
Saat ini usia kandungan nyonya muda Adhitama sudah memasuki usia 35 minggu kemungkinan untuk melahirkan seminggu lagi, Keren dengan rutin memeriksa kandungannya dan untuk tuan muda Adhitama memilih mengambil cuti lebih cepat.
"Hmm, sebentar lagi aku akan menjadi ayah, terima kasih sudah mau mengandung anakku." Ujar Kalvaro sambil menatap istrinya dengan berkaca - kaca, ia tidak menyangka jika akan secepat ini Tuhan mempercayakannya dan istrinya.
"Terima kasih kembali karena sudah mencintaiku dengan segenap hati, sudah menerima dengan tulus aku menyayangimu." Jawab Keren dengan raut bahaya serta tatapan teduhnya.
"Aku yang begitu beruntung mendapatkan berlian satu - satunya di dunia, kamu harus berjanji untuk tetap berada disisiku dan membesarkan anak kita bersama." Ucap Kalvaro lagi ia tidak mampu sekedar menggambarkan isi hatinya yang begitu bercampur aduk.
Keren tidak menjawab tapi ia hanya tersenyum kecil, matanya perlahan mulai tertutup dan dapat dipastikan ibu hamil tersebut sudah masuk ke dalam dunia mimpinya.
"Kau tidur ?" Tanya Kalvaro dan benar saja istrinya tidak membalas lagi.
Saat ini kedua keluarga inti sudah mulai menginap di rumah Kalvaro dan Keren, mulai dari Daniel yang sudah mengambil cuti kuliah selama satu bulan kedepan, disusul oleh Felix yang baru menyelesaikan dinas bisnisnya dan yang terakhir adalah Derrel yang bekerja dari rumah Kalvaro & Keren. Untuk sisanya akan menyusul hari sabtu nanti karena masih ada beberapa hal yang perlu di urus.
Keesokan harinya.
"Hallo mom." Jawab Keren setelah menerima panggilan telepon.
"Bagaimana dengan kondisimu sayang, apa semua baik - baik saja ?" Terdengar jawaban dari seberang telepon, yang tidak lain adalah mommy Keyren.
__ADS_1
"Semua baik - baik saja mom, mereka menjagaku dengan baik anakku juga tidak rewel di dalam perut." Jawab Keren sambil sedikit terkekeh.
"Baguslah kalau begitu, usahakan untuk mengkonsumsi makanan sehat terus yah, jangan lupa untuk tetap berolahraga ringan itu akan memudahkanmu dalam melahirkan." Ujar mommy Keyren memberi nasehat, ia tau anaknya selama hamil cukup malas - malasan tentu membuat mereka khawatir dengan persalinan.
"Iya iya, pasti ada yang mengadu yang tidak - tidak kan sama mommy." Ketus Keren, ia menganggap semua orang terlalu berlebihan ia hanya ingin tiduran saja..
"Keren, tidak baik jika melawan apa kata orang tua yah nak." Ujar Mommy keyren lagi.
"Iya mom, tapi kapan akan kemari ? kak Aeron juga apa ia tidak ingin datang berkunjung bersama istrinya." Ujar Keren tampak sebal, sekaligus mengahlikan topik pembicaraan.
"Dia akan segera berkunjung, tidak mungkin ia membiarkan adik perempuan satu - satunya melahirkan tanpa dia." Jelas mommy Keyren yang memang sudah mendapat informasi dari putra ketiganya.
Sementara itu di negeri kanguru saat ini nyonya Nugraha hanya mendengus kesal, putrinya memang benar - benar keras kepala sama seperti suaminya, menyebalkan itulah yang nyonya Nugraha pikirkan tentang mereka.
"Astaga, semoga cucu - cucuku tidak menuruni sifat keras kepala kakek dan orangtuanya. Amin." Doa nyonya Keyren dalam hati.
Yah saat ini mereka sedang dalam perjalanan bisnis, nyonya Keyren memang memiliki kewajiban untuk mendamping suami tercinta si raja bisnis untuk bertemu dengan rekan di dalam maupun di luar negeri.
Weekend.
__ADS_1
Hari ini adalah hari dimana semua keluarga inti sudah berada di kediaman Adhitama Nugraha, tampak semua orang sibuk dengan perbincangan masing - masing.
Perhatian Keren terarah pada balita mungil yang hampir tidak pernah ia temui selama beberapa bulan belakangan, yah balita itu adalah Bella.
Bella si balita cantik alias adik dari Kalvaro Adhitama, ia harus mengikuti perjalanan bisnis kedua orang tua sehingga jarang memiliki waktu untuk berkumpul bersama..
"Apan edena lahil ?" Tanya Bella dengan suara cadelnya.
"Nanti sayang, nanti kalau dedenya udah lahir , Bella harus jadi kakak yang baik yah." Ujar Keren sambil tersenyum kecil.
"Iyaa, nanti beya aja ain bebi." Jawab Bella tampak patuh membuat kedua bumil saling berpandangan kemudian tertawa kecil, merasa gemas dengan balita tersebut.
Saat sedang berkumpul , tiba - tiba saja Keren merintih kesakitan, ada darah yang keluar dan disadari oleh Daniel yang tidak pernah melepaskan pandangan dari adiknya sejak tadi.
"Darah darah." Teriak Daniel heboh, ia bergegas menghampiri adiknya begitu pula dengan yang lainnya..
Mereka segera membawa Keren menuju rumah sakit yang sudah di steril sejak 2 hari lalu, lantai 24 rumah sakit Adhitama menjadi tempat keren di rawat sekaligus di operasi.
Next baby apa yah ?
__ADS_1
Jangan lupa, like, komen dan juga hadiah serta vote yah teman - teman, author baru balik abis vaksin beberapa waktu lalu berasa banget hehehe perih lengan jadi susah nulis mempengaruhi ide2 di otak juga ternyata, sehat terus yah guys, love.