Nona Muda Incaran CEO

Nona Muda Incaran CEO
Perusahaan Kalvaro


__ADS_3

Semejak mengetahui jika sang istri sedang berbadan dua, tuan Kalvaro Adhitama semakin posesif bahkan sekarang nyonya Adhitama tidak di ijinkan untuk berkunjung bisnis, nyonya Adhitama hanya duduk dan menikmati masa kehamilannya.


"Hallo, kamu lagi dimana ?" Tanya Keren setelah panggilan telepon terhubung.


"Masih di kantor sayang, kemarilah jika kau bosan berada dirumah." Jawab Kalvaro dari seberang telepon.


"Hmmm, baiklah aku akan meminta bibi untuk menyiapkan makan siang." Ujar Keren sebelum mematikan sambungan telepon.


"Baiklah." Jawab Kalvaro dan panggilan terputus.


Di kantor Kalvaro disibukan dengan tumpukan dokumen, sebulan ini jadwalnya begitu padat banyak projek dibawah naungan perusahaannya membuat ia sibuk bukan main.


"Huft, tenanglah." Ujar Kalvaro sambil memijat pelipisnya sedikit pusing.


"Sebaiknya aku menelpon yang lain untuk datang kemari makan siang, sekaligus memberi kabar baik untuk yang lain." Dialog Kalvaro dari dalam hati.

__ADS_1


Kalvaro segera menghubungi satu persatu anggota keluarga untuk datang berkunjung berkunjung ke kantornya sebelum makan siang, mulai dari kedua orang tuanya hingga kedua orang tua Keren beserta empat kakak ipar lainnya.


Ketika dipertanyakan mengapa ia mengundang mereka untuk makan siang, iya beralasan tidak ada salahnya karena memang mereka sudah lama tidak kumpul keluarga karena kesibukan dunia bisnis.


Setelah memastikan sudah menghubungi semua, ia segera menghubungi assisten pribadinya yang baru yaitu Eron.


"Eron, segera siapkan makan siang untuk 15 orang, mulai dari makanan pembuka, makanan berat sampai makan penutup pastikan semua memiliki gizi yang pas karena sudah pasti istri saya akan ikut makan, ohiya jangan lupa minuman - minuman sehat." Ujar Kalvaro melalui voice note.


"Baik tuan." Tidak lama setelah ia mengirim voice note, sudah terdengar jawaban.


"Ini sudah mau selesai nyonya mendingan sekarang istirahat gih." Ujar bibi pada nyonyanya.


"Baiklah, kalau begitu aku nunggu di depan yah bi, byee." Jawab Keren sambil meninggalkan dapur.


Keren saat ini tengah siap dengan riasan tipis di wajahnya, salah satu tangannya memagang rantang kecil untuk suami tercinta dan untuk dirinya juga nanti.

__ADS_1


"Bibi, aku berangkat dulu yah." Pamit Keren sebelum ia masuk ke dalam mobil.


Mobil meninggalkan pekarangan rumah milik pasangan muda yakni Adhitama Nugraha, mobil yang dinaiki Keren melintas dengan kecepatan rata - rata di tengah kota menuju salah satu perusahaan raksasa milik suami tercinta yakni tuan Kalvaro Adhitama.


15 menit perjalanan akhirnya Keren tiba di lobby kantor suami tercinta, para bawahan menatap seorang wanita cantik yang mana statusnya adalah nyonya tempat mereka mencari nafkah.


Keren tidak lupa menyapa satu persatu karyawan yang berlewatan disana, terlihat sangat ramah dan menyenangkan itulah yang mereka pikirkan mengenaik sosok nyonya tersebut.


"Selamat datang nyonya Adhitama, mari silakan masuk." Ujar asisten Eron sambil membungkuk kecil.


"Terima kasih Eron, apa suamiku sedang sibuk ?" Tanya Keren sambil melangkah keluar dari lift.


"Beliau sudah menunggu anda di dalam nyonya, anda bisa langsung masuk untuk melihat beliau." Ujar Eron sambil tersenyum ramah, sekarang ia merasa yakin jika nyonya nya akan senang melihat siapa saja yang ada di dalam.


Jangan lupa untuk Like, Komen, Hadiah dan juga untuk Vote yah bagian itu milik kalian sebagai penyemangat yang nulis hehehe, thankyou.

__ADS_1


__ADS_2