
Budayakan like setelah baca ya, Happy reading 😘
Salah,jika memikirkan masalah nya hanya sampai di sana,fakta nya masalah kembali terjadi kala memutuskan pasangan mana yang duduk di depan,Awal nya Ryan dan Sindy akan duduk di depan dengan Ryan yang menyetir
Namun tiba tiba Regan protes karena tak ingin duduk di jok belakang,ia meminta agar ia dan Yunita yang duduk di depan dengan alasan tak ingin ada Darrel di antara ia dan istri nya
“Kau duduk di belakang saja dengan istri dan anak mu,di sana muat untuk bertiga Ryan!” ucap Regan masih kekeh tak ingin duduk di jok belakang meskipun dengan istri nya
“Kau itu lebih muda! kau mau menyuruh kakak mu duduk di belakang? dimana sopan santun mu?” balas Ryan tak mau kalah,ia merasa terhina jika duduk di belakang sedangkan dari segi umur ia lebih tua dari adik nya itu
“Jangan bicara sopan santun! kita itu sama!”
Yunita dan Sindy hanya bisa memijat pangkal hidung mendengar pertengkaran kedua pria itu,benar benar keputusan yang salah dengan mengizinkan mereka ikut,hanya akan membuang waktu, sedangkan Darrel? ia hanya fokus dengan game di ponsel
“Stop!”
“diam!” pekik Yunita dan Sindy bersamaan
Akhir nya masalah tempat duduk pun terselesaikan,lengkungan manis pun mampir di bibir Sindy dan Yunita lantaran menemukan solusi dari masalah kedua pria itu
namun berbeda dengan para istri yang tersenyum,kini para suami malah cemberut menahan kesal, bagaimana tidak? padahal niat awal mereka adalah duduk di jok depan dengan para istri namun sekarang mereka berdua duduk bersampingan bahkan di jok belakang dengan Darrel di tengah tengah mereka
Sedangkan para istri kini duduk di jok depan dengan Sindy yang dipercaya untuk menyetir
“Nah gini kan enak, nurut!” ucap Yunita terkekeh menatap raut wajah suami nya yang kini benar benar terlihat kesal
tak jauh berbeda dengan Regan,Ryan pun sama hal nya kesal dengan keputusan istri nya yang menempatkan nya pada pria yang selalu mengejek anak nya,perjalanan pun dilewati dengan keheningan antara para pria itu,namun berbeda dengan para wanita yang sedari tadi terus saja berbicara menceritakan masa masa sekolah mereka
“Masih ingat kan Romi dan Anton yang mengirim kan kita coklat?” ucap Yunita yang memulai pembicaraan lebih awal
__ADS_1
“Tentu saja,mereka nitipin ke adik kelas,terus karena adik kelas nya bingung,dia malah ngasi hadiah yang salah ke kita.” ucap Sindy menimpali
“Aku bingung loh tiba tiba Romi ngirim surat cinta ke aku,perasaan aku ga Deket sama dia,tapi Sama Anton.” lagi kedua wanita itu berbicara tanpa memikirkan kedua pria yang kini telah berstatus menjadi suami mereka
Regan dan Ryan hanya bisa diam tanpa mengomentari,lantaran sebelum nya sudah di ancam jika berani protes maka akan di tinggalkan saat itu juga,awal nya mereka tidak masalah,toh bisa minta sopir untuk menjemput mereka,namun ketika para wanita itu mengancam dengan membawa urusan ranjang maka tak ada alasan bagi kedua pria itu untuk protes
“Tahan Regan,kau bisa menghukum nya saat di ranjang.” ucap Regan membatin,sengaja ia mengalah untuk saat ini lantaran sudah memiliki rencana untuk menghukum Yunita nanti
Bosan lantaran hanya diam dan sesekali beradu tatap dengan sang kakak,Regan pun mengalihkan perhatian nya pada musuh kecil nya,lebih tepatnya keponakan nya
“Uncle!” pekik Darrel ketika Regan mulai mengganggu nya yang sedari tadi damai dengan game di ponsel nya
“Aku hanya membantu,kau tidak begitu handal memainkan Hero nya!”
alasan saja sebenarnya,nyata nya ia juga tak paham dengan permainan yang di mainkan oleh bocah kecil itu,namun demi menghilangkan rasa bosan nya ia bertingkah sok keren agar tidak di ejek oleh anak kecil itu
“Apa uncle bisa memainkan nya?” tanya Darrel yang begitu polos,jujur saja sejak tadi ia sudah sangat kesal lantaran Hero nya selalu saja kalah dalam permainan
Regan mengangguk tanpa menjawab,jujur ia ragu bisa memainkan game itu dengan baik, namun ia juga tak ingin nama baik nya rusak di depan bocah menyebalkan seperti Darrel
Akhir nya Darrel menyerahkan ponsel nya pada uncle nya itu,namun tak beberapa lama senyuman yang awal nya ia ukir saat menyerahkan ponsel nya pada sang paman kini mulai memudar kala melihat permainan paman nya bahkan lebih buruk dari pada diri nya
“uncle!” pekik Darrel kini permainan nya benar benar berakhir,padahal baru saja ia menganggap Regan sebagai pahlawan namun kini ia kembali menarik anggapan nya itu
“Uncle sengaja,kasian kan lawan mu menemukan saingan yang tidak sepadan dengan level nya.”
tidak sepadan apa nya? ia bahkan tak mengerti dengan game yang baru saja ia main kan,benar benar hanya alasan karena tak ingin terlihat menyedihkan
“Memang nya kau bisa main game?” setelah puas berbincang dengan sahabat nya,Yunita yang sejak tadi curi curi pendengaran dari jok depan kini bersuara kala mendengar suami nya bermain game
__ADS_1
“Tentu saja,itu sangat mudah.”
sengaja berbohong agar terlihat keren,itu lah yang di lakukan pria pria dingin seperti nya,karena tak ingin terlihat kalah di depan orang bahkan pada istri nya sendiri
“Kenapa aku tidak..”
“Sudah lah,kenapa jadi bahas aku?”
sengaja sekali ia mengalihkan topik pembicaraan tak ingin jika nanti kebohongan nya terbongkar lantaran Ryan sudah melirik nya sedari tadi,ia pun tahu arti dari lirikan itu
Yunita pun tak lagi berbicara,ia cukup tau bagaimana watak pria yang baru menjadi suami nya beberapa hari ini
tak lama kemudian kini mobil yang mereka tumpangi kini sudah berada di suatu pusat perbelanjaan besar di kota itu,Regan dan Ryan mengerutkan kening nya ketika Sindy memarkirkan mobil tepat di depan bangunan itu
“Kenapa kesini?” Tanya Ryan yang sudah mewakili Regan yang juga merasa bingung
“Tentu saja belanja,dan kalian yang akan bayar.” ucap Sindy terkekeh lalu menarik tangan Yunita masuk ke dalam bangunan berlantai 15 itu
Ryan dan Regan pun hanya bisa melongo,pantas saja kedua wanita itu mengizinkan mereka untuk ikut ternyata ada maksud dan tujuan tertentu
Mereka pun menyesal karena meminta untuk ikut dengan para wanita itu,seharus nya mereka di rumah saja bersantai tanpa mengeluarkan tenaga atau biaya
“Apa kita kabur saja?”
...Terima kasih telah membaca cerita ku sampai bab ini, semoga readers suka dan jangan lupa untuk memberikan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan atau ketidakpuasan di cerita ku🥰🙏...
...Mohon dukungan untuk karya ku ya dengan like, komen dan vote supaya author rajin up🥰🙏...
...Author juga minta tolong kasi rate nya sesuai penilaian readers🥰🙏...
__ADS_1