
Yunita masih mendekap erat Regan dalam pelukan nya, semakin lama bukan nya semakin mereda hingga bisa menjelaskan alasan nya menangis,Regan justru semakin tersedu sedu dan larut dalam kesedihan nya
Bahkan sesekali ia mengigit leher Yunita dengan gemas hingga membuat Yunita semakin kebingungan dengan sikap suami nya yang menurut nya sangat aneh
“Bisa jelaskan sekarang? aku sangat lelah berada di posisi seperti ini!” ucap Yunita kini merasa jengah lantaran kini tubuh dan rambut nya sudah mengering namun ia belum memakai pakaian juga
“Tu kan gak sayang lagi.” ucap Regan dengan suara manja,Yunita menaikkan sudut bibir nya sedikit setelah mendengar suara Regan yang menurut nya sangat manja
Ia kini kebingungan tingkat dewa lantaran suami nya itu sebelum nya tak pernah seperti ini,namun hari ini ia begitu berbeda dari hari biasa nya,apa karena ia mengeluh tentang sikap dingin nya tadi? pikir nya
“Bukan tidak sayang lagi Regan tapi tubuh ku sudah kering.” ucap nya kini sedikit ketus
Regan kini menatap wajah cantik Yunita,benar saja kini tubuh dan rambut istri nya itu sekarang sudah kering namun ia masih mengenakan handuk
“Ambil baju mu dan ganti di depan ku.” ucap nya menyeka air mata nya,Yunita melotot mendengar permintaan suami nya itu,ada perasaan tidak enak saat mendengar ucapan Regan,ia takut jika nanti ia akan kembali keramas untuk kesekian kali nya
“Tidak, Jangan aneh aneh ya aku sudah mandi Regan!” ucap nya menyilangkan kedua tangan nya di dada takut jika pria itu akan kembali berulah
Regan menggeleng kepala nya berkali kali persis seperti anak kecil yang baru mengerti arti dari kata No
“Aku tidak akan macam macam,janji.” ucap nya mengacungkan jari kelingking nya di udara,Yunita memicing mata nya tajam mencoba memberi tatapan intimidasi pada Suami nya itu
Lalu ia masuk ke dalam walk in closet untuk mengambil pakaian nya dan juga pakaian dalam nya,tak lama kemudian ia keluar dengan menenteng kaos dan celana jeans pendek lantaran tak berencana untuk keluar hari ini
Yunita pun memulai untuk memakai pakaian nya di hadapan Regan namun tiba tiba pria itu menghentikan gerakan nya
__ADS_1
“Ganti pakaian mu,aku tidak suka.” ucap nya tegas,Yunita bahkan merasa jika kini ia tengah di permainkan lantaran baru saja suami nya itu bersikap cengeng pada nya namun kini ia kembali dingin
“Kenapa harus ganti? bukan nya kita tidak akan keluar?” protes Yunita
Namun Regan tak menghiraukan protes dari Yunita,ia menyilang kedua tangan nya di dada lalu meminta Yunita untuk kembali ke walk on closet dengan wajah nya
Dengan langkah malas Yunita kembali mengambil pakaian nya yang lain,lalu keluar dengan membawa dress bewarna merah muda yang biasa nya Regan sukai jika Yunita mengenakan dress warna itu
Namun lagi lagi Regan menggeleng kepala tidak setuju dengan pilihan Yunita,Yunita yang kesal pun menarik Regan dan membawa nya masuk ke walk in closet dan menyuruh nya untuk memilih nya sendiri
Regan tampak berpikir sejenak lalu tatapan nya teralih pada lemari yang tertutup rapat lantaran disana tersimpan pakaian Yunita yang begitu terbuka
Regan menghampiri lemari tersebut lalu membuka nya,tatapan nya tertuju pada kaos crop biru dan rok pendek hitam,ia pun mengambil pakaian tersebut lalu memberikan nya pada Yunita
Yunita menatap tak percaya pada Regan lantaran ia begitu ingat jika Regan tak menyukai saat ia mengenakan pakaian minim tersebut,ia sangat tidak suka pada rok pendek dan pakaian crop yang menampilkan perut indah Yunita
Mau tak mau Yunita memakai pakaian pilihan Regan setelah ia meminta pria itu untuk keluar dari sana lantaran merasa kesal melihat wajah suami nya itu yang begitu menyebalkan hari ini
Yunita keluar dari ruangan itu setelah selesai memakai pakaian nya,kini mata nya tertuju pada Regan yang kini menatap ponsel nya dengan raut wajah sedih yang sama seperti sebelum nya
”Sekarang apa lagi?” gerutu Yunita menghampiri Regan yang kini tengah berada di atas tempat tidur mereka
Regan yang melihat kedatangan Yunita pun merentangkan kedua tangan nya meminta sebuah pelukan dari istri nya itu,dengan malas Yunita menyambut pelukan dari suami nya itu
Ia kembali di buat pusing ketika Regan kembali menangis padahal ia merasa tak melakukan apapun yang mengharuskan nya untuk sedih
__ADS_1
“Apasih? kenapa nangis lagi?” tanya Yunita kini semakin kesal pada Regan
“Kamu tuh jahat tau gak?” ucap Regan mengerucut kan bibir nya kedepan, terlihat gemas namun sebisa mungkin Yunita tak luluh dengan wajah gemas suami nya itu
“Apa lagi? permintaan mu udah ku turutin,sekarang jahat apa lagi?” ucap Yunita
Regan pun mengambil ponsel Yunita yang tergeletak tak jauh dari nya,lalu ia memperlihatkan foto Yunita bersama pria lain yang ia sendiri tak tahu siapa pria yang ada di foto tersebut
“Jelasin dia siapa!” Regan memalingkan wajah nya menegaskan bahwa ia kini merasa kesal pada Istri nya itu,namun bukan nya takut Yunita justru merasa gemas pada Regan
“Jadi alasan nya ini?” tanya Yunita lalu di jawab anggukan kepala oleh Regan namun wajah tetap tak menatap Yunita sedikit pun,seperti nya ia menang benar benar' cemburu
“Gemes banget sih.” ucap Yunita yang tak tahan lalu mencubit gemas pada pipi Regan yang membuat pria itu meringis kesakitan
“Sakit sayaang! jelasin dulu!” ucap Regan kini yang menjadi kesal lantaran Yunita tak kunjung menjawab pertanyaan nya
“Dia teman ku sekaligus barista yang bekerja di kafe kak Yoonia di London.” ucap Yunita setelah puas mendarat kan cubitan di pipi suami nya itu,ia benar benar suka dengan sikap manja dan cemburuan Regan seperti ini
“Apa dia menyukai mu?” pertanyaan yang tak terduga dari Regan bagi Yunita lantaran mengira jika Regan hanya akan ber oh ria sama seperti biasa nya,namun sekarang ia justru menanyakan perasan pria itu pada Yunita jelas saja Yunita menjadi gugup lantaran memang teman kerja nya itu pernah mengungkapkan perasaan pada nya namun di tolak oleh Yunita dengan alasan tak ingin merusak hubungan pertemanan mereka
“eumm..” ucap Yunita terlihat berpikir harus kah ia jujur atau berbohong? jika ia jujur jelas Regan akan marah pada nya lantaran ia masih menyimpan foto tersebut,padahal ia tak pernah lagi membuka foto tersebut hingga ia tak terpikirkan untuk menghapus nya
Yunita mengangguk serasa menyengir agar suami nya itu tak begitu marah,namun dugaan nya salah,wajah imut nya tak cukup untuk meluluhkan hati suami nya,pria itu kini menyodorkan ponsel nya pada Yunita
“Hapus sekarang di hadapan ku!”
__ADS_1
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA CERITA KU SAMPAI BAB INI,SEMOGA READERS SUKA.
AUTHOR JUGA MOHON DUKUNGAN UNTUK KARYA KU DENGAN LIKE,KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA SESUAI PENILAIAN READERS,TERIMA KASIH🥰🙏