MY COLD DOCTOR

MY COLD DOCTOR
BAB 74


__ADS_3

Plakk!!


Bukan Yunita yang tertampar melainkan Zabrina,wanita itu kalah cepat dari Yunita yang memang sudah terpancing emosi sejak tadi,melihat gerak gerik Zabrina yang mencurigakan tentu membuat Yunita tak ingin mendapatkan satu tamparan dari wanita sundal itu


“Ups,anda salah cari lawan.” ucap Yunita tersenyum sinis,jangan Sangka air tenang tidak ada penghuni nya, begitu lah kira kira gambaran untuk Zabrina saat ini pada Yunita


terlihat polos dan lemah bukan berarti tidak bisa melawan,Yunita justru lebih kuat dari nya meskipun tengah berbadan dua kini


Zabrina menatap tajam pada Yunita serasa memegang sebelah pipi nya yang terasa panas akibat tamparan dari Yunita,ia benar benar salah menduga tentang istri Regan itu


“Besok besok cari lawan sepadan ya mbak!”


Yunita pun berlalu setelah mengatakan hal itu,berbeda saat berada di hadapan Zabrina tadi,kini ia menghela nafas panjang setelah berpaling wajah dari wanita itu


Jujur ia takut akan hal ini,ketampanan suami nya itu akan memikat perhatian seluruh wanita di dunia ini,dan hak itu kini terjadi


Sedang kan Zabrina kini diam mematung menatap kepergian Yunita,dada nya naik turun lantaran nafas yang tak beraturan


“Kau juga salah pilih lawan Yunita! aku Zabrina Samuel tidak pernah mengenal kata kalah!”


Zabrina pun kembali ke dalam mobil nya dengan perasaan marah,usaha nya untuk menemui Regan gagal kali ini namun itu bukan alasan untuk Nya menyerah


“Kenapa wanita itu terlihat sangat tangguh sekarang?” tanya nya yang heran mengingat bagaimana Yunita dengan cepat menampar nya terlebih dahulu


Sedangkan di kamar nya Yunita kini tengah menatap mobil Zabrina yang belum juga pergi dari rumah nya di jendela kamar nya,tangan terlipat memandangi dari kejauhan


“Dia pikir aku tidak tahu isi otak nya itu?” ucap Yunita mencebik


Dia jelas tahu isi otak Zabrina ketika melihat wanita itu menatap suami nya dengan lekat, beruntung Regan sudah pergi ke kantor jika tidak bisa saja wanita itu tebar pesona di depan Regan meskipun belum tentu akan di lirik oleh suami nya itu


“Main mu kurang jauh!”


Ia meraih ponsel nya di atas malas lalu menelpon penjaga untuk mengusir wanita itu dari hadapan rumah nya,Namun baru saja ia akan menelpon tiba tiba ia melihat mobil Zabrina sudah melaju dengan cepat


“Bagus,sadar diri!” ucap nya kembali duduk di ranjang nya,sesuai permintaan suami nya tadi ia akan duduk manis saja di kamar bak seorang ratu,jika nanti ia merasa bosan ia akan ke taman saja di belakang rumah nya


.

__ADS_1


.


.


Di tempat lain,Regan kini sudah berada di gedung lantai 6,ia kini tengah menjadi pusat perhatian lantaran paras nya yang tampan,semua karyawan jelas terpesona,jika selama ini mereka hanya mendengar isu isu tentang Regan,kini mereka bisa melihat dengan jelas wajah tampan pemimpin baru mereka


“Ternyata dia sangat tampan.”


“Pantas saja dia bersembunyi ternyata dia memiliki wajah yang sangat tampan.”


“Serius dia pemimpin baru kita? wah makin semangat kerja nih.”


begitu lah kira kira ucapan yang terdengar di telinga Regan, seperti biasa ia akan pelit senyum dan kata lantaran semua itu hanya berlaku pada istri nya


Setelah memperkenalkan diri dengan sangat singkat,padat jelas dan tepat ia pun masuk ke dalam ruangan kerja nya


Bukan nya langsung bekerja ia justru menatap layar ponsel yang memperlihatkan wajah cantik istri nya di wallpaper ponsel milik nya,senyum manis di bibir wanita itu membuat Regan itu tersenyum


“Dia sedang apa?” gumam nya seraya membuka aplikasi hijau berlambang telepon,tanpa pikir panjang ia pun mengirim pesan pada istri nya


“kau sedang apa?sudah makan?”


Baru akan mengetik untuk membalas pesan suami nya,kini senyum nya meredup berganti dengan raut wajah kebingungan lantaran suami nya itu tiba tiba menelpon nya


“Halo? kenapa?” tanya Yunita setelah mengangkat telepon tersebut


“Tidak ada,kenapa lama sekali membalas pesan ku? kau sebenarnya sedang apa?”


Lama kata nya? bahkan belum sampai satu menit Yunita tidak membalas pesan nya namun ia sudah mengeluh lama? pikir Yunita


“Lama apa nya? bahkan belum satu menit aku...”


“Satu menit itu sudah lama sayang.” ucap Regan menyela ucapan Yunita,Yunita hanya terkekeh kala mendengar suara Regan yang mengeluh terdengar menggemaskan


“Haha kenapa kau semakin menggemaskan sekarang?” ucap nya,jika Regan kini berada di dekat nya mungkin ia sudah menggigit pipi suami nya itu


“Mungkin karena baby kita.”

__ADS_1


Apa apaan karena bayi,padahal memang ia nya saja yang sangat manja sekarang namun ia justru melimpah kan semua nya pada bayi mereka yang tidak ada sangkut pautnya dengan hal ini


“Jangan nyalahin bayi kita ya,nanti dia marah terus bikin kamu mual mual lagi gimana?”


Memang ancaman yang paling ampuh untuk menakuti Regan,nyata nya nyali pria itu kini menciut,jelas ia menyesal karena menuduh bayi nya,ia masih ingat jelas bagaimana tubuh nya lemas lantaran harus mengeluarkan semua isi perut nya pagi pagi


“Tolong dekatkan ponsel nya pada perut mu.” pinta Regan jelas membuat Yunita bingung lantaran merasa aneh dengan permintaan suami nya itu


“Kenapa?” tanya Yunita mengerutkan kening


“Nurut aja.”


Yunita pun menurut saja lalu mendekat kan ponsel nya di perut nya yang masih rata itu,lalu tiba tiba senyum nya mengembang,ada rasa haru kala mendengar ucapan Regan


“Adek,maafin Daddy ya udah nuduh adek,jangan siksa Daddy lagi,satu lagi jangan nakal ya sama mommy,kasian mommy nanti.”


Tanpa terasa air mata Yunita menetes kala mendengar permintaan Regan pada bayi mereka yang keluar saja belum dari perut Yunita


“Adek nya bilang apa?” tanya Yunita sedikit bercanda


“Dia bilang,siap boss.”


Sontak hal itu membuat Yunita tertawa,Random sekali suami nya saat ini,bahkan ia tak menyangka jika Regan yang ia kenal selama ini bisa bercanda seperti itu


“Kau sedang apa? kenapa tidak bekerja?” tanya Yunita kemudian,ia baru sadar jika waktu masih pada dan Regan sudah menghubungi nya


“Ah iya aku lupa,aku bekerja dulu sayang.”


“hm.” Yunita tersenyum serasa berdehem sebagai jawaban


“Mwah.”


Seketika Yunita menutup mulut kala mendapatkan kiss jauh dari suami nya,ia jelas terkejut kala suami nya itu menunjukkan sisi lain diri nya


“Kenapa tidak balas?” ucap Regan bernada sedikit ketus lantaran merasa kesal istri nya itu tidak membalas hal menggelikan yang baru saja ia lakukan


“i-iya,mwah.” ucap Yunita menuruti permintaan Regan

__ADS_1


TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA KU SAMPAI BAB INI,SEMOGA READERS SUKA DAN JANGAN LUPA UNTUK LIKE, KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA SESUAI PENILAIAN READERS🥰🙏


__ADS_2