
Budayakan like setelah baca ya, Happy reading 😘
“Nyonya,Kak Yunita tidak ada di kamar!”
“Apa?!!” pekik semua orang tak terkecuali Regan,ia yang paling khawatir di sana,belum hilang rasa gugup nya lantaran akan mengucapkan akad kini semua rasa gugup itu di ganti dengan rasa khawatir dan panik lantaran Yunita tidak ada di kamar
“Apa maksud mu dia tidak berada di kamar?” tanya Regan yang kini meluapkan semua kemarahan nya pada Sandra,entah mengapa ia merasa jika Sandra yang melakukan semua ini
“Aku tidak berbohong kak,Kak Yunita memang tidak ada di kamar nya.” ia memegang tangan Regan bermaksud untuk mengajak Regan melihat kamar Yunita yang kosong namun tangan nya di tepis Oleh Regan
belum pernah ada wanita lain dari luar keluarga nya yang berani menyentuh nya,tapi kini Sandra dengan berani menyentuh tangan nya tentu saja hal itu membuat kemarahan Regan berlipat ganda
“Kemana penjaga di rumah ini?!” pekik Regan tak lama kemudian beberapa penjaga yang bertugas di luar rumah pun masuk atas perintah Regan,semua penjaga menunduk lantaran takut akan menjadi sasaran kemarahan Regan
“kalian aku tugaskan untuk menjaga istri ku! apa yang kalian lakukan hingga istri ku bisa hilang?!” ucap nya sebelum akhir nya ia memberi satu tamparan pada masing masing pipi penjaga itu
“Maaf tuan tapi kami di perintahkan untuk menjaga di luar saja.”
plakk!!
lagi satu tamparan mendarat di wajah pria itu,salah nya sendiri memang berani menjawab ucapan Regan padahal jelas jelas kini Regan tengah dalam keadaan marah
“Kak,apa mungkin kak Yunita kabur?” ucap Sandra memprovokasi Regan,namun bukan nya terhasut dengan ucapan Sandra,Regan justru menatap tajam pada Sandra,jika saja Sandra bukan seorang wanita maka mungkin Regan sudah menghajar nya habis habisan
ia tahu betapa Yunita mencintai diri nya jadi tidak mungkin Yunita kabur,dan dapat Regan pastikan jika ini adalah penculikan
“CCTV!” ucap Regan,Brasmayanto yang tengah menenangkan sang istri yang sedang menangis itu pun mengerti dengan maksud dari ucapan Regan,lalu ia meminta penjaga rumah untuk mengambil rekaman CCTV yang berada di luar kamar Yunita
__ADS_1
Benar saja terlihat ada tiga orang pria yang awalnya berdiri di depan kamar Yunita lalu mereka keluar dengan membawa karpet yang di lipat,Regan bukan lah pria bodoh yang tidak bisa mengerti jika yang mereka sembunyikan di balik karpet itu adalah Yunita
“Sial!! siapa yang menculik Nita!!” pekik Regan membuang laptop yang sebelum nya berada di pengakuan nya,tak peduli semahal apapun laptop itu kini ia hanya mengkhawatirkan keadaan Yunita saja
“Kalian cepat selidiki dan cari istriku sampai ketemu,dan jangan berharap untuk menunjukkan wajah kalian di hadapan ku sebelum menemukan istriku!” sejak tadi ia selalu mengatakan jika Yunita adalah istri nya,apa ia lupa jika akad mereka belum terlaksana?
Ryan pun tak tinggal diam,ia menelpon orang orang kepercayaan nya untuk membantu adik nya menemukan calon istri nya
Regan pun terdiam memikirkan orang orang yang ia curigai bisa melakukan hal itu kepada nya dan Yunita,satu nama pun muncul di otak nya, meskipun semenjak hari itu kabar nya tak pernah terdengar tapi Regan percaya jika memang ia lah yang melakukan semua nya
“Harlan!” pekik Regan tiba tiba membuat semua orang tersentak kaget terutama Sandra,ia benar benar panik ketika Regan menyebut nama kakak nya
“apa dia curiga? astaga habis lah kau kak!” Sandra benar benar takut ketika melihat kemarahan seorang Regan,jika orang mengatakan marah nya orang sabar adalah yang terburuk maka Sandra mengatakan Marah nya orang dingin yang paling buruk!
bagaimana tidak takut,sejak tadi Regan selalu saja menghancurkan barang barang yang berada di depan nya,vas bunga,laptop sudah menjadi tumbal,Sandra pun tidak berani berdiri di depan Regan lantaran takut jika Regan akan menghancurkan nya
“Jangan biarkan satu pun orang yang keluar dari sini!” perintah Regan pada para penjaga, mendengar itu Sandra kembali di buat susah payah untuk menelan Saliva,ia pun mengurungkan niat nya untuk kabur
Di saat semua orang tengah panik dan khawatir dengan hilang nya Yunita, maka tidak bagi Sindy dan Yoonia,kedua wanita itu justru makan dengan tenang di dalam kamar seperti tidak ada kejadian apapun di sana
semua orang pun tidak mengetahui hal itu lantaran kedua wanita yang berstatus sama itu tengah berada di dalam kamar bersama anak anak mereka
“Enak banget kue nya!!” ucap Yoonia yang sedari tadi tidak berhenti mengunyah makanan yang ada di sana, sedangkan Sindy menatap heran pada Yoonia,ia mengingat bagaimana dulu saat hamil Darrel selera makan nya mendadak bertambah
“coba aja Yunita di sini,beehhh pastii kalian rebutan makanan kak!” ucap Sindy terkekeh mengingat bagaimana sahabat nya itu sangat gila pada makanan,bahkan ia pernah memakan bakso 3 mangkuk sekaligus hanya karena merasa sakit hati pada Regan yang menolak nya
“Biarlah dia di culik,biar dia juga merasakan rasanya di culik hahahah!”
__ADS_1
kedua wanita itu pun kembali menertawakan Yunita yang kini keberadaan nya pun tidak di ketahui,yang jelas kini tak ada raut kekhawatiran di wajah cantik kedua perempuan itu
sedangkan di tempat lain kini Harlan tersenyum puas mendapat pesan dari orang suruhan nya jika tugas mereka sudah di kerjakan dengan baik,dan tengah dalam perjalanan menuju kediaman Harlan
“Akhirnya kita akan bersama Yunita.” ucap Harlan tersenyum menyeringai, membayangkan jika nanti ia akan menikah dan bersama dengan Yunita selama nya
Tak lama kemudian ia di beri tahu jika Yunita sudah di bawa ke dalam ruangan khusus yang telah Harlan siapkan untuk menyambut kedatangan Yunita, mendengar itu dengan cepat Harlan melangkah menuju ruangan khusus itu
tak butuh waktu lama bagi nya untuk sampai di ruangan itu,ia pun membuka pintu nya lalu terlihat seorang wanita yang memakai kebaya putih dengan tangan dan kaki yang di ikat tengah terbaring di ranjang king size yang telah di hias dengan banyak kelopak bunga mawar
Harlan pun kembali melangkah menghampiri wanita itu,ia duduk di tepi ranjang menatap wajah wanita itu yang tertutup oleh rambut,ia pun mencoba menyingkirkan rambut yang menghalangi pandangan nya
“Kau!” ucap Harlan terkejut melihat wanita yang ada di hadapan nya
Di kediaman Brasmayanto kini tengah kacau lantaran Regan tak mengizinkan satu tamu pun untuk keluar dari sana,bukan tanpa alasan ia melakukan itu,ia yakin jika ada yang membantu Harlan dalam rencana penculikan Yunita
semua keluarga kini tengah hening dalam pikiran masing masing begitu pula dengan Sandra yang begitu takut memikirkan jika dia ketahuan terlibat dalam penculikan Yunita
“Dia orang nya pak!”
...Terima kasih telah membaca cerita ku sampai bab...
...ini, semoga readers suka dan jangan lupa untuk memberikan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan atau ketidakpuasan di cerita ku🥰...
...Mohon dukungan untuk karya ku ya dengan like, komen dan vote supaya author rajin up🥰🙏...
...Author juga minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ sesuai penilaian readers,terima kasih🥰🙏...
__ADS_1