
Sinar mentari pagi kini menyapa sepasang suami istri yang kini masih berada di balik selimut mereka dengan nyaman,dengan posisi saling memeluk lantaran baru saja melakukan pergulatan rutin di malam hari
Lebam lebam di wajah nya lantaran sebuah kesalahpahaman kemarin malam pun tak membuat nya beristirahat sepanjang malam,ia justru mengajak istri nya untuk berolahraga bahkan tak sebentar
Yunita pun tak menolak lantaran ia juga menginginkan nya karena ingin segera hamil agar bisa merasakan mengidam yang aneh aneh hingga memberatkan suami nya yang tampan itu
Yunita bangun lebih dulu,entah mimpi apa ia kemarin malam yang membuat bangun lebih awal dari pada Regan,Yunita tak segera bangkit dari ranjang nya,ia memilih menatap wajah tampan suami nya itu terlebih dahulu
Meskipun ada lebam tapi tetap wajah Regan terlihat tampan bahkan saat tidur,memang benar orang bilang jika ingin melihat ketampanan atau kecantikan seseorang maka lihat lah saat mereka tidur
Itu lah yang kini Yunita lakukan,menatap dan mengagumi ketampanan suami nya itu, beruntung ia yang mendapat kan nya terlebih dahulu jika tidak maka ia tidak akan bisa menikmati pemandangan seperti ini setiap pagi
“Tampan,pantas saja banyak yang naksir.” ucap nya kini jari nya menelusuri wajah tampan Regan mulai dari kening,hidung dan bibir sensual Regan yang begitu menggoda
“Aku akui aku sangat beruntung mendapatkan mu,tapi kau juga tak kalah beruntung mendapatkan aku yang cantik,baik, pengertian,tidak cemburuan.” ucap nya memuji diri sendiri lantaran selama ini Regan tak pernah memuji nya selain mengatakan cantik
Tak cemburu kata nya,padahal baru saja kemarin ia menunjukkan posesif nya pada Regan saat Zabrina yang ia sebut boneka sabrina menatap wajah tampan suami nya itu dengan senyum laknat
“Kamu tau? kamu itu GGGR. Ganteng Ganteng Gak Romantis.” ucap nya setelah itu ia terkekeh,mengapa kata itu bisa terlintas di otak nya
”Bisa gak sih sikap dingin nya di buang jauh jauh? wajah tampan mu itu tidak cocok dengan kepribadian mu yabg dingin.”ucap nya lagi, ia tak menyadari jika sejak tadi ia berbicara sendirian
“Apa kau ingin aku ramah pada semua orang termasuk wanita lain selain diri mu?” Yunita tersentak kala Regan yang ia kira tidur kini bersuara menjawab pertanyaan nya
__ADS_1
Regan membuka kedua mata nya lalu menatap kedua manik coklat milik Yunita,mata yang begitu indah yang membuat nya jatuh cinta dulu
“Apa kau ingin aku menatap wanita lain selain diri mu?” lagi Regan mencecar nya dengan pertanyaan padahal pertanyaan sebelum nya saja belum ia jawab
Yunita menggelengkan kepala nya,bukan itu maksud nya meminta Regan untuk membuang sikap dingin nya,ia hanya ingin merasakan sikap romantis Regan saat mereka di luar rumah
Namun Yunita tak menyadari jika selama ini Regan dingin dan tak pernah menatap orang sekitar lantaran ingin menjaga pandangan nya dari wanita lain,ia tak ingin membuat istri nya nanti salah paham dan cemburu
“Dan kau bilang apa? kau tidak pernah cemburu? mau ku ingat kan seberapa posesif nya diri mu sejak sekolah dulu?” ucap Regan membuat istri nya itu merasa malu bahkan kini kedua pipi nya bersemu merah mengingat bagaimana bar bar nya ia dulu mengancam siswi lain untuk menjauhi Regan
“Mau ku ingat kan,Hem?”
Yunita hanya menyengir ia benar benar malu mengingat hal itu namun ia tak merasa menyesal Lantaran usaha nya dulu tidak sia sia,nyata nya sekarang Regan menjadi suami nya
“Tidak,aku sudah ingat.” ucap nya mengecup dagu Regan dengan cepat lalu ia bangkit dari tempat tidur nya dan segera berlari ke dalam kamar mandi,takut jika Regan akan masuk juga mengingat suami nya itu sangat suka mandi bersama dengan nya
“Dia sudah tahu isi otak ku.” ucap Regan terkekeh saat hendak menyusul Yunita ke kamar mandi namun sudah di kunci oleh Yunita dari dalam
Ia pun memilih untuk menunggu saja sambil memainkan ponsel nya,namun tiba tiba terlintas di otak nya untuk membuka sosial media milik istri nya itu lantaran selama menikah ia tak pernah membuka isi ponsel Yunita
Hal yang pertama ia buka adalah aplikasi bewarna hijau dengan logo telepon,dengan detail ia memeriksa dengan siapa saja istrinya itu berkomunikasi namun tak ada yang mencurigakan karena Yunita bahkan tak berkomunikasi dengan pria lain
Setelah puas memeriksa sosial media istri nya yang tidak mencurigakan ia pun memilih untuk meletakkan kembali ponsel Yunita namun ia urungkan ketika mengingat jika ia belum memeriksa foto yang ada di ponsel Yunita
__ADS_1
Ia pun memencet foto di ponsel Yunita,tak ada yang aneh karena kebanyakan tersimpan foto foto nya yang cantik dengan pakaian terbuka nya dulu,lalu foto foto pernikahan mereka dan foto foto Yunita bersama sahabat nya yaitu Sindy
Regan bernafas lega lantaran merasa Yunita memang tipe wanita yang setia,dan pantas untuk ia banggakan nanti nya,namun tiba tiba pandangan nya tertuju pada album yang berjudul London negara di mana Yunita pernah tinggal hanya untuk melupakan nnya
Ia pun membuka album tersebut melihat foto foto cantik Yunita,tak hanya foto Yunita bahkan di sana juga ada beberapa foto pemandangan indah di London,namun tiba tuba gerakan tangan nya terhenti kala jari nya menggeser foto Yunita bersama pria bule
Dengan menggunakan kaos merah muda dan berpose V ia berfoto dengan pria bule tersebut
Regan memanas,ia tahu jika foto tersebut sudah lama di ambil namun tetap saja ia tak terima Lantaran Yunita masih menyimpan foto nya bersama pria lain yang Regan tidak ketahui siapa pria itu
Secara kebetulan Yunita baru saja selesai dengan ritual mandi nya,dengan rambut basah dan handuk yang melilit di tubuh nya Yunita menghampiri suami nya yang kini terlihat serius menatap ponsel
“Sedang apa? kenapa serius sekali?” tanya nya berjalan menuju meja rias yang berada di dekat ranjang,ia pun mengeluarkan hairdryer dari laci meja tersebut untuk mengeringkan rambut nya yang basah
Melihat tak ada jawaban dari sang suami membuat Yunita menoleh,ia mengerutkan kening nya kala melihat Regan yang begitu serius menatap ponsel,lalu ia sadar jika yang Regan pegang adalah ponsel nya
“Ada apa?” tanya Yunita kini duduk di hadapan Regan,ia merasa khawatir lantaran pria itu kini membeku dengan posisi nya,ia tengah kesurupan atau bagaimana? pikir Yunita
Setelah cukup lama diam akhir nya Regan menatap Yunita dengan mata yang sudah berkaca-kaca membuat Yunita merasa kebingungan
“Kamu jahat!” ucap nya menangis di dalam dekapan Yunita,Yunita mengerutkan kening nya aneh dengan sikap Regan yang tiba tiba menjadi cengeng
__ADS_1
“Aku kenapa?”
Terima kasih telah membaca cerita ku sampai bab ini, semoga readers suka dan jangan lupa untuk dukungan nya dengan like,komen dan vote sekalian beri rate nya sesuai penilaian readers,terima kasih🥰🙏