MY COLD DOCTOR

MY COLD DOCTOR
BAB 90


__ADS_3

Yunita benar benar di buat geram dengan sikap Zabrina yang dengan tidak tahu malu mengetuk kaca jendela mobil Regan dengan wajah memelas, entah apa alasan yang akan ia katakan kali ini demi mendekati pria yang berstatus sebagai suami orang


“Mau apa lagi?” bukan Regan melainkan Yunita yang sedang bertanya saat ini, ia sudah benar benar habis kesabaran menghadapi wanita sundal yang satu ini


Zabrina tak menjawab pertanyaan Yunita, ia justru kini menatap Regan dengan wajah memelas.


“Boleh aku menumpang dengan kalian? ban mobil ku mendadak bocor.” ucap Zabrina seraya menunjuk ke arah ban mobil nya yang memang terlihat tengah bocor saat ini


Regan menghela nafas, rupanya wanita ini tak mudah menyerah untuk mendekati nya, sedang kan Yunita kini menatap Regan seraya menunggu jawaban dari pria itu


“Apa kau tidak bisa menghubungi orang bengkel saja?”


Di luar dugaan Zabrina, bukan nya merasa kasihan dan memberi tumpangan pada nya, Regan justru memberi nya saran untuk menghubungi orang bengkel, jelas Zabrina harus memutar otak untuk mencari jawaban yang tepat


“Sudah, tapi mereka bilang butuh waktu untuk sampai ke sini, sedangkan aku harus buru buru ke ke kantor.”


Masih dengan wajah memelas nya ia berucap berharap akan mendapat simpati dari pria tampan itu, Regan menatap Yunita dengan tanda tanya ia bisa saja menolong Zabrina namun izin istri nya yang lebih utama


Yunita menatap Zabrina dengan lekat, entah mengapa ada rasa tak tega meninggalkan wanita itu tanpa memberi bantuan sedikit pun, tak lama akhirnya Yunita mengangguk jika hanya menumpang sampai ke kantor rasa nya tidak masalah


“Baik lah kau bisa duduk di jok belakang.” ucap Regan kemudian


Tentu Zabrina tersenyum manis saat ini namun tiba tiba senyum nya itu mendadak memudar kala Regan menyuruh nya untuk duduk di jok belakang sedang kan ia ingin duduk di depan bersama Regan


“Apa aku boleh duduk di depan saja? aku merasa pusing jika duduk di belakang.”


Yunita menggeram mendengar ucapan Zabrina yang benar benar tidak tahu terima kasih, Yunita sudah berbaik hati mengizinkan untuk menumpang namun keinginan nya justru semakin melunjak


“Di kasi hati minta jantung!” ucap Yunita mencebik


Zabrina membalas cebikan Yunita, ia benar benar tak peduli dengan segala ucapan wanita itu karena yang ia ingin kan nya duduk bersama Regan


Regan tampak berpikir lalu kemudian meminta istri nya untuk duduk di jok belakang, jelas saja wanita itu menolak dengan keras, mana mungkin ia akan membiarkan suami nya duduk berdua dengan wanita lain

__ADS_1


“Regan! apa kau bercanda?”protes Yunita


Regan menggeleng ia tidak bercanda dengan ucapan nya, sekali lagi ia memerintahkan istri nya itu untuk pindah duduk di belakang, dengan wajah di tekuk Yunita pun keluar dari mobil dan pindah di jok belakang


Sedangkan Zabrina kini tersenyum puas lalu berlari ke menuju jok depan yang berada di samping Regan, namun seketika senyum nya memudar kala Regan yang tak terlihat di jok kemudi


Brak!


Zabrina menoleh di jok belakang di mana Yunita kini tengah duduk bersama Regan, jelas wanita itu bingung melihat Regan yang duduk di jok belakang


“Regan kenapa kau di sana?” tanya Zabrina bingung


“Seharus nya aku yang bertanya kenapa kau duduk di sana? seharus nya kau duduk di jok kemudi.” ucap Regan santai mengecup kening Yunita dengan lembut


Zabrina yang masih tak paham dengan ucapan Regan jelas kini mengerutkan kening nya. “Apa maksud mu?” tanya Yunita


“Aku mengizinkan mu untuk duduk di depan karena ingin kau yang menyetir. Aku masih lelah karena pagi ini kami baru saja bercinta.”


glek!


“Tunggu apalagi? ayo pindah di jok kemudi.” pinta Regan membuat Zabrina mau tak mau harus pindah di jok kemudi dengan merengut


Sedangkan Yunita kini menatap suami nya tak percaya, hampir saja ia akan memarahi suami nya itu lantaran meminta nya untuk pindah di jok belakang namun kini perasaan kesal itu memudar melihat sikap Regan yang begitu tegas pada Zabrina


“Apa lihat lihat?” ucap Regan pada Yunita yang menatap nya seraya mengulum senyum


Yunita terkekeh mengingat bagaimana santai nya Regan mengatakan hal frontal itu pada Zabrina yang berstatus belum menikah, meskipun sedikit malu tapi Yunita juga merasa puas dengan jawaban suami nya


“Apa tidak berdosa membuat wanita jomblo itu merasa kesal?” tanya Yunita seraya terkekeh


Regan hanya mengangkat kedua bahu nya, tak peduli dengan dosa yang ia dapat kan lantaran merasa tak suka dengan sikap Zabrina yang semakin menjadi jadi


Zabrina yang tak tahan dengan percakapan kedua pasangan itu dengan segera menancapkan gas melajukan mobil nya menuju kantor

__ADS_1


Sepanjang perjalanan Zabrina benar benar merasa sesak melihat keromantisan kedua pasangan itu di belakang, ingin sekali ia menutup mata agar tidak melihat hal itu namun mata nya justru tetap melirik dari spion mobil tersebut


“Aku benar benar sial hari ini!” ucap nya membatin tanpa sadar memukul setir dengan keras membuat kedua pasangan yang berada di jok belakang itu tersentak kaget


“Ya tuhan kau itu kenapa?” Tanya Yunita yang merasa terkejut akibat ulah Zabrina


”Tidak apa apa!” jawab Zabrina ketus lalu kembali fokus menyetir


Sedangkan Regan dan Yunita kini hanya bisa menahan tawa agar tidak pecah, serasi sekali pasangan itu jika tengah mengusil orang lain


Tak lama kemudian mobil yang mereka kendarai kini tiba di depan sebuah gedung yang menjulang tinggi, yang sudah dapat di pastikan kantor Zabrina wanita cantik tapi sundal


Zabrina segera keluar dari mobil tanpa mengucapkan sepatah kata barangkali untuk berterima kasih, terlanjur kesal lantaran rencana nya nya sesuai harapan Zabrina pun lupa daratan jika Rega dan Yunita sudah bersikap baik pada nya


“Hei kau tak berniat untuk mengucapkan terima kasih?” ucap Yunita yang sedikit jengkel dengan sikap Zabrina yang tidak tahu terima kasih


“Terima kasih!” ucap Zabrina seraya mengambil tas nya dan menutup pintu mobil Regan dengan cukup keras hingga membuat Yunita sedikit tersentak


“Ck,Dasar tidak sopan!”


“Kamu gak kaget kan baby?” ucap Yunita berbicara pada perut nya seraya mengelus nya dengan lembut


“Apa baby kita kaget?” tanya Regan sedikit khawatir


Yunita menggeleng ia hanya iseng saja berbicara dengan baby nya yang mungkin masih setengah jadi di dalam perut nya


“Apa sayang? baik lahh jika baby mau ke sana.” ucap Yunita berpura-pura tengah berbicara dengan baby nya jelas saja Regan merasa penasaran dengan hal itu


“Apa? kalian bicara apa?” tanya Regan penasaran


Yunita terkekeh melihat suami nya yang begitu penasaran dengan yang ia bicarakan. “Baby bilang mau ke pantai.”


“Ck! itu keinginan mu bukan keinginan baby.” ucap Regan mencebik

__ADS_1


Mereka pun pindah ke jok depan setelah kepergian Zabrina, kini mereka melajukan mobil nya menuju tempat yang ingin Yunita kunjungi


Jangan lupa untuk like, komen dan vote terima kasih🥰🙏


__ADS_2