MY COLD DOCTOR

MY COLD DOCTOR
BAB 48


__ADS_3

Budayakan like setelah baca ya, Happy reading 😘


Akhirnya hari pernikahan tiba,pagi pagi sekali Yunita sudah di ganggu oleh sang kakak,bagaimana tidak? Hari sudah terang tapi Yunita masih bersembunyi di balik selimut nya padahal hari ini adalah hari pernikahan nya


“Bangun Yunita,ini sudah pagi!” ucap Yoonia yang sedari tadi mencoba untuk membangunkan adik nya itu,sudah hampir menjadi istri orang tapi kebiasaan susah bangun nya masih belum hilang


Begitu lah Yunita,ia paling susah untuk di bangunkan,bahkan ia sudah mengatakan pada Regan dan ia juga mengatakan jika cara tidur nya sangat jelek,Namun Regan menjawab nya dengan jawaban yang sangat menyebalkan di telinga Yunita


“tidak masalah jika tidur mu jelek,nanti akan ku ikat saja kau supaya kau tidur dengan aman dan tidak mengganggu ku.”


tentu saja Yunita protes,seumur hidup ia belum pernah di ikat hanya karena cara tidur nya yang sangat jelek, Bahkan kakak nya yang sampai terjatuh dari tempat tidur saja tidak pernah mengikat nya


“Biarkan aku tidur kak,karena nanti malam Regan tidak akan membiarkan ku tidur nyenyak.”


Masih teringat di otak nya ucapan Regan yang mengatakan jika malam pertama ia akan di buat kelelahan hingga pagi


“kau akan merasakan nya jika kau sudah sah menikah!” kesal juga lantaran Yunita selalu saja bisa menjawab ucapan nya dengan jawaban yang tepat, padahal otak adik nya itu dulu tidak terlalu pintar,tapi semenjak menjadi calon istri orang yang pintar ia malah ketularan pintar,pikir Yoonia


“Astaga kak!! apa ini karena bawaan bayi mu?” Kakak nya yang berulah tapi bayi yang belum lahir menjadi korban tuduhan Yunita, ia kesal lantaran kakak nya melempar nya dengan bantal tanpa henti


“Jangan nistakan bayi ku ya! cepat lah mandi atau mau ku mandi kan kau di kasur ini?” ancam Yoonia namun Yunita masih benar benar enggan bergerak dari kasur empuk nya


“Anii!! ambil kan air satu ember!!” pekik nya seketika membuat Yunita segera berlari ke kamar mandi,ia tahu jika ancaman kakak nya tidak hanya di mulut saja


Yoonia tersenyum puas melihat Yunita yang akhirnya memutuskan untuk segera mandi meskipun butuh waktu untuk bergerak dari kasur kesayangan nya

__ADS_1


“Cepat lah MUA nya sudah menunggu,ingat akad kalian 3 jam lagi!” pekik Yoonia dari depan pintu kamar mandi, sengaja ia berteriak agar Yunita mendengar nya dengan jelas


Di ruangan lain dengan tempat yang sama Sindy kini tengah di rias oleh MUA,memang ruangan nya dengan Yunita berbeda lantaran tak ingin jika nanti para MUA di buat pusing dengan tingkah laku kedua sahabat itu


15 menit di kamar mandi akhir nya Yunita keluar setelah menyelesaikan ritual mandi nya,ia di sambut oleh 3 orang wanita yang di yakini adalah MUA yang akan merias nya


Yunita pun langsung di rias oleh wanita wanita itu,tak terlalu tebal lantaran wajah Yunita memang sudah cantik alami bahkan wajah nya sangat mulus melebihi jalan tol


2 jam berlalu,Yunita dan Sindy pun sudah siap dengan kebaya cantik mereka yang berwarna putih, keluarga Sindy pun juga sudah datang ke kediaman Brasmayanto,tinggal menunggu keluarga mempelai pria nya saja


Dan si saat ini lah Sandra menjalankan rencana yang sudah ia susun dengan sang kakak, keadaan pun seperti tengah berpihak pada mereka,para tamu undangan yang datang tidak terlalu ramai lantaran hanya para rekan bisnis dan keluarga besar mereka saja yang di undang


dan para penjaga hanya di tempat kan di luar rumah saja,hal itu memudahkan rencana mereka untuk menculik Yunita,Dan para MUA yang telah selesai merias Yunita dan Sindy pun kini sudah terlihat keluar dari ruangan dua calon pengantin itu


mereka mengira jika pria pria itu di tugaskan untuk menjaga kamar pengantin, setelah mengantar para pria itu dan memberitahu di mana letak kamar Yunita,Sandra pun memilih pergi agar tidak di curigai nanti nya


para pria itu menunggu keadaan aman baru lah salah satu dari pria itu masuk ke dalam kamar sedangkan yang dua menunggu di depan kamar Yunita dengan bermodalkan sapi tangan yang sudah di beri obat bius


Pria itu masuk dan terlihat seorang wanita yang di yakini sebagai Yunita tengah duduk di tepi ranjang dengan posisi membelakangi pintu masuk kamar itu ia tak sadar jika ada seorang pria yang tengah berusaha menculik nya


Dengan mudah pria itu membekap mulut Yunita hingga tak butuh waktu lama target pun pingsan lantaran menghirup obat bius yang ada di sapu tangan tersebut


setelah berhasil,pria itu memberi isyarat pada salah satu teman nya untuk membantu membawa Yunita keluar dari sana,satu orang pria itu pun masuk untuk membantu teman nya namun mereka bingung bagaimana cara membawa Yunita keluar?


“Di sana ada karpet,kita masukan saja dia kedalam karpet itu.” ucap yang satu nya yang cukup cerdik seperti sudah ahli dalam hal culik menculik

__ADS_1


Dengan cepat mereka merentangkan karpet tersebut lalu merebahkan Yunita di atas nya,Mereka melihat karpet tersebut dengan hati hati lalu membawa nya keluar,beruntung suasana di lantai dua itu sangat sepi jadi mereka dengan mudah membawa Yunita


sempat di hentikan saat berada di luar rumah,namun mereka berhasil lolos dengan alasan karpet nya kotor karena ke tumpahan makanan, dan tuan rumah lah meminta mereka untuk membuang karpet tersebut


Mereka pun berhasil membawa Yunita pergi dari kediaman brasmayanto, tak lama kemudian mobil keluarga Regan pun terlihat memasuki pekarangan rumah Brasmayanto


Mereka di sambut dengan baik oleh kedua keluarga itu tentu saja keluarga Brasmayanto dan Albert, meskipun ada sedikit percekcokan antara keluarga Maheswara dan Albert namun tidak mungkin mereka menunjukkan perselisihan itu di depan para tamu


Akhir nya waktu yang nanti nantikan segera tiba,Akad pertama di lakukan oleh Ryan dan Sindy,semua pun berjalan lancar tanpa hambatan sedikit pun


lalu tiba lah waktu untuk Regan dan Yunita,Regan yang selama ini selalu terlihat tenang mendadak menjadi gugup saat ini


“padahal hanya mengucapkan akad saja tapi kenapa aku menjadi se gugup ini?” ucap nya membatin,tangan nya tak henti henti mengibas untuk menghilangkan rasa gugup nya


“panggilkam pengantin wanita nya.” ucap pak penghulu,Bunda Mira pun berdiri hendak menjemput sang putri namun di tahan oleh Sandra


“Biar Sandra saja nyonya.” tawar nya,bunda Mira pun hanya mengangguk membiarkan Sandra menjemput Yunita,namun tak lama Sandra kembali dengan wajah panik


“Nyonya,kak Sandra tidak ada di kamar!”


...*Terima kasih telah membaca cerita ku sampai bab ini, semoga readers suka dan jangan lupa untuk memberikan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan atau ketidakpuasan di cerita ku🥰...


...Mohon dukungan untuk karya ku ya dengan like, komen dan vote supaya author rajin up🥰🙏...


...Author juga minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ sesuai penilaian readers🥰🙏*...

__ADS_1


__ADS_2