
...Budayakan like setelah baca ya,Author juga menerima kritikan dan saran, Happy reading 😘...
tak hanya Yunita bahkan Regan pun ikut terkejut mendengar pengakuan dari Sindy,lalu wajah nya menjadi kesal,bukan karena cemburu,hanya saja ia bertaruh dengan Ryan bahwa Sindy tidak akan pernah setuju kembali pada nya,dan sekarang yang terjadi malah sebalik nya bahkan mereka sudah menikah
Tuan Albert jelas Murka mendengar pengakuan dari Putri nya,selama ini putri nya itu mati Matian menyembunyikan ayah dari Darrel dengan alasan tidak ingin mengingat pria itu lagi namun sekarang ia kembali dengan status sudah menjadi istri pria itu?
jujur saja Tuan Albert sangat kecewa lantaran Sindy dengan mudah menerima Ryan,padahal ia lah selama ini yang berada di sisi Putri nya sedari awal hamil hingga melahirkan cucu nya,namun dengan mudah ia kembali dia pria brengsek itu
“Kalian menikah? bagaimana bisa? siapa yang menjadi wali mu? sedangkan papa dan kakak mu tidak hadir di sana?” jelas ia bertanya lantaran bingung siapa yang menjadi wali nikah putri nya jika dia dan putra nya tak hadir di sana
“Aku.”
semua orang menoleh ke sumber suara yang entah kapan berada di ambang pintu,yang jelas semua keluarga Sindy sangat mengenal pria itu,dia adalah adik dari tuan Sandy Albert yaitu Mario Albert
“Adik,kau?” terkejut? jelas saja semua orang terkejut terutama tuan Albert
“Iya aku kak,aku sudah tau semua yang terjadi pada Sindy dan putra nya.” belum usai keterkejutan sebelum nya,ia kembali terkejut lantaran adik nya tahu tentang putri dan cucu nya
“Bagaimana bisa kau..”
“Keponakan ku sudah menceritakan nya kak,aku kecewa pada kakak, bagaimana bisa Kakak menyembunyikan hal sebesar ini pada keluarga mu sendiri?”
terlihat jelas raut kekecewaan di wajah Mario, bagaimana tidak? keponakan nya berada di titik tersulit di hidup nya tapi ia tidak mengetahui apapun
Sindy adalah keponakan kesayangan nya yang sudah ia anggap seperti Putri sendiri lantaran tak memiliki anak perempuan,sedari kecil ia sudah sangat dekat dengan Sindy bahkan ia lebih dekat dari pada kakak nya,tapi ia malah tidak mengetahui apapun tentang keponakan tersayang nya
__ADS_1
Beruntung Sindy menghubungi nya awalnya ia hanya meminta saran saja namun karena paman nya sudah curiga dengan gelagat dari Sindy mau tak mau ia menceritakan kejadian sebenarnya yang menimpa nya
Mario jelas marah lantaran ia tidak di beritahu padahal ia bukan orang lain melainkan keluarga mereka juga,namun marah pun tidak berguna lagi karena semua itu sudah berlalu yang terpenting sekarang memberikan status yang jelas pada Darrel
tak ingin jika Darrel nanti dewasa nya akan di bully tidak memiliki seorang ayah,Mario menepiskan semua kemarahan nya pada Ryan
“Maaf kan kakak,kakak hanya tidak ingin membuat keluarga kita khawatir juga marah,kakak juga takut kalian tidak bisa menerima kehadiran Darrel lantaran ia lahir tanpa seorang ayah.”
tak hanya Mario kini yang sedih tapi tuan Albert pun sama sedih nya ketika mengingat bagaimana sulit putri nya melalui semua ujian yang Tuhan berikan pada nya,hamil, melahirkan bahkan membesarkan putra nya tanpa kehadiran seorang suami,ayah mana yang tidak sedih melihat keadaan Putri nya?
“Lalu kenapa kalian tidak segera menikahkan Sindy dengan ayah dari cucu kalian padahal kalian sudah menemukan pria ini?”
jika selama ini Sandy dan Mario selalu satu pemikiran namun berbeda dengan sekarang,justru Mario lebih bisa berpikir jernih dari pada Sandy yang sudah di butakan oleh kemarahan pada Ryan
“Kak,aku tau kau marah tapi coba kau pikirkan tentang cucu mu nanti ketika dia dewasa,apa kau ingin dia di ejek karena tidak memiliki seorang ayah? apa kau ingin mental nya terganggu lantaran makian dari orang orang sekitar nya? kau tahu sekarang banyak sekali kasus bunuh d*** lantaran mengalami gangguan mental.”
Benar juga ucapan Mario,semua ini hanya lah tentang cucu nya, namun bagaimana Tuan Albert tidak akan bisa menerima Ryan dengan semudah itu,apalagi Bara kakak nya Sindy yang sedari tadi sudah menahan diri untuk tidak menghajar Ryan mengingat jika kini istri nya tengah hamil anak kedua nya
“Tapi aku tetap kecewa pada kalian,terutama kau Sindy.” ucap Tuan Albert pada Putri nya,jelas ia kecewa lantaran Sindy tak meminta izin pada nya,namun jika Sindy meminta izin maka pernikahan itu tidak mungkin terjadi
sengaja ia meminta bantuan paman nya Lantaran tau jika papa nya tidak akan bisa berdebat dengan paman nya mengingat bagaimana sayang papa nya pada paman nya itu
“Kak mungkin kau butuh waktu untuk menerima Ryan sebagai menantu mu,tapi pertimbangan lah semua demi cucu mu,demi masa depan nya. Sindy juga tidak menikah dengan sembarangan pria,Ryan juga anak dari orang yang Kakak kenal bukan?”
memang benar benar keputusan yang paling tepat yang pernah Sindy lakukan seumur hidup nya dengan meminta bantuan paman nya,fakta nya memang kini papa nya itu tengah mempertimbangkan ucapan paman nya
__ADS_1
“Om,tante saya minta maaf atas semua kesalahan yang saya lakukan,saya tau jika meminta maaf saja tidak akan bisa mengulang kembali waktu ke masa lalu,jika dulu saya adalah pacar yang paling tidak bertanggung jawab di dunia ini, maka sekarang saya berjanji akan menjadi suami yang paling bertanggung jawab di dunia ini.”
Sindy menatap lekat Ryan yang kini berdiri di samping nya,entah mengapa ia merasa jika kata kata yang keluar dari mulut Ryan adalah sebuah ketulusan,namun tetap saja ia masih merasa khawatir dan takut dengan keputusan yang akan papa nya buat,ia tahu keputusan yang akan di buat oleh papa nya akan berdampak baik dan juga buruk pada nya
Akhirnya Mario meminta seluruh keluarga untuk berkumpul mendiskusikan tentang hal ini,tak lupa Mario juga meminta Ryan untuk menghubungi kedua orang tua nya karena bagaimanapun mereka juga harus ikut andil dalam membuat keputusan bagi anak mereka
Sempat mengalami percekcokan karena perbedaan pendapat dari keluarga Sindy dan Ryan,tapi beruntung di sana juga ada Mario yang bisa menjadi penengah antara dua keluarga itu
Tuan Albert masih belum ikhlas melepas putri nya pada pria yang kini sangat ia benci,sedangkan Tuan Maheswara yang mungkin merasa bersalah pun menerima dengan ikhlas kehadiran Sindy dan Darrel di keluarga nya mengingat jika mereka juga sudah mengetahui bibit bobot keluarga Sindy
Akhirnya keputusan pun di ambil dengan mengikhlaskan Sindy dan Regan kembali bersama namun tentu saja hal itu tidak membuat Tuan Albert dan Bara putra nya langsung menerima Ryan dengan baik di keluarga nya,semua orang mengerti dengan hal itu mereka pun tak mau memaksa, mungkin memang butuh waktu bagi mereka untuk menerima Ryan
“Baik lah kalau begitu kapan akad nya akan di laksana kan?” tanya Mario yang tentu saja membuat semua orang di sana terkejut kecuali Sindy dan Regan
“Apa maksud mu? bukan kah mereka sudah menikah dan kau yang menjadi wali nya?” tanya Tuan Albert pada adik nya
“Kak,maksud ku aku akan menjadi wali nya nanti jika kakak tidak sanggup,mereka belum menikah,bagaimana mungkin bisa mereka menikah tanpa persetujuan dari keluarga mereka?”
deg!
...Terima kasih telah membaca karya ku sampaii bab ini, semoga readers suka,dan jangan lupa untuk memberikan kritikan dan saran jika terdapat kesalahan atau ketidakpuasan di cerita ku🥰...
...Mohon dukungan untuk karya ku ya dengan like, komen dan vote supaya author rajin up🥰🙏...
...Author juga minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ sesuai penilaian readers,terima kasih🥰🙏...
__ADS_1