MY COLD DOCTOR

MY COLD DOCTOR
BAB 80


__ADS_3

Dua hari berlalu kini Regan harus kembali aktif bekerja di perusahaan nya,hari ini ia ada meeting penting dengan klien nya, mereka akan menandatangani kontrak besar


Cukup sulit bagi pemula seperti nya untuk memenangkan tender proyek ini namun dengan kecerdasan nya ia berhasil memenangkan nya


Sesuai dengan informasi dari asisten klien nya, klien nya itu meminta untuk bertemu di sebuah restoran,jujur Regan tidak tahu siapa orang yang akan temui lantaran saat rapat orang tersebut tidak bisa hadir di karenakan ada kendala


Ia pun setuju saja lantaran waktu juga menunjukkan jam makan siang hingga membuat nya berpikiran untuk sekalian makan siang bersama,tak lupa ia mengirim pesan pada Yunita agar tidak perlu menyiapkan makan siang untuk nya


“Hari ini aku ada meeting dengan klien ku,jadi tidak perlu menyiapkan makan siang karena aku akan makan siang di luar.” isi pesan tersebut


Tak butuh waktu lama centang dua kini berubah menjadi centang biru,lalu mengetik. “Yah,padahal aku sudah memasak,aku bawa ke rumah kak Yoonia saja ya?” jawab Yunita yang sedikit kecewa lantaran ia sudah selesai memasak


Regan sedikit merasa bersalah lantaran terlambat untuk memberitahu Yunita akan rapat nya itu,ia pun terpaksa mengizinkan istri nya itu untuk pergi berkunjung ke rumah kakak nya


Bukan tak suka,hanya saja jika Yunita keluar rumah tanpa diri nya membuat Regan sedikit khawatir akan terjadi sesuatu pada istri nya itu


“Baik lah tapi ingat, pulang sebelum malam,jangan lupa makan,jangan terlalu lelah,dan yang paling penting jangan lupa memikirkan ku.”


Hal yang setiap hari Regan ketik namun mampu membuat Yunita tersipu malu setiap hari pula,semakin hari suami nya itu semakin sweet bahkan ia lupa jika dulu Regan pernah cosplay jadi beruang kutub


“Siap Daddy.” balasan terakhir Yunita karena setelah nya ia tak memperhatikan ponsel nya lagi lantaran harus menyiapkan makanan yang akan ia bawa ke kediaman sang kakak


Regan pun kini menutup ponsel nya setelah membaca pesan balasan dari sang istri,tak lama kemudian mobil yang ia tumpangi kini berada di depan sebuah restoran yang biasa ia dan Yunita kunjungi


Ya restoran mewah satu satu nya yang Yunita sukai karena makanan nya yang cocok di lidah istri nya itu,Regan tersenyum tipis memikirkan istri nya yang kini mungkin tengah berada di dalam perjalanan menuju kediaman Yoonia

__ADS_1


“Sudah lama sekali kami tidak ke sini.” ucap nya mengingat memang sudah lumayan lama mereka tidak berkunjung ke restoran tersebut menyicipi makan makan yang enak di sana setelah kehamilan Yunita


“Kapan kapan aku akan mengajak nya ke sini,dia pasti sangat senang.” ucap nya lagi tanpa di sadari kini ia berbicara sendiri hingga menarik perhatian orang orang yang berada di sekitar


“Ganteng ganteng kok aneh!” ucap orang orang tersebut membuat Regan mencebik,bisa bisa nya mereka mengatakan ia aneh


Tak ingin semakin mendapat perhatian dari orang orang Regan pun memilih untuk segera masuk ke dalam restoran tersebut,Refi, asisten Regan yang sudah memesan ruangan VIP pun memberi arah jalan Regan untuk memasuki ruangan tersebut


“Klien kita masih di jalan pak.” ucap Refi setelah Regan mendarat kan bokong nya di sofa merah tersebut


Regan mengangguk tak masalah bagi nya menunggu sebentar, bagaimana pun ia harus bersikap sopan lantaran yang kini ia tangani adalah proyek bernilai tinggi


10 Menit berlalu,tak seperti ucapan sebelum nya kini Regan justru merasa gusar lantaran merasa terlalu lama menunggu,sesekali kaki nya bergerak menghilangkan rasa bosan nya


“Kenapa lama sekali?!” kesal Regan pada akhir nya,hal ini lah yang di takuti Refi sejak tadi,takut jika bos nya itu tidak sabar menunggu dan meluapkan emosi pada nya


“Permisi,maaf saya sedikit terlambat.” ucap Seorang wanita yang baru saja datang dan duduk di hadapan Regan


“Kau!” ucap Regan membesarkan pupil mata nya lantaran merasa terkejut dengan kehadiran orang yang begitu ia kenali


“Hai Regan!” ucap Zabrina


Ya Boneka Zabrina lah yang menjadi klien Regan,Regan yang tidak peduli dengan kehidupan Zabrina tentu saja tidak tahu jika wanita itu yang menjalankan perusahaan keluarga nya


“Jadi kau?”

__ADS_1


Zabrina mengangguk sebelum Regan menyelesaikan ucapan nya yang masih terkejut dengan kenyataan ini,entah mengapa ada rasa menyesal telah memenangkan proyek ini jika tahu Zabrina lah klien nya


“Maaf saat rapat sebelum nya aku tidak bisa datang karena ada kendala.” ucap nya tersenyum


Sedangkan Regan kini mencebik,memang salah bahkan sangat salah karena ia tak datang saat itu,karena jika tidak mungkin Regan tidak akan berurusan dengan nya saat ini


Namun apa boleh buat,nasi sudah menjadi bubur,tidak mungkin ia membatalkan kerja sama ini lantaran akan merugikan perusahaan nya,mau tak mau Regan pun tetap melanjutkan nya,soal Yunita ia bisa bicara nanti


Setelah cukup lama ia berdiskusi dengan Zabrina mengenai proyek mereka,akhir nya pertemuan itu di akhiri tanpa ada makanan yang masuk ke dalam perut Regan,jujur saja sejak tadi pikiran nya terus tertuju pada Yunita


“Baik lah,terima kasih atas kerja sama nya,kalau begitu saya pamit dulu.” ucap Regan kemudian keluar dari ruangan tersebut


Jelas Zabrina tak ingin melewatkan kesempatan untuk mendekati Regan,dengan tidak tahu malu ia berlari mengejar Regan hingga berada di depan restoran saat Regan hendak memasuki mobil nya yang sudah menunggu di tepi jalan


Secara bersamaan high heels yang Zabrina kenakan medadak tak seimbang sehingga membuat nya hampir saja terjatuh jika saja Regan tak menangkap nya lantaran berada di hadapan nya,tentu ia tak ingin jika nanti tubuh nya terluka akibat tertimpa tubuh Zabrina


Bukan adegan pelukan,hanya memegang kedua lengan Zabrina namun wanita itu justru mengambil kesempatan dengan menjatuh nya diri nya di dada bidang milik Regan


“Aw! seperti nya kaki ku terkilir.” ucap Zabrina meringis kesakitan, ralat lebih tepat nya pura pura meringis kesakitan lantaran kaki nya baik baik saja


Regan pun hanya diam menatap Zabrina yang kini tengah merangkul nya. “Singkirkan tangan mu dari tubuh ku!” ucap nya menepis tangan Zabrina namun bukan nya menjauh Zabrina justru terhuyung kebelakang sambil menarik tubuh Regan


Regan yang tak siap pun ikut terhuyung namun beruntung kaki nya bisa menahan hingga akhirnya terjadi lah adegan adegan slowmo dimana pria menahan berat tubuh wanita dengan kedua tangan nya berada di pinggang wanita itu


Sedangkan di mobil lain kini sepasang mata menatap adegan Regan dan Zabrina dengan tatapan tajam,demi memastikan ia pun menghentikan mobil nya yang hampir saja melaju

__ADS_1


“Bukan kah itu Regan dan Boneka Sabrina?”


Jangan lupa untuk like,komen dan vote, terima kasih 🥰🙏


__ADS_2