
Regan menoleh pada lemari yang Yunita tunjuk, memang di atas lemari itu ada sebuah kotak yang lumayan besar milik Regan, namun apapun alasan nya Regan tetap saja tidak akan mengizinkan istri nya itu untuk melakukan hal itu.
“Apapun alasan nya kau tidak boleh melakukan hal itu lagi Yunita!” ucap Regan
Yunita mengangguk lalu mendorong Regan agar menjauh dari nya, meskipun sempat ketakutan namun bukan berarti ia melupakan kemarahan nya pada suami nya itu
“Ambil kan kotak itu.” ucap Yunita kemudian
Regan menatap sekilas kotak yang berada di atas lemari itu lalu menggelengkan kepala nya. ”Tidak ada apapun di kotak itu, tidak usah membuat nya berantakan.” ucap Regan seraya menjauhkan kursi yang Yunita gunakan untuk menjangkau kotak itu
Yunita menahan tangan Regan yang hendak menjauhkan kursi itu dari lemari, ia menatap Regan dengan tatapan menelisik
“Ambil atau aku akan melakukan hal yang sama.” ucap Yunita terdengar mengancam, Regan menghela nafas mau tak mau pria itu harus mengambil kotak yang di inginkan oleh istri nya itu
Regan pun kembali meletakkan kursi itu di samping lemari lalu mengambil kotak itu dengan menggunakan kursi yang sama
“Kau puas?” ucap Regan seraya meletakkan kotak itu di atas kasur milik nya dan istri nya
Yunita mengangguk datar, lalu segera duduk di ranjang hendak membuka kotak yang menarik perhatian nya sedari tadi
“Jangan sentuh itu Yunita!” larang Regan membuat Yunita mengerutkan kening, kenapa ia di larang? apa ada sesuatu yang Regan sembunyikan?
“Kenapa?” Tanya Yunita memicingkan mata
“Kau tidak lihat kotak itu berdebu? setidak nya bersihkan dulu.” ucap Regan seraya mengibaskan lap pada kotak itu
Yunita mengulum senyum, padahal ia sudah berpikir yang tidak tidak pada suami nya itu, namun justru suami nya itu hanya ingin menjauhkan nya dari debu.
“Sudah, buka lah puaskan mata mu!” ucap Regan kemudian masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci tangan nya
Regan memang sangat pembersih mungkin karena profesi sebelum nya seorang dokter jadi ia sangat menjaga kebersihan dengan ketat.
Yunita tersenyum seiring berlalu nya Regan, dengan perlahan ia membuka kotak itu yang terdapat beberapa foto foto masa kecil Regan saat masih sekolah dasar dan juga SMP
“lucu sekali.” ucap Yunita melihat foto Regan semasa sekolah dasar yang terlihat sangat menggemaskan dengan perut dan pipi nya yang gembul
__ADS_1
Ia hampir tak percaya jika anak kecil yang di foto itu adalah suami nya jika tak melihat nama yang berada di belakang foto tersebut
“Bisa bisa nya dia sekarang sangat sixpack padahal dulu sangat gembul.” ucap nya terkekeh menatap foto foto Regan
Tak hanya foto Regan, ia juga melihat foto Regan dan teman teman sekolah nya, pikiran Yunita tertuju pada Zabrina, bukan kah dia teman sekolah dasar Regan? Yunita menelisik menatap wajah anak kecil yang ada di foto itu, namun ia benar benar tak bisa mengenali wajah Zabrina
“Ah sayang sekali aku tidak bisa mengenali wajah boneka Sabrina itu, padahal aku ingin melihat apa dia mirip boneka Sabrina sejak kecil atau mirip boneka Annabelle?” ucap nya bermonolog dengan diri nya sendiri
Tak lama Regan keluar dari kamar mandi, ia menghampiri Yunita yang terlihat terkekeh melihat beberapa foto membuat nya juga merasa penasaran dengan apa yang istrinya itu tertawakan
“Sedang menertawakan apa?” tanya Regan duduk di hadapan Yunita seraya meraih foto yang ada di tangan Yunita
Regan mengerutkan kening kala melihat foto yang Yunita tertawakan adalah foto nya masih kecil, ia menatap wajah Yunita yang tampak menahan tawa
“Kau menertawakan foto suami mu?” tanya Regan sedikit kesal
Bukan nya menjawab, Yunita justru memalingkan wajah seraya mengulum senyum, rasa nya ingin sekali ia mengeluarkan tawa nya yang tertahan itu
“Ck, istri durhaka!” Cebik Regan meletakkan kembali foto itu di dalam kotak, lalu ia berdiri dan berjalan menuju keluar pintu
“Mau kemana?” tanya Yunita melihat suami nya yang hendak keluar dari kamar mereka
“Mau ambil makanan, kita belum makan sejak pagi.” ucap Regan lantaran ia merasa sudah sangat lapar saat ini karena tak sempat makan tadi pagi setelah mendengar permintaan Yunita yang aneh
Yunita diam seraya manggut-manggut lalu kembali fokus menatap kotak yang ada di hadapan nya, melihat itu Regan pun kembali melanjutkan langkah nya menuju dapur meninggalkan istri nya yang sibuk dengan foto foto masa kecil nya
Yunita pun semakin mengorek foto demi foto yang berada di kotak itu hingga ia juga mengeluarkan foto yang berada paling bawah bahkan ia sedikit kesulitan mengambil foto itu
Mata nya seketika membulat kala melihat bukan foto Regan yang ia temukan melainkan foto seorang wanita yang seperti nya di ambil tanpa sadar, tak hanya satu melainkan ada 5 foto wanita yang tak ia kenali
“Siapa wanita cantik ini?” gumam nya seraya membalikkan beberapa foto itu
Jantung nya mendadak berhenti berdetak kala membuka foto terakhir yaitu foto Regan dan wanita itu, wajah Regan yang masih terlihat mirip dengan sekarang jelas membuat Yunita dengan cepat menyadari jika itu adalah Regan suami nya
“Dia berfoto dengan wanita itu?” gumam nya seraya mengerutkan kening
__ADS_1
Jika di lihat dari pakaian sekolah nya seperti nya foto itu di ambil saat Regan masih SMP wajah malu malu kucing Regan menunjukkan jika ia memiliki perasaan pada wanita itu, jelas saja Yunita merasa tak suka dengan foto itu
“Siapa wanita itu? kenapa Regan masih menyimpan foto nya?” tanya nya pada diri sendiri
Tak lama terdengar suara pintu di buka menampilkan Regan yang datang dengan nampan di tangan, Yunita hanya diam menatap suami nya itu yang kini berjalan menghampiri nya
“Sudah selesai melihat foto ku? sekarang bereskan dan makan dulu.” ucap nya seraya memasukkan beberapa foto yang berserakan di tempat tidur
Yunita hanya diam menatap Regan yang kini memungut foto foto itu dan memasukkannya ke dalam kotak, entah mengapa ia merasa sakit melihat wajah Regan saat ini
“Boleh aku menanyakan sesuatu?” ucap Yunita tiba tiba
Regan yang tak begitu menghiraukan Yunita hanya berdehem seraya memasukkan foto foto itu
“Regan! lihat aku!” ucap Yunita sedikit meninggi, pasal nya suami nya itu bahkan tak menatap wajah nya sama sekali saat memberi jawaban
Setelah selesai memasukkan foto foto itu di dalam kotak, Regan pun kini sedikit memajukan wajah nya menatap Yunita dengan lekat
“Ada apa? mau nanya apa istri ku?” tanya Regan
Yunita diam tanpa menjawab lalu menunjukkan foto foto wanita yang Regan simpan di hadapan suami nya itu
“Bisa jelaskan dia siapa?” tanya Yunita kini matanya mulai mengembun
Regan membulat kan mata nya sekilas lalu kini memasang wajah datar
“Dia teman ku.” ucap nya tanpa menatap Yunita, ia kini fokus mengaduk makanan lalu menyuap nya pada Yunita
“Teman? teman tapi kau mengambil foto nya secara diam diam?”
Lagi lagi Regan diam, jika ia menjawab maka hasil nya akan tetap saja, ia akan tetap di salahkan dan ia tak bisa menyalahkan istri nya itu nanti
“Nanti kita bicarakan, sekarang makan dulu kasian baby nya belum makan.” ucap Regan mencoba menyuapi Yunita namun di tolak oleh wanita itu
“Katakan dulu dia siapa? apa kau dulu menyukai nya?”
__ADS_1
“Ya, aku dulu menyukai nya, apa kau puas?”
deg!