MY COLD DOCTOR

MY COLD DOCTOR
BAB 88


__ADS_3

Terik nya sinar matahari di siang hari itu jelas membuat kedua pasangan itu merasa kepanasan meskipun pendingin ruangan di rumah mereka berfungsi dengan baik, terlebih Yunita saat ini yang sangat menginginkan es krim di cuaca yang panas seperti ini


“Sayang,aku ingin es krim,ayo kita beli.” ucap nya merengek seraya menarik tangan Regan agar segera bangun dari duduk nya


Regan yang tengah duduk bermalas-malasan di sofa tentu saja terganggu,cuaca yang sangat panas ini membuat nya enggan untuk keluar rumah,sebisa mungkin ia menunda agar tidak keluar dari kediaman nya itu


“Sore saja ya? siang ini terlalu panas sayang.” ucap nya menatap ke luar jendela,benar benar sangat panas bahkan ia harus menyipitkan mata nya untuk melihat keluar


Yunita merengut, padahal mereka pergi menggunakan mobil tapi suami nya itu benar benar berlebihan,ia yang mengandung dan membawa bayi mereka kemana mana tapi suami nya itu yang justru merasa begitu berat


“Lihat nak,Daddy mu tidak sayang padamu.” ucap Yunita berbicara pada perut nya seraya mengusap nya di hadapan Regan


Jelas pria itu tidak terima jika ia di adukan pada bayi mereka tidak menyayangi nya,padahal sebisa mungkin ia selalu menuruti permintaan Yunita selama ini,namun hanya karena sekali Regan menolak ia sudah di adukan yang tidak tidak


“Hey,jangan memprovokasi baby kita ya.” ucap Regan merengut kesal


“Memprovokasi apa nya? bukan kah dulu kau mengatakan hujan,badai,angin topan pun akan kau tempuh demi menuruti keinginan ku,eh maksudku keinginan baby kita? tapi lihat lah sekarang,panas sedikit saja kau sudah menolak.”


Regan hanya bisa gigit jari mendengar ucapan istri nya itu, bagaimana bisa ia masih mengingat ucapan yang beberapa bulan lalu ia katakan saat membujuk Yunita yang tengah marah


Sedang kan Yunita terkekeh melihat wajah ketakutan suami nya,padahal ia hanya bercanda namun suami nya itu justru menanggapi nya dengan begitu serius


“Makanya ayo cepat kita pergi beli es krim.” ucap Yunita kembali memelas


Regan menghela nafas,jika mini market berada di sekitar sini mungkin ia sendiri yang akan membeli es krim,namun mengingat mini market tidak ada di sini jelas saja ia sangat keberatan


“Tapi sayang cuaca nya sangat panas,nanti kau dan baby akan..”

__ADS_1


Ucapan nya terhenti kala melihat Yunita segera beranjak dari sofa yang mereka duduki,Yunita berjalan menuju pintu rumah mereka seraya memanggil sopir pribadi nya


“Pak Asep, ayo antar saya beli es krim..” ucap nya pada sopir pribadi nya yang tengah duduk bersama para penjaga rumah mereka


Mendengar itu Regan segera menghampiri sang istri lalu menarik tangan nya memasuki mobil mereka,tak ingin jika kemarahan istri nya itu akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan


“Oh astaga kunci nya!”


Sangkin kan panik nya ia bahkan melupakan kunci mobil nya yang masih berada di dalam rumah,dengan cepat ia berlari memasuki rumah nya tak ingin istrinya itu merasa kepanasan


“Sudah,ayo masuk.” ucap Regan membukakan pintu mobil nya,dengan wajah semanis mungkin,mana mungkin ia akan memperlihatkan wajah kesal nya pada Yunita,karena sama saja ia mengajak wanita itu untuk ribut


Sedangkan Yunita kini mengulum senyum,memang ia tahu bagaimana cara membuat suami nya menuruti semua keinginan nya tanpa harus bersusah-payah memohon


Sepanjang perjalanan tak ada obrolan, Yunita fokus menatap jalanan yang terdapat pohon pohon rindang yang bergoyang lantaran tertiup angin sepoi-sepoi siang itu


Hingga akhirnya mobil yang mereka kendarai kini berhenti di salah satu mini market di kota,tak ingin mencari tempat yang lebih jauh Lantaran hanya ingin membeli beberapa es krim saja


Yunita dengan semangat turun dari mobil bahkan sedikit berlari,selain karena ia begitu menginginkan es krim,ia juga takut terbakar lantaran panas yang begitu terik


“Yunita!!” pekik Regan kala melihat istri nya yang begitu semangat hingga berlari kecil, jelas ia khawatir lantaran kini istri nya itu tengah mengandung


Mendengar suara bariton suami nya jelas wanita itu segera menghentikan langkah nya,ia tak lupa jika tengah mengandung hanya saja panas nya membuat Yunita tak tahan


“Maaf.” ucap nya menyengir kala melihat raut wajah suami nya yang kini sudah tidak bisa di kondisikan lagi


“Jangan berlari,kalau terjatuh bagaimana?” ucap Regan seraya menarik tangan istri nya itu untuk tetap berada di dekat nya,takut jika istri nya itu kembali melakukan hal yang bisa membahayakan nya dan bayi mereka

__ADS_1


“Aku hanya menghindar panas matahari sayang.” ucap nya santai tanpa dosa


Padahal Regan sudah memperingati nya sejak awal jika cuaca sangat panas dan tidak baik untuk nya keluar,namun ia yang bersikeras untuk tetap keluar demi mewujudkan keinginan nya,namun sekarang ia justru mengeluh


“Bukan kah tadi aku sudah..”


“Iya iya salah ku. ayo cepat.” timpal Yunita yang tak ingin mendengar omelan Regan lebih lama lagi,ia pun menarik tangan Regan untuk segera masuk ke mini market tersebut


Tujuan pertama nya yaitu lemari pendingin di mana es krim yang dingin berada,tak tanggung tanggung Yunita mengambil es krim seperti akan memakan nya bersama sepuluh orang lain


“Kenapa banyak sekali? kau yakin bisa menghabiskan nya?” Tanya Regan yang heran melihat banyak nya es krim yang istri nya itu ambil


Yunita mengangguk tersenyum, sebenarnya ia juga tak yakin akan bisa menghabiskan semua es krim tersebut,namun suara hati nya berucap untuk mengambil es krim dengan banyak


Sangkinkan tidak sabar nya Yunita segera memakan es krim yang belum di bayar,Regan hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah istri nya yang seperti anak kecil


Bahkan ia makan dengan belepotan, meskipun terlihat dingin,dengan lembut Regan menyeka sisa sisa es krim yang berada di sekitar mulut istri nya


“Pelan pelan sayang.” ucap Regan mencubit gemas pipi Yunita yang mulai berisi


Tentu saja perlakuan Regan membuat para wanita di sana menjerit tak karuan,merasa Yunita adalah wanita yang sangat beruntung memiliki suami nya sangat perhatian seperti Regan


Yunita sadar jika orang sekitar sedang memperhatikan mereka,namun ia tak ambil pusing Dengan hal itu,ia justru dengan santai menikmati es krim nya,hingga tiba tiba mereka di kejutkan dengan suara seseorang yang tidak asing di pendengaran mereka


“Oh,kita bertemu lagi?”


Jangan lupa untuk like, komen dan vote,terima kasih🥰🙏

__ADS_1


__ADS_2