mama Sindy yang merasa tak enak karena sudah membuat Regan menunggu terlalu lama


Regan tak menjawab,ia hanya menatap datar ke arah bocah kecil yang notabene nya adalah keponakan nya sendiri,entah mengapa ia bisa melihat Ryan dalam diri Darrel


“Anak dan ayah sama saja, menyebalkan! lihat lah cara nya menatap ku.” ucap nya tanpa rasa malu di depan keluarga Sindy,ia yang berbicara tapi Yunita yang merasa malu,Yunita hanya menunduk lantaran kesal mendengar ucapan Regan


sementara Darrel kini juga menatap Regan dengan tatapan tidak suka,di awal pertemuan mereka ia memang sudah tidak suka pada Regan lantaran Regan selalu berada di dekat Yunita yang ia anggap sebagai milik nya


ia tahu jika kedatangan Regan ingin menjemput Yunita,itulah sebab nya ia menangis sejadi jadi nya tak mengizinkan Yunita untuk pulang bersama Regan


Yunita pun menggendong Darrel mendekati Regan lalu ia mendekatkan wajah nya pada wajah Regan


“kau mau membantu ku?” bisik nya dengan lembut bahkan suara nya terdengar seperti menggoda Regan,tak lupa senyum nakal ia tunjukkan pula

__ADS_1


Regan mengerutkan kening nya, merasa ada sesuatu yang mencurigakan dari gelagat Yunita. “Apa?” tak ingin langsung mengiyakan takut jika nanti nya ia akan terjebak dalan perangkap Yunita


“Mau atau tidak? jika tidak ya gapapa tapi jangan menyesal.” kini raut wajah nya berubah drastis dari yang nakal menjadi ketus,mau tak mau Regan mengangguk saja lalu Yunita meminta untuk mengikuti nya ke lantai atas rumah itu


mereka masuk ke dalam kamar yang banyak sekali mainan nya kemungkinan itu kamar Darrel, pikir Regan


“Kita ngapain di sini?” tanya Regan menghentikan langkah nya di depan pintu,sedangkan Yunita kini sudah membaringkan tubuh Darrel di ranjang,ia membelai lembut rambut Darrel sebelum akhirnya ia mendekati Regan


“Bantu aku menidurkan Darrel supaya kita bisa cepat pulang.”


Regan tak terkejut sama sekali karena memang ia sudah menduga jika Yunita akan merepotkan nya dengan anak kecil itu,Hendak memilih untuk kembali turun namun secepat kilat Yunita menarik tangan nya masuk ke dalam kamar itu


“Ayo menyanyi untuk nya supaya dia cepat tidur.” pinta Yunita


Regan melongo mendengar permintaan Yunita,Seorang Regan di minta menyanyi untuk anak kecil yang sangat menyebalkan? tentu saja ia akan menolak,seumur hidup ia belum pernah menyanyi di depan orang lain baik itu Yunita sekalipun


“Aku? menyanyi untuk anak kecil ini?” tunjuk nya pada Darrel yang tengah berbaring dan menatap nya dengan tatapan musuh


“Tidak,suruh papa nya saja yang menyanyi untuk nya.” ucap nya asal


Yunita pun mencubit perut Regan lantaran pria itu lagi lagu berucap asal bahkan di depan Darrel yang tidak tahu apapun tentang papa nya


“Papa? Darrel punya papa?” tanya nya meskipun umur nya masih 3 tahun tapi ia sudah sangat fasih dalam berbicara


Yunita memberi tatapan tajam pada Regan karena ucapan Regan lah Darrel jadi bertanya tentang papa nya,namun yang di tatap tak peduli bahkan masih dengan raut wajah datar nya


“Darrel mau bertemu mama kan?” tanya Yunita lembut


Darrel mengangguk


“Kalau begitu Darrel harus tidur supaya mama cepat pulang,oke anak tampan?”

__ADS_1


Mendengar Yunita memanggil Darrel tampan membuat Regan menatap tajam ke arah Darrel bahkan ia sengaja melotot agar menakuti bocah itu,namun Darrel pun tak mau kalah,ia pun membalas tatapan tak suka dari Regan


“Regan ayo menyanyi.”


masih kekeh dengan permintaan nya pada Regan untuk bernyanyi, Regan pun setuju dengan syarat Yunita harus menuruti permintaan nya nanti, Yunita yang tak mau ambil pusing pun menurut saja,lagi pula ia juga ingin melihat Regan bernyanyi


Regan pun mulai bersuara dengan menyanyikan lagu Nina bobok sambil menepuk kaki Darrel dengan kaku,jujur selama hidup nya ia belum pernah menidurkan anak kecil seperti itu


Yunita pun membelai kepala Darrel,ia menatap wajah Darrel yang mulai terlelap lalu menatap Regan yang kini tengah bernyanyi,tak di sangka suara Regan lumayan merdu,sayang sekali ia hanya bernyanyi lagu anak anak


setelah Darrel terlelap akhir nya Yunita pun menutupi tubuh Darrel dengan selimut,tak lupa ia memberi kecupan di kening Darrel,namun Regan tak mau kalah ia juga meminta kecupan di kening nya pada Yunita


merasa tak perlu,Yunita pun memilih untuk bangun lalu melangkah hendak keluar dari kamar itu namun langkah nya terhenti kala Regan menarik tangan nya hingga tubuh nya terbentur di dada bidang milik Regan


Regan memeluk erat pinggang Yunita,lalu satu tangan nya menarik tengkuk Yunita lalu memiringkan kepala nya,ia mendekat kan wajah nya pada wajah Yunita hingga membuat Yunita menutup kedua mata nya melihat Regan mulai mencium nya


Namun sayang adegan itu harus terhenti kala mendengar suara keributan di lantai bawah


Yunita pun segera keluar meninggalkan Regan kala mendengar suara Sindy


“Sial!” umpat Regan yang kesal lantaran gagal untuk mencicipi bibir manis Yunita,ia pun menyusul Yunita turun


Dan benar saja di bawah sudah ada Sindy dan lebih mengejutkan nya Sindy datang bersama Ryan bahkan mereka bergandengan tangan


“Kami sudah menikah pa.”


...Terima kasih sudah membaca karya ku sampaii bab ini, semoga readers suka dan jangan lupa untuk memberikan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan atau ketidakpuasan dalam cerita ku 🥰...


...Mohon dukungan untuk karya ku ya dengan like, komen dan vote supaya author rajin up🥰🙏...


...Author juga minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ ya sesuai penilaian readers,terima kasih🥰🙏...

__ADS_1


__ADS_2