MY COLD DOCTOR

MY COLD DOCTOR
BAB 7


__ADS_3

Budayakan like setelah baca,Author juga menerima kritikan dan saran, happy reading 😘


Hening, tak ada yang membuka suara baik Regan maupun Yunita. “Astaga apa dia benar benar ingin menagih sebuah ******?” batin Yunita yang kini melirik Regan yang sedang fokus menatap jalanan tanpa ada niat ingin melanjutkan ceritanya


“Ehem!” sudah ke 20 kali nya Yunita berdehem memberi kode pada Regan agar melanjutkan ceritanya namun nihil,Regan bahkan tidak bertanya atau menawarkan minuman padahal Kerongkongan Yunita sudah sakit karena sedari tadi berdehem keras


Cup!


Satu kecupan mendarat di pipi Regan membuat nya menginjak pedal rem secara mendadak. “Astaga!! Apa kau tidak bisa menyetir dengan baik?!” kesal sekali rasanya setelah ia harus membuang rasa gengsi nya dan mengecup singkat pipi Regan,kini ia harus menahan sakit lantaran kepala nya terbentur pada dashboard meski tidak terlalu keras


“Maaf,aku kaget karena kau tiba tiba mencium ku!” senyum pun mengembang di bibir Regan meski hanya sekilas tapi ia merasa sangat bahagia karena merasa ada kemajuan tentang hubungan nya dan Yunita,sedangkan Yunita? Wajah gadis itu kini memerah karena menahan malu dengan ucapan Regan


“Cepatlah!” sentak Yunita pada Regan namun tak di tanggapi oleh Regan,ia hanya menginjak pedal gas kembali. “Hei apa kau tuli?” lagi Yunita bertanya karena tak dapat jawaban dari Regan. “apa?” tanya Regan yang tak mengerti dengan ucapan Yunita. “Ceritanya cepat lanjutkan!” benar benar kesal lantaran Regan tak mengerti maksud dari ucapan nya,pantas saja ia hanya diam


“Ah iya aku lupa, sampai di mana tadi?” entah memang lupa atau hanya ingin membuat Yunita kembali bersuara yang jelas kini Yunita benar benar tak dapat menahan raut wajah kesalnya rasanya ingin sekali menggigit pria yang berada di samping nya itu

__ADS_1


“Kenapa kau mengenalkan Bella sebagai pacar mu saat itu!” Mengalah saja agar Regan cepat menyelesaikan ceritanya yang sedari tadi sudah membuat Yunita sangat penasaran. “Jadi aku hanya ingin agar kau berpikir untuk tidak merendahkan diri mu di hadapan pria,jadi aku memberikan mu sakit sedikit,tapi sepertinya kau benar benar sakit saat itu hingga kau memilih melanjutkan pendidikan di luar negeri.”


Ada rasa sesal di suara Regan namun tidak dengan Yunita,ia kini mengingat bagaimana Regan memperkenalkan Bella saat itu,memang Bella yang awalnya memperkenalkan diri namun Regan mengiyakan ucapan Bella membuat Yunita benar benar hancur kala itu


“Sedikit katanya? Dia tidak tau bagaimana aku menjalankan hari hari ku dengan rasa sakit di dada!” gerutu Yunita yang masih di dengar oleh Regan. “Maaf! Aku tidak tau jika kau merasa sesakit itu,aku juga sakit saat kau meninggalkanku,bahkan kau tidak memberitahu siapapun dinegara mana kau pergi.” terdengar seperti menyalahkan Yunita namun sebenarnya ia juga merasa bersalah pada saat itu


“Salahmu kenapa tidak memberitahu padaku dari awal?” hanya itu alasan yang bisa ia pergunakan untuk membela dirinya meskipun sebenarnya ia juga merasa menyesal karena dulu bersikap bodoh namun tetap saja ia tak ingin terlihat salah di depan laki laki. “iya aku yang salah,kau puas?” mendengar Regan mengalah membuat Yunita kembali tersenyum,senyum yang sangat jarang ia tunjukkan pada Regan sekarang membuat Regan pun ikut tersenyum


“Sekarang kau percaya kan?” jujur saja Yunita sudah mulai percaya dengan semua pengakuan Regan namun tetap saja ia juga ingin mendengar kan jawaban dari paman Adi nanti. “Setengah,setengah nya lagi nanti setelah mendengarkan jawaban dari paman.” entah kenapa sikap Yunita cepat sekali berubah,baru saja ia tersenyum manis sekarang ia sudah kembali ketus


“apa kau merasa senang karena tahu bahwa aku sangat mencintai mu?” tanya Regan karena Yunita sedari tadi terus saja tersenyum. “Ti-tidak! Aku hanya mengingat sesuatu yang lucu!” tentu saja ia akan mengelak,mana mungkin ia akan jujur jika kini ia merasa sangat bahagia karena mengetahui perasaan Regan padanya


“Siapa titisan buaya?” tanya Yunita yang benar benar tidak mengerti. “Tentu saja si Harlan Harlan itu!” dengan wajah judes nya ia menyebut nama Harlan membuat Yunita tak dapat menahan tawanya melihat betapa lucu nya wajah Regan saat melakukan hal itu


“Astaga! Kau merasa cemburu pada Harlan?” tanya Yunita di sela sela tawa nya. “Tentu saja karena dia berani menyentuh mu! Kau tau aku sangat benci jika milikku di sentuh atau direbut oleh orang lain!” mendengar itu tawa Yunita seketika terhenti. “Milikmu?” tanya Yunita,Regan mengangguk. “Kau adalah milikku Yunita!” mendengar hal itu entah kenapa Yunita merasa ada desiran aneh pada dirinya yang membuat senyum nya meronta ronta ingin di keluarkan

__ADS_1


“Tapi kami hanya berteman,tidak lebih!” ucapnya berusaha tenang agar tidak terlihat gugup setelah mendengar ucapan Regan. “Mungkin bagimu hanya berteman, tapi tidak bagi nya.” Yunita mengerutkan keningnya,lagi lagi ia tak mengerti dengan ucapan Regan. “Maksud mu?” Regan menghela nafas berat sejenak,benar benar tidak menyangka jika gadis yang ia cintai itu benar benar polos. “Sebagai seorang pria,aku tau arti dari tatapan Harlan padamu.”


“Memang apa arti tatapan nya kepadaku?” Kini Regan mengusap kasar wajah,rasanya ingin sekali mengumpat gadis yang sedang bersamanya ini,namun ia sadar jika Yunita sekarang bukanlah Yunita yang dulu,yang akan tetap dia saat Regan berkata kasar pada nya sebagai sebuah penolakan. “Dia menyukai mu!” entah kenapa ada rasa marah saat Regan mengatakan hal itu,benar benar tidak suka saat mengingat bagaiman Harlan menatap Yunita dengan penuh perasaan


“What? Kau tidak sedang berbohong kan?” meskipun pertanyaan nya terlihat sangat penasaran namun wajah nya berkata tidak terlalu terkejut,Regan menggeleng, sebenernya ia enggan berbicara tentang Harlan namun sudah terlanjur basah. “Ah sayang sekali aku tidak mengetahui nya sejak awal! Jika tidak kami pasti sudah menjalin hubungan!”


Mendengar itu Regan kembali menginjak rem secara mendadak,lagi kepala Yunita terbentur pada dashboard dan kali ini cukup keras. “Astaga Regan! Kau be...” ucapan Yunita terhenti kala melihat Regan yang menatap nya dengan sangat tajam setajam silet. “Astaga! Apa bercanda ku sudah melewati batas kesabaran nya?” Batin Yunita yang sejujurnya sangat takut dengan tatapan nya itu


“Re-Regan, Aku hanya bercanda!” ucapnya menutup mata sambil mengangkat kedua jari nya di depan karena kini Regan mendekatkan wajah padanya. “Jangan bercanda seperti itu lagi, sudah ku katakan aku tidak suka jika milikku di rebut oleh orang lain!” Yunita hanya mengangguk takut. “Ingat! Jika kau melakukan itu lagi,aku akan melakukan sesuatu yang membuat kita segera dinikahkan!”


Yunita kembali mengangguk namun seketika ia tersadar dengan ucapan Regan,ia pun mengangkat wajahnya menatap Regan. “Maksud mu?” tak ada jawaban dari Regan,ia pun memilih melanjutkan perjalanan


Hingga akhirnya mereka sampai di kediaman Adiwijaya setelah berada di perjalanan yang terasa sangat lama, kedatangan mereka disambut oleh Adiwijaya dan Bella,entah kenapa melihat Senyuman Bella membuat Perasaan Yunita menjsdi tidak enak,Baru saja Regan akan berbicara tiba tiba Adiwijaya memeluk tubuh Regan


“Selamat Regan! Kakek sangat menyetujui rencana pernikahan mu dengan Bella!”

__ADS_1


Deg!


Author minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ ya,terima kasih🥺🥰🙏


__ADS_2