
Malam ini di kediaman Tn.Althur tampak suasana lebih ramai dengan hadirnya nona muda pembangkang, siapa lagi jika bukan Alicia.
"Dadd, kalian akan berangkat bersama kami kan ?" Tanya Alicia dengan mulut yang penuh makanan.
"Alicia, habiskan dulu makanannya baru bicara." Jawab tn. Althur tampak pusing dengan tingkah putrinya.
"Kenapa Derrel tidak ikut makan malam, apa dia baik - baik saja ?" Tanya ny. Althur pada kepala pelayan.
"Tn. muda Derrel ada beberapa perkerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, sepertinya ia kelelahan." Jelas kepala pelayan yang bertugas memanggil Derrel.
"Dia adalah pemuda yang menggilai perkerjaan, tidak heran jika kelelahan." Timpal tn. Althur memaklumi karena sebelum bertemu ny. Althur ia pun demikian.
Alicia tidak menimpali percakapan kedua orangtuanya, ia masih begitu kesal sekaligus malu mengingat apa yang terjadi di kamar tamu tadi.
"Pria mesum itu lelah, mana mungkin." Cibir Alicia dalam hati.
Makan malam berlangsung seperti semestinya dengan celotehan Alicia yang membuat suasana semakin ramai dan hangat.
"Mom, daddy aku sudah selesai." Ucap Alicia yang tampak sudah meletakan alat makannya.
"Istirahatlah sayang, besok kau akan terbang pagi bersama Derrel bukan." Jawab ny. Althur.
"Baiklah." Jawab Alicia yang tampak mengundur diri dari meja makan.
Keesokan harinya.
Alicia, Derrel tampak sudah rapi di ruang keluarga, Alicia berulang kali menghindari tatapan Derrel, Derrel tentu saja menyadari hal itu.
"Kau kenapa, hmm." Tanya Derrel dengan tatapan menggoda.
__ADS_1
"Kau, ingat ini adalah rumahku, kau tidak bole semena - mena." Ketus Alicia.
"Begitukah ?" Jawab Derrel dengan alis terangkat.
"Kalian sudah disini ternyata, apa barang - barang sudah dimasukan kedalam mobil ?" Terdengar suara tn. William dari pintu masuk.
"Saya sudah memasukan semua kedalam mobil, dan dimana ny. Medeline kami harus segera berpamitan." Jawab Derrel dengan melirik sekilas jam tangan mahalnya.
"Aku disini, apa kalian tidak sebaiknya sarapan dulu ?" Ucap ny. Medeline yang tampak baru bergabung.
"Alicia sudah mengajak saya sarapan lebih dahulu tadi, mohon maaf tidak menunggu tn, nyonya Althur." Jelas Derrel.
"Tidak masalah, lagi pula jika menunggu mereka kita bisa terlambat." Timpal Alicia.
"Alicia, Derrel sedang berbicara dengan mommy, kau tidak boleh menyela begitu saja." Sebal ny. Althur melihat tingkah putrinya yang begitu menyebalkan.
"Sudahlah, kalian boleh segera berangkat sekarang, dan kami tidak akan mengantar karena ada beberapa perkerjaan yang tidak bisa ditinggal." Lerai tn. Althur.
Pesawat.
"Alicia, kemarilah." Ucap Derrel dari tempat duduknya.
"Kau yang membutuhkanku, kenapa harus aku yang kesana." Ketus Alicia.
"Kau mengundangku ?" Tanya Derrel dengan alis yang terangkat.
"Sialan kau." Sebal Alicia.
Derrel tersenyum kecil, selama dalam perjalanan menuju Indonesia, ia tidak bosan menganggu gadis yang sudah ingin ia jadikan wanitanya kemarin siang.
__ADS_1
Bandara Soerkarno Hatta, Indonesia.
"Kita sudah sampai, kau jangan berjauhan dariku. Paham!" Ucap Derrel dengan nada memerintah.
"Hmm." Jawab Alicia singkat.
Derrel tampak melingkarkan tangan dipinggang ramping Alicia, Alicia tidak menolak ia malah terlihat begitu nyaman dalam rangkulan Derrel.
Derrel dengan sengaja tidak melewati jalur khusus, tentu hal itu menjadi gunjingan beberapa orang yang sudah mengenalnya.
"Kau sepertinya begitu terkenal, hmm." Tanya Alicia dengan nada mencibir.
"Kenapa, apa kau suka menjadi tontonan banyak orang seperti ini ?" Tanya Derrel balik.
"Tentu, aku adalah seorang model dan juga dj di Inggris, memiliki banyak paparazi dan fans adalah hal favoriteku." Jawab Alicia dengan mengedipkan sebela matanya.
"Sepertinya mereka sedikit terlambat menjemput, jadi kau harus sedikit bersabar, jangan terlalu agresif ini tempat umum." Bisik Derrel dengan mesra.
"Kau malu bermesraan denganku ?" Tanya Alicia yang melingkarkan tangannya belakang Derrel.
"Jangan terus menggodaku nona Alicia, atau aku akan ." Bisik Derrel penuh ancaman.
Mendengar ancaman Derrel, tentu Alicia perlahan melepaskan tangannya tapi Derrel mala memberikan ciuman spontan.
Tingkah tn. Muda Derrel tentu menjadi perbincangan hangat di media sosial, dalam hitungan detik isu kedekatan dirinya dengan seorang gadis menjadi perbincangan hangat.
Visual mereka di Bandara.
__ADS_1