MY COLD DOCTOR

MY COLD DOCTOR
BAB 71


__ADS_3

“Regan,aku bersumpah tidak pernah melakukan nya dengan orang lain.” teriak Yunita ketika melihat Regan yang berlari memasuki rumah


Tanpa pikir panjang Yunita pun berlari mengejar Regan yang entah sejak kapan sudah berada di depan kamar mereka,tanpa memperdulikan tatapan heran dari keluarga nya,Yunita terus melangkah menghampiri sang suami


“Mereka kenapa? kenapa Yunita berteriak?” tanya Yoonia


Keluarga nya jelas tak tahu menahu tentang hal ini lantaran mereka seharian dirumah bersama nya,Tanpa pikir panjang mereka pun menyusul kedua pasangan itu lantaran merasa ada yang tidak beres


Sedangkan di kamar kini Yunita panik menggedor pintu kamar mandi lantaran Regan yang tak kunjung membuka nya,entah apa yang pria itu lakukan hingga harus mengunci pintu kamar mandi nya


“Regan buka dulu,aku bersumpah aku juga tidak tahu kenapa ini bisa terjadi.” ucap Yunita lirih,tak hanya suara nya yang bergetar bahkan air mata nya pun kini sudah mengalir melewati pipi nya


Tangan nya masih saja menggedor pintu sedangkan tubuh nya kini sudah turun ke lantai,ia benar benar yakin jika kini Regan tengah marah besar pada nya lantaran hamil di saat pernikahan mereka masih terbilang baru


Tak lama terdengar suara Bunda Mira yang memanggil Yunita lantaran melihat Putri nya yang kini duduk bersimpuh di lantai,jelas ia panik lantaran wajah Yunita kini juga basah,mereka semakin yakin jika ada yang tidak beres pada Yunita dan Regan


“Astaghfirullah aladzim nak,kenapa duduk di lantai? ini kenapa? kenapa Nita menangis?” tanya Bunda Mira panik,ia membantu Yunita untuk berdiri dan membawa nya menuju lantai


Yunita tak henti henti nya menangis,ia juga tak mampu untuk menjawab pertanyaan Bunda nya,bingung harus mengatakan apa tidak mungkin kan ia mengatakan jika ia tengah hamil,jelas keluarganya akan berpikiran yang tidak tidak


“Nita..”


Terdengar suara pintu di buka membuat semua orang menoleh,Regan keluar dengan wajah basah,mungkin ia mencuci wajah nya karena tak ingin ada orang yang tahu jika ia habis menangis


“Regan,dengar kan aku,aku bersumpah aku tidak melakukan nya dengan siapapun selain kamu.”


Yunita menggenggam kedua tangan Regan,berharap pria itu akan mempercayai semua ucapan nya,namun Regan justru memberikan respon lain,ia bingung dengan maksud ucapan Yunita


Jelas ia bingung,baru saja keluar dari kamar mandi mengeluarkan semua isi perut nya,kini ia di suguhkan dengan wajah cantik Yunita yang terlihat basah,belum lagi ucapan Yunita yang sama sekali tak ia pahami


“Apa?” tanya Regan bingung,namun tangan nya menyeka air mata Yunita,ia benar benar tidak suka jika ada air mata yang merusak kecantikan wajah istri nya itu


“Sebenar nya ini ada apa?” tanya Yoonia yang benar benar bingung dengan situasi sekarang

__ADS_1


Regan hanya menaikkan bahu nya lantaran ia juga tak tahu apapun, yang jelas kini perut nya masih terasa tidak baik baik saja


“Oh,Kami ingin memberitahu sesuatu yang penting pada kalian, mungkin kalian akan sangat terkejut.” ucap Regan dengan wajah serius nya,sekilas ia menatap Yunita yang kini semakin panik,takut jika Regan nanti akan menuduh nya


“Apa? jangan bikin penasaran.” ucap Yoonia sedikit maju lantaran merasa sangat penasaran


“Yunita sebenarnya.. eummmm!!”


Belum sempat Regan menyelesaikan ucapan nya,Yunita terlebih dahulu membungkam mulut Regan dan telapak tangan nya,tentu hal itu membuat seluruh keluarga menatap aneh pada Yunita


Regan pun menepis tangan Yunita,heran sekali dengan sikap istri nya sejak dari rumah sakit,bukan kah ia yang sangat menginginkan seorang anak? tapi kenapa dia bersikap seolah olah tidak bahagia?


“Kamu pake handbody apasi? bau nya gaenak!” ucap Regan kesal,lantaran ia memang merasa tidak suka dan mual mencium aroma handbody yang Yunita gunakan


“Yang biasalah,biasa nya kamu suka tuh malahan sering cium.” jawab Yunita kesal lantaran tak terima dengan ucapan Regan,padahal selama ini Regan selalu memuji aroma tubuh nya namun sekarang ia justru tidak suka sama sekali


“Nita! ga boleh gitu sama suami!” ucap Bunda Mira mengingat kan,Putri kedua nya itu memang sedikit sulit untuk di peringati


Regan menghela nafas panjang,istri nya itu benar benar tidak peka dengan kondisi Regan saat ini yang di sebabkan oleh janin yang ada dalam perut nya


“Regan mau ngomong apa tadi?” tanya Brasmayanto ikut penasaran


Regan hendak menjawab namun lagi lagi di gagalkan oleh Yunita


“Biar Nita aja yang bilang.”


Yunita menarik nafas panjang sebelum ia mengatakan hal yang sebenarnya,ia menatap satu persatu wajah keluarga nya kini,entah bagaimana reaksi mereka nanti setelah Yunita memberitahu kan kebenaran nya,mungkin marah atau menuduh nya,pikir Yunita


Semua keluarga kini merasa tegang,entah hal apa yang akan kedua pasangan itu umumkan namun di lihat dari tingkah laku mereka mungkin hal yang baik atau juga buruk


“Sebenar nya Nita.. Nitaaa..”


“Dia Hamil.” ucap Regan yang sabar dengan Yunita yang begitu lemot memberitahu hal semudah itu,entah apa yang istri nya itu pikirkan hingga memberitahukan hal baik saja ia merasa ketakutan

__ADS_1


Berbeda dengan yang di pikirkan oleh Yunita,seluruh keluarga nya justru bersorak bahagia,Bahkan Yoonia dan Bunda Mira langsung memeluk tubuh Yunita seraya mengucapkan selamat pada kedua pasangan itu


Yunita hanya mematung lantaran bingung mengapa seluruh keluarga nya tidak marah atau menuduh hal yang bukan bukan pada nya? entah mengapa ia merasa bodoh saat ini


“Kalian tidak marah?” tanya Yunita dengan wajah polos nya


Semua orang yang awal nya bersorak bahagia kini mendadak diam menatap Yunita yang mengerutkan kening nya


“Kenapa marah? justru mereka bahagia karena kau akan menjadi seorang ibu.” Jelas Regan melihat tingkah Yunita yang semakin kesini semakin kesana


“Kau juga tidak marah?” tanya Yunita lagi


Regan menggeleng,untuk apa ia marah? memang ia sempat meminta untuk menunda namun ia juga tidak marah saat ini


“Kau ini kenapa?” Tanya Yoonia heran pada adik nya itu,jelas ini adalah kabar bahagia namun ia justru mengatakan hal yang tidak masuk akal


“Nita hamil loh,padahal umur pernikahan Nita dan Regan itu belum genap sebulan. Kalian tidak mau menuduh Nita?”


Semua orang kini saling menatap hingga akhir nya tawa mereka pecah melihat betapa polos nya Yunita saat ini, jelas kini mereka mengerti kenapa Yunita bersikap aneh sejak tadi


“Jadi kau berpikir sedang hamil di luar nikah?” ucap Yoonia asal, lalu mendapat tepukan dari sang suami lantaran merasa itu bukan hal yang baik untuk di katakan di saat kondisi nya dan Yunita tengah berbadan dua


Yunita merasa kesal mendengar tawa dari seluruh keluarga nya,padahal ia benar benar takut tapi bisa bisa nya keluarga nya


“Dengar kan aku,Usia kehamilan di hitung dari Hari Pertama Haid Terakhir atau HPHT. Hitungan dengan cara ini mengasumsikan pembuahan terjadi pada hari ke 14 dalam siklus haid,jadi kau tidak perlu memikirkan hal yang tidak tidak,kau paham?


Setelah mendengar penjelasan Regan,bukan nya mengerti Yunita justru menggeleng lantaran memang belum paham,Regan hanya tersenyum lalu mengacak rambut Yunita dengan gemas


“Nanti aku jelas kan.” ucap Regan mengecup kening Yunita,entah memang lupa atau sengaja jika kini seluruh keluarga tengah berada di hadapan mereka


Lanjut? kalau mau lanjut jangan lupa like,dan Komen,author bener bener putus semangat mau nulis🥺🙏


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA CERITA KU SAMPAI BAB INI,SEMOGA READERS SUKA DAN JANGAN LUPA UNTUK LIKE, KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA SESUAI PENILAIAN READERS, TERIMA KASIH

__ADS_1


__ADS_2