MY COLD DOCTOR

MY COLD DOCTOR
BAB 73


__ADS_3

Hari hari berlalu dengan teratur, kini waktu nya Regan memulai karir nya sebagai pengusaha di perusahaan papa nya,Pagi ini ia siap dengan jas hitam nya di bantu oleh Yunita


”Nah tampan sekali suami ku..” ucap Yunita menepuk kedua bahu Regan setelah ia selesai memakai kan dasi di leher Regan


“Setiap hari juga tampan.” ucap Regan dengan wajah datar nya,namun nyata nya kini hati nya berbunga bunga mendapat pujian dari istri nya


Sekarang ia memang mudah baper setiap kali mendapat pujian,berbeda sekali dengan dulu yang acuh dengan pujian orang orang


“Tapi hari ini double.” ucap Yunita terkekeh seraya mengecup pipi Regan,Regan pun membalas kecupan Yunita membuat wanita itu memeluk tubuh suami nya dengan erat


“Sudah,sana berangkat nanti terlambat.” ucap Yunita melerai pelukan nya,takut jika nanti Regan justru batal ke kantor lantaran belakangan Regan sangat manja bahkan bisa berakhir di ranjang


Regan melepaskan pelukan nya dengan malas,entah mengapa setelah berpelukan dengan istri nya ia tak ingin lepas lantaran merasa sangat nyaman berada di pelukan Yunita


Regan sedikit membungkuk kan tubuh nya agar sejajar dengan perut Yunita,tangan nya mengusap lembut perut yang masih datar itu lalu mengecup nya dengan penuh cinta


”Daddy berangkat kerja dulu,ingat jangan nakal ya.” ucap nya lembut,Yunita hanya tersenyum melihat tingkah manis suami nya itu


“Daddy juga jangan nakal ya,ingat adek sama mommy di rumah.” balas Yunita dengan menirukan suara anak kecil


“Tidak ada yang bisa mengalihkan pandangan ku dari mu.”


Deg!


Yunita terkejut padahal ia hanya bercanda dengan ucapan nya namun tanggapan Regan justru membuat nya merasa sangat bahagia,entah mengapa sikap suami nya itu semakin manis sekarang,apa mungkin bawaan bayi nya?


“Aku percaya padamu.” lagi Yunita memeluk suami nya,padahal ia sendiri yang mengatakan untuk segera berangkat namun ia juga yang memulai semua nya saat ini


Akhir nya Yunita mengantar Regan sampai di depan rumah, meskipun sudah di larang namun lantaran ini adalah hal pertama bagi nya tentu ia tak ingin melewatkan hal ini


”Nanti aku datang bawa makan siang.” ucap Yunita setelah Regan masuk ke dalam mobil,Regan hanya bisa menghela nafas panjang,sejak tadi ia sudah menolak ucapan istri nya itu,namun Yunita begitu keras kepala untuk di tolak


Bukan tidak suka jika Yunita datang ke kantor nya,hanya saja mengingat kandungan sang istri yang masih sangat muda membuat nya sedikit khawatir dengan keadaan di luar rumah, namun istri nya itu benar benar tak mau menerima penolakan nya

__ADS_1


“Aku,berangkat,ingat jaga diri baik baik,jangan terlalu lelah,duduk diam saja di kamar,kalo ada apa apa panggil bibi yang ada di...”


Brakk!!


“Jalan pak!” ucap Yunita pada sopir


Ia segera menutup pintu mobil lantaran muak mendengar ocehan Regan yang tak akan ada habis nya itu,sudah jutaan kali dalam 2 hari ini ia mengingatkan Yunita dengan apa dan tidak boleh Yunita lakukan


“Dasar cerewet.” ucap Yunita melihat kepergian mobil suami nya,lalu tak lama ia pun memilih untuk masuk ke dalam rumah nya lantaran cuaca yang cukup dingin untuk pakaian nya yang hanya mengenakan dress selutut


Tiiin tiiinnn


Suara klakson mobil pun menghentikan langkah Yunita yang hendak memasuki rumah nya,ia menoleh sembari berbalik badan ke arah mobil yang kini berhenti di depan rumah nya


“Siapa ya?” tanya Yunita dengan sedikit berteriak tanpa berniat untuk menghampiri mobil tersebut,orang itu yang perlu kenapa dia yang harus capek capek menghampiri nya, pikir Yunita


Tak ada jawaban membuat Yunita tak ingin ambil pusing,jika ada hal yang penting tentu orang itu akan keluar dan menghampiri nya,namun jangan kan untuk keluar,membuka jendela mobil nya saja tidak


“permisi.” ucap orang itu,Yunita tersenyum sinis lantaran akhir nya orang tersebut yang menghampiri nya,ia kembali berbalik untuk melihat orang yang membuat nya sedikit kesal


Alangkah terkejutnya ia melihat boneka Sabrina yang mereka temui sebelum nya di sebuah cafe


“Boneka Sabrina?” ucap nya tanpa sadar,tentu Zabrina merasa bingung dengan ucapan Yunita yang menyebut nya boneka Sabrina,boneka yang di kaitkan dengan film horor


“Maksud nya saya?” tanya Zabrina menunjuk diri nya sendiri


Dengan santai Yunita mengangguk,entah sengaja atau memang tidak sadar dengan ucapan nya yang jelas kini Zabrina sedikit terpancing dengan respon Yunita


“Mohon maaf tapi nama saja Z A B R I N A.” ucap nya menekan setiap huruf di nama nya


“Iya sama lah itu.” ucap Yunita santai, seperti nya ia memang sengaja ingin membuat kesal wanita yang ada di hadapan nya saat ini.


“Ada keperluan apa kesini? seperti nya saya merasa tidak memesan online.” ucap Yunita santai memainkan kuku kuku cantik nya yang baru saja di percantik oleh Regan sendiri

__ADS_1


Tentu Zabrina semakin kesal lantaran secara tidak langsung Yunita menganggap nya seorang pekerja online,padahal ia adalah anak dari salah satu pengusaha terbesar di negara ini


“Maaf tapi pekerjaan saya bukan tukang online!” ucap Zabrina sedikit ketus,tak peduli jika nanti Yunita akan merasa kesal lantaran hal itu lah yang menjadi tujuan nya


“Terus mau ngapain kesini?” tanya Yunita lagi


Zabrina tersenyum,seketika ia memasang raut wajah manis pada Yunita membuat wanita merasa jijik dengan hal itu


“Saya ingin bertemu dengan Regan,tidak apa apa kan?”


Tidak apa apa kata nya? istri mana yang akan membiarkan suami nya bertemu dengan seseorang yang berasal dari masa lalu nya,jelas ia tak akan mengizinkan nya


“Ooh bukan tukang online tapi tukang goda suami orang hah?”


Salah sendiri lantaran memulai mencari masalah dengan Yunita, meskipun sudah lama tidak menjambak rambut orang namun ia masih sangat yakin jika kemampuan nya belum hilang


“Jangan asal ngomong ya mbak!” ucap Zabrina tidak terima dengan tuduhan Yunita meskipun hal itu memang ada benar nya


“Terus apa kalau bukan mau goda suami orang? kamu ga punya malu nanyain keberadaan suami orang sama istri nya sendiri?”


Tak hanya Zabrina,bahkan kini Yunita pun ikut terpancing emosi dengan ucapan Zabrina,seketika ia melupakan ucapan ucapan Regan yang meminta nya untuk tidak melakukan apapun yang membahayakan diri nya dan janin mereka


“Saya cuma mau silahturahmi ketemu temen lama.” elak Zabrina,mana ada silahturahmi sampai datang ke rumah bahkan tanpa di undang sama sekali


“Halah hari gini silahturahmi sampe nyusul ke rumah,cukup silahturahmi di cafe kemaren aja kan bisa? udah lah mbak di wajah mbak itu udah keliatan banget aura pelakor nya!” ucap Yunita setengah mengejek


Tentu hal itu tak bisa di terima oleh Zabrina,ia pun sedikit maju mengikis jarak antara nya dan Yunita,tangan nya pun mulai terangkat ingin melayangkan tamparan pada Yunita


“Kau!”


Plakk!!


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA CERITA KU SAMPAI BAB INI,SEMOGA READERS SUKA DAN JANGAN LUPA UNTUK MEMBERIKAN DUKUNGAN NYA DENGAN LIKE,KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA SESUAI PENILAIAN READERS, TERIMA KASIH🥰

__ADS_1


__ADS_2