Nona Muda Incaran CEO

Nona Muda Incaran CEO
Episode 29


__ADS_3

Saya pikir tidak ada yang terlalu memperdulikan saya dan karya saya, sehingga membuat saya menjadi berkecil hati, tetapi ternyata ada beberapa orang yang merasa terhibur dengan karya saya sehingga saat ini saya memutuskan untuk tetap melanjutkannya.


Jangan lupa untuk Like, Komen dan Vote.


Berita lamaran dadakan tuan muda Adhitama untuk nona muda Nugraha menyebar cepat dan menjadi tranding topik disemua media sosial, banyak penggemar dari kedua bela pihak yang merasa sakit hati.


Hari ini adalah hari yang sudah ditentukan Kalvaro sendiri untuk datang melamar Keren dihadapan para keluarga, ia juga tidak lupa untuk membawa keluarga besarnya.


Rombongan keluarga Kalvaro tiba di istana megah keluarga Nugraha Wijaya, Keluarga Keren yang tidak mengetahui akan adanya lamaran seperti ini menjadi kaget dan bingung.


"Mohon maaf, ada apa ini ramai - ramai ?" Tanya tuan Nugraha pada rombongan Kalvaro.


"Selamat siang tuan besar Nugraha, bisakah membiarkan kami masuk terlebih dahulu ?" Jawab tuan besar Adhitama dengan sopan dan meminta ijin dengan baik.


"Baiklah, silakan masuk." Merasa tidak enak akhirnya tuan besar Nugraha mengijinkan untuk masuk, biarlah untuk bicara didalam pikirnya.


Sementara itu di dalam rumah tampak keluarga kecil Nugraha Wijaya kebingungan, sebenarnya apa maksud dan tujuan kedatangan keluarga besar Adhitama Kusuma, kenapa mereka datang beramai - ramai.


"Semuanya, ayo segera bersiap bagaimanapun sebagai tuan rumah kita harus menyambut keluarga besar Adhitama Kusuma dengan baik." Ujar Kenzo kepada istri dan anak - anaknya, dan para tamu menunggu di ruang tamu khusus disediakan.


11 menit berlalu, akhirnya keluarga Nugraha Wijaya kembali dan berkumpul bersama para tamu yang mana seratus persen adalah keluarga inti Adhitama Kusuma.

__ADS_1


"Ehm, sebenarnya apa yang membawa kalian untuk datang berkunjung kemari ?" Tanya tuan Kenzo dengan tampang kebingungan.


"Kenzo, hari ini saya datang berkunjung bukan sebagai teman atau rekan bisnis, akan tetapi saya datang kemari sebagai ayah dari anak lelaki saya." Jelas tuan Adhitama tampak menghela nafas sejenak.


"Lalu ?" Tanya tuan Nugraha menebak - nebak.


"Ehm, ehm sebelumnya mohon maaf jika datang tanpa memberi informasi terlebih dahulu, maksud serta tujuan saya berkunjung pada saat ini adalah melamar kekasih saya secara sah dimata para keluarga." Jelas seorang pria tampan yang tidak lain adalah tuan muda Kalvaro Adhitama.


"Apa yang anda miliki sehingga dengan berani datang dan melamar adik saya, keberanian anda benar - benar luar biasa." Ejek seorang pria yang tidak lain adalah Derrel sebagai kakak tertua.


Derrel cukup mengerti jika keluarga Adhitama adalah keluarga dengan kekayaan terbanyak setelah keluarganya, tetapi bukan berarti akan dengan mudah datang melamar adik perempuan satu - satunya.


"Saya memiliki cinta yang tidak bisa digambarkan dengan kata - kata, saya tidak datang dengan harta dan kedudukan tapi saya datang dengan ketulusan hati." Jelas Kalvaro dengan gugup.


"HAHAHA, jika kamu benar - benar menginginkan adikku maka kau hari membagi saham perusahaan Adhitama atas namaku." Dengan jahatnya suara penuh penekanan dari putra ketiga terdengar.


"Astaga apa mereka kekurangan uang sehingga harus memeras keluarga kami seperti ini." Batin keluarga inti tampak tidak rela.


"Kenapa diam, apakah sekarang kamu keberatan, pintu


..." Sebelum Aeron melanjutkan kata - katanya, suara tegas memotong pembicaraan terlebih dahulu.

__ADS_1


"Tentu saja kami tidak merasa keberatan, saham keluarga Adhitama akan diubah 10 persen atas nama tuan muda Aeron Nugraha Wijaya." Jawab Kalvaro dengan sabar, yah bahkan keluarganya tampak hanya tersenyum.


"Kamu memberikan 10 persen saham keluarga Adhitama atas nama kakakku Aeron, maka sebenarnya aku juga menginginkannya, tapi sepertinya aku tidak ingin melepas adikku kepadamu." Dengan enteng Daniel menyeringai, ia berpikir kenapa harus cepat - cepat jika bisa berlama - lama.


"KAKAK." Tekan Keren dengan kesal, mendapat pembelaan dari Keren tampak Kalvaro sedikit bernapas lega.


"Masuk." Akhirnya suara yang ditunggu - tunggu dan paling tidak ingin didengar oleh Kalvaro mulai meluap, ia harus memperbaiki kesehatan mentalnya habis ini pikir Kalvaro.


"Ta.." Belum sempat Keren menjawab, kakak agresifnya sudah menjawab lebih dahulu.


"Keluar jika kakak sudah menginjinkannya." Dengan penuh penekanan Felix menyela jawaban dari adik perempuannya.


Semua keluarga Adhitama Kusuma tampak menghela nafas khawatir, mereka takut Kalvaro akan semakin sulit mendapatkan gadis pujaan karena sebelum mereka berkunjung ke kediaman keluarga Nugraha semua sudah terlebih dahulu diberi arahan, dan mereka tahu siapa yang hatinya paling sulit untuk ditembus.


Mau tidak mau akhirnya Keren meninggalkan ruang tamu dan kembali ke kamarnya, dari hatinya yang paling dalam ia sangat ingin menerima lamaran di hadapan kedua keluarga.


Sesudah Keren meninggalkan ruang tamu, pandangan kakak - kakaknya yang sebelumnya terlihat biasa saja kini mulai menggelap, sepertinya inilah monster -monster yang harus dihindari.


"HAHAHA apa yang membuat anda dengan percaya diri datang dan melamar adik perempuan saya ?" Tawa mengerikan terdengar begitu menusuk.


"Saya secara pribadi dengan Keren memiliki rasa ketertarikan satu sama lain aku dan sama - sama tulus dalam hubungan ini." Jawab Kalvaro tegas aura kepemimpinannya semakin terasa.

__ADS_1


Para orang tua hanya menonton, mereka ingin melihat sejauh apa Kalvaro akan mempertahankan harga dirinya dan secepat apa Kalvaro akan mendapat restu melamar wanita yang ia cintai."


Sepanjang hari berlangsung begitu banyak perdebatan sehingga akhirnya kelima harimau menerima Kalvaro sebagai tunangan dari Keren.


__ADS_2