
Pagi ini mereka sudah berkumpul dimeja makan dan memulai sarapan bersama, celotehan ketiga bayi perempuan tampak menghiasi suasana sarapan kali ini.
Semua orang tampak tersenyum geli melihat kembar yang semakin aktif dengan kegiatan mereka masing - masing.
Keren sebagai seorang bunda hanya tersenyum kecil, ia menatap tiga putrinya dengan penuh rasa kasih sayang.
"Kalvaro, Keren apa kalian tidak ada niat menambah momongan lagi, mumpung masih muda." Goda ny. Medeline pada keduanya..
"Kami tidak berniat untuk itu ny, tapi jika tuan berkehendak kami akan menerima itu dengan ikhlas." Jawab Keren lembut.
"Benarkah, bukan karena suamimu yang trauma karena melihat proses persalinan ?" Timpal Aeron dengan isengnya.
"HAHA, wajar saja jika nak Kalvaro mendapat trauma untuk itu, apa lagi itu adalah pengalaman pertama mendampingi istri melahirkan pasti menyisakan keresahan." Terang tn. William.
Kalvaro hanya tersenyum kecil, ia memang masih merasa takut dengan persalinan dimana ia melihat sendiri bagaimana istrinya kesakitan dan bayi yang keluar dari situ.
Tn. Kenzo dan Ny. Keyren tampak tersenyum tipis melihat menantu pertama mereka digoda, mereka cukup maklum dengan ketakutan Kalvaro.
"Semua lelaki akan seperti itu Aeron, kau pun sama bukan jadi jangan meledek Kalvaro seperti itu." Timpal tn. Kenzo.
"Dengar itu." Timpal Kalvaro mendapat angin segar.
__ADS_1
"HAHAHA, aku hanya bercanda dan kau menganggap serius." Tawa Aeron terdengar begitu jengkel.
"Sudahlah sebaiknya kita selesaikan sarapan dan berkumpul ditaman belakang." Lerai ny. Keyren pada semua.
Sarapan tetap berlanjut dalam keadaan yang lebih tenang, satu persatu mulai meninggalkan meja makan ketika sudah selesai.
Taman.
"Jadi Derrel, kapan kalian akan menikah ?" Tanya ny. Keyren pada putranya.
"Aku sudah siap mom, tinggal menunggu persetujuan dari calon istriku saja." Jawab Derrel dengan enteng.
Alicia yang ditatap oleh yang lain jadi salah tingkah sendiri, sebelum menjawab ia mendelik terlebih dahulu pada Derrel.
"Terlalu lama." Saut Derrel.
"Hei, aku ini perempuan sudah jelas ingin pesta pernikahan yang benar - benar mewah, itu hanya terjadi satu kali seumur hidup jadi aku menolak jika pernikahan diadakan dengan sederhana." Ketus Alicia pada Derrel.
"Alic, kau tidak perlu merasa khawatir karena kami pasti akan ikut serta membantu pernikahan kalian, jangankan tiga bulan dalam waktu 3 hari saja kita bisa langsung mengadakan pesta sesuai yang kamu mau." Ucap Keren lembut, ia akan ikut membantu kakaknya segera menikah karena kata suaminya kak Derrel sudah kebelet kawin, dan ia tidak mau kakaknya kawin sebelum menikah.
"Ta .." Belum saja Alicia mengeluarkan sanggahan, perkataannya sudah dipotong lagi, oleh ayahnya sendiri.
__ADS_1
"Apa yang dikatakan nak Keren benar sayang, kau tidak perlu merasa khawatir karena kami juga akan memastikan pestamu sesuai yang kamu impi - impikan." Timpal tn. William.
"Baiklah, jadi kapan ?" Jawab Alicia pasrah.
"Satu minggu dari sekarang, kita akan pemberkatan disini dan mengadakan pesta dimalamnya, dua hari kemudian kita akan mengadakan pesta di Inggris, jadi bagaimana apa kau setuju ?" Jelas Derrel sesuai rencananya.
"Tentu, pemikiranmu tidak buruk juga." Jawab Alic dengan watados alias wajah tanpa dosa.
"Baiklah, kami akan segera mengatur mengenai pesta tapi sebelumnya kita perlu meeting sedikit, dan meeting adalah bagian para wanita para pelaksana adalah para pria." Lerai ny. Keyren.
Selanjutnya ngintip pasangan honeymoon seru kali yah ?
Jangan lupa dukungan kalian yah sobat.
Vote 🙌
Hadiah ✌
Like 👍🏽
Komen 🤙
__ADS_1
Terima kasih, salam sehat :3