Nona Muda Incaran CEO

Nona Muda Incaran CEO
Episode 34


__ADS_3

Ada baiknya membaca sampai akhir dan meninggalkan jejak untuk penulis, mohon bantuannya yah teman - teman like , komen dan share adalah bentuk dukungan yang selalu di tunggu penulis, adapun Vote yang bisa membuat penulis semakin semangat jadi mohon bantuannya yah teman - teman.


Author cemburu sama yang lain bisa dapat vote banyak banget tapi author tetap juga bersyukur bisa punya pembaca setia, meski votenya hanya beberapa saja, semoga ada yang mau bantu vote lagi biar tambah semangat, gak apa - apalah mengemis pada kalian.


Tampak para tuan muda keluarga Nugraha Wijaya sedang berkumpul bersama satu - satunya nona muda dalam keluarga mereka yaitu Keren, mereka tampak saja baru selesai mempersiapkan heli milik pribadi, tepat pada pukul 11 siang mereka akan mulai lepas landas menuju ke Bali.


"Kita deluan yah, byee." Teriak Keren dari dalam heli dan ketiga kakaknya yang menumpangi heli sebelah tanpak melambaikan tangan, sementara kakaknya yang satu tampak fokus dengan mengendalikan heli yang di pakai.


10 menit setelah heli yang ditumpangi oleh Derrel dan Keren lepas landas langsung di susul dengan heli yang di tumpangi Felix, Aeron dan Daniel.


Masing - masing mereka memang memiliki heli pribadi dengan kualitas yang sama bagusnya, heli milik keluarga biasanya dapat disewakan kepada orang lain yang ingin berpergian, heli milik keluarga Nugraha Wijaya ada sekitar 13, heli - heli milik keluarga Nugraha Wijaya bisa di sewa sekitar 70 - 80 juta sekali terbang dan hitungannya per 3 jam di atas itu bisa meningkatkan uang sewa dan bisa stay selama 3 hari lamanya, harga tersebut termasuk murah untuk kalangan orang berada.


Perjalanan menggunakan heli membutuhkan waktu 1 stengah jam, akhirnya mereka tiba di villa bali milik keluarga yang sudah di lengkapi dengan tempat landas heli sekitar pukul 12: 40 - 12 : 50an.


"Sekarang kita ke tempat makan biasa, udah mau makan siang." Ucap Daniel sambil menatap jam tangannya sekilas.


"Baiklah ayo." Jawab Aeron sambil berjalan terlebih dahulu dan di ikuti oleh kakak - kakak dan adik - adiknya.


Mereka menumpangi mobil 1 mobil Jeep Wrangler Unlimited Rubicorn yang mana mobil tersebut dibandrol seharga 1 miliar, salah satu fasilitas keluarga mereka yang ada di bali.


"Bagaimana dengan usaha butiknya apa lancar ?" Tanya Daniel kepada adiknya sambil meminum soda yang ia pesan.


"Hmm begitulah, butik bahkan sempat kehabisan stock minggu lalu karena banyaknya peminat." Jawab Keren sambil tersenyum.


"Hmmm, lagi pula design yang ada di butik semuanya terbatas hanya satu sama lima rata - rata jadi wajar - wajar saja jika stocknya cepat habis." Lanjut Keren lagi.


"Hmmm tidak apa, dengan begitu akan meminimalisir orang bertemu dengan pakaian yang sama." Ucap Daniel lagi.


Hanya info : Butik K'Nw hanya memproduksi setiap design masing - masing 5 pcs, dan dibandrol dengan harga mulai dari 500 rb - 7,5 jt setiap producknya yang di design langsung oleh Keren.


"Keren, kakak dengar kamu baru membeli tanah beberapa waktu lalu ?" Tanya Daniel lagi tampaknya ia begitu penasaran dengan kegiatan adiknya tersebut.


"Yah benar, aku memang sengaja membeli tanah itu selain harganya yang murah, lokasinya juga yang strategis dekat salah satu kampus terbaik di kota Jakarta aku berencana membuat bangunan seperti villa karena bagaimanapun bangunan itu akan jadi cukup besar." Jawab Keren sembari memberikan penjelasan mengenai rencananya.


"Sepertinya dengan menambah tempat bermain billiard dan kolam akan lebih menarik mengingat tempat itu akan menjadi tempat kost mahasiswa / i." Usul Aeron yang tampak menyimak percakapan Keren dan Daniel.

__ADS_1


"Benar, aku juga akan menambahkan fasilitas mulai dari ruang tunggu tamu, mini resto / caffe untuk melepas penat, ruangan billiard , kolam renang dan kolam ikan juga, rencananya akan ada 7 tingkat bisa di akses menggunakan lift juga, di lantai pertama akan ada tempat parkir yang bisa menampung sekitar 70 mobil dan 30 motor selain itu akan ada caffe juga di bagian depan dan satu ruang tamu dengan ukuran 15 × 15 di lengkapi toilet dan resepsionis juga tentunya juga bisa membuat beberapa kamar yang ukurannya cukup besar atau 12 m × 10 m mungkin ada sekitar 8 kamar dengan toilet di dalam dan akan ada taman mini bersama kolam berenang sekitar 18 meter × 8 M aku rasa itu sudah cukup untuk lantai bawah." Jawab Keren menjelaskan rencananya secara rinci kepada keempat kakaknya yang tampak serius mendengarkan dan sesekali mengangguk - anggukan kepala.


"Kakak tidak menyangka jika pemikiranmu akan sejauh itu, mungkin kamu bisa menambahkan 4 - 5 kamar lagi karena bagaimanapun luas tanahnya masih cukup bahkan lebih." Tampak Aeron begitu bangga dengan pemikiran adiknya ia tersenyum lalu mengusulkan idenya.


"Benar apa yang dikatakan Aeron adalah ide bagus, dan untuk kamar dengan ukuran 12 M × 12 M bisa di kasih harga sekitar 7jtan." Usul Daniel juga tampak setuju.


"Apa 8 jt tidak kemahalan ?" Tanya Keren tampak kurang setuju.


"Kakak rasa 8 juta tidak mahal untuk ukuran anak kampus disana, lagi pula yang aku dengar uang jajan anak kampus X kisaran 60 - 70 jt perbulan." Jawab Daniel karena bagaimanapun sircelnya cukup luas.


"Lalu bagaimana dengan lantai selanjutnya ?" Tanya Aeron lagi.


"Lantai dua akan ada minimarket yang menjual kebutuhan pokok serta jajanan lainnya bagian tokonya tidak besar mungkin sekitar 15 M x 30 M jadi jika membutuhkan sesuatu tidak perlu repot - repot pergi jauh, lantai tersebut juga akan ada satu dapur umum ukurannya 15 M × 30 M ada 4 toilet sebagai antisipasi jika ada yang kebelet tapi kamarnya di atas / dibawah, sisanya akan ada sekitar 16 kamar dengan ukuran 10 m × 12 m kamar mandi dalam tentunya." Jelas Keren semakin membuat kakak - kakaknya merasa bangga.


"Jika diliat - lihat bangunan ini sudah bukan seperti villa lagi tapi seperti hotel." Ucap Felix yang sejak tadi menyimak.


"Yah benar hehehe." Jelas Keren sambil terkekeh.


"Lantai 3 sampai lantai 5 akan ada kamar dengan ukuran sama yaitu 10 m × 12 m dengan 25 kamar fasilitasnya juga akan sama seperti wifi, tv , lemari pakaian dan satu meja sebagai penyimpan makanan mungkin dan makan pagi untuk masing - masing kamar satu orang, hanya listrik yang akan dibayar sendiri oleh mereka " Jelas Keren.


Terakhir Keren menjelaskan lantai paling atas yaitu lantai 7.


"Di lantai 7 tidak ada kamar tentunya, hanya ada hamparan taman dengan kursi malas sebagai pelengkap, penghuni villa bisa nongkrong cantik di atas ala - ala piknik gitu." Jelas Keren untuk yang terakhir.


"Wow dengan begitu setiap bulan penghasilan kotornya sekitar 750 jtan, itupun belum dengan hasil minimarket, caffe kecilnya." Kali ini Derrel tampak sangat kagum dengan rancangan sang adik dengan fasilitas yang menggiurkan dijamin tempat adiknya akan cepat full.


"Kau benar ka, setelah aku hitung - hitung hasil kotornya memang segitu, dan aku harus menggaji orang yang bekerja mulai dari 24 orang satpam gajinya sekitar 6jt / orang, 2 pengawas gajinya sekitar 5jt / orang , 2 tukang kebun gajinya sekitar 3/ , 4 penjaga parkiran gajinya sekitar 3jt / orang , 8 tukang berbersih gajinya sekitar 4,2jt/ orang pengeluaran juga tidak sedikit." Ucap Keren sambik tersenyum kecil.


"Hmmm berarti pengeluarannya sekitar 200jtan, tapi itu tidak akan menjadi masalah bukan, keuntunganmu sekitar 80 % kalau begitu tidak akan lama kembali modal jadi tidak perlu khawatir." Hibur Derrel sambil tersenyum.


"Yah, aku bisa menabung pundi - pundi rupiah untuk kedepannya." Jawab Keren sambil terkekeh.


"Kau benar, belum juga dengan penghasilan butikmu sekarang kakak dengan penghasilan bersih dibutik sekitar 300 jt / bulannya apa benar ?" Tanya Derrel memastikan.


"Yah benar tadinya hanya sekitar 250 jt bersihnya mengingat stoct dan design kita yang cukup terbatas, setelah menambah 2 designer penghasilan meningkat dan keuntunganpun sama halnya." Jelas Keren sambil tersenyum..

__ADS_1


"Tidak kakak sangka ternyata princess kecil sudah sangat dewasa, bahkan sekarang bisa bekerja dan menghasilkan uang sendiri, kakak bangga padamu." Ucap Felix sambil tersenyum kecil.


"Doakan saja semoga bulan depan villanya bisa segera selesai dan dibuka, aku mengeluarkan cukup banyak uang untuk pembangunan cepat." Ucap Keren sambil tersenyum.


"Tentu saja kami mendoakan terus, dan jika butuh bantuan kamu bisa menghubungi kakak yah." Tawar Aeron sambil mengedipkan mata.


"Beres." Jawab Keren sambil tersenyum.


"Sepertinya aku mulai lelah dengan membicarakan bisnis, jika kalian sudah selesai bisakah kita pergi ke kedai escream ? Tanya Keren mulai bosan.


"Tentu saja bisa, ayo." Jawab keempat tuan muda dengan kompak sambil tersenyum kecil.


"Baiklah, sebentar aku bayar dulu." Ucap Derrel sambil berjalan ke kasir.


Untuk keempat adiknya memilih untuk berjalan deluan ke parkiran terlebih dahulu.


"Berapa mba ?" Tanya Derrel sambil mengeluarkan dompetnya.


"Totalnya 4,780,000." Jawab kasir dengan ramah.


"Saya pake kartu yah." Jawab Derrel sambil mengeluarkan kartu platinumnya..


"Baik, mohon di tunggu." Ucap kasir tersebut.


"Selesai, apa ada yang bisa dibantu lagi ?" Tanya kasir sambil mengembalikan kartu milik Derrel.


"Tidak, terima kasih." Jawab Derrel dan segera meninggalkan kasir untuk menyusul keempat adiknya, karena terburu - buru Derrel tampa sengaja menyenggol seorang gadis cantik.


"Eh, sorry." Ucap Derrel meminta maaf.


"Its okay." Jawab gadis tersebut dan segera meninggalkan Derrel.


"Cantik." Lirih Derrel dan meninggalkan tempat tersebut.


Sesuai dengan permintaan sang adik akhirnya mereka menuju ke salah satu kedai escream yang cukup terkenal, tempat ini menjadi tempat langganan mereka karena rasa yang enak dan pelayanan yang baik, ketika berjalan terlihat seorang gadis dengan sengaja menyenggol Keren.

__ADS_1


"Aww." Lirih Keren hampir saja iya jatuh jika tidak ada Daniel di sampingnya.


__ADS_2