
Seperti janji pagi tadi, mereka akan bertemu kembali di lobby pukul 14.00, tampak tn. Althur dan ny. Medeline membawa 2 koper yang cukup besar.
"Maaf, apa kalian sudah menunggu terlalu lama ?" Sapa Tn. Kenzo yang datang bersama istrinya.
"Tidak perlu meminta maaf tn. Kenzo. Kami juga baru saja tiba disini." Jawab tn. William.
"Baiklah, mari karena yang lain sudah kembali kerumah pukul 13.00 tadi." Ajak tn. Kenzo berjalan keluar bersama istrinya.
Begitu tiba di depan lobby hotel, ada dua mobil alphard yang terpakir sempurna dibelakang ada tiga mobil toyota fortuner.
Perjalan menuju kerumah tidak membutuhkan waktu lama, cukup dua puluh menit mereka sudah tiba karena jalanan yang terlihat ramai lancar.
Kedua pasangan suami istri yang tampak tidak muda lagi memasuki ruangan tamu, tidak ada orang satupun hanya ada beberapa pelayan dan kepala pelayan yang memang bertugas menyambut mereka.
"Dimana yang lain ?" Tanya ny. Keyren begitu tidak mendapati satupun anak dan cucunya.
"Semua sedang berkumpul dibelakang ny." Jelas kepala pelayan.
"Baiklah, tolong bawakan barang bawaan tamu saya ke kamar tamu yang letaknya disamping nn. Alicia." Titah ny. Keyren.
"Terima kasih, kami jadi merepotkan." Ucap ny. Medeline tampak begitu sungkan.
"Sudah menjadi tugas kami ny." Timpal pelayan tersebut.
"Mau menemui mereka atau memilih untuk ke kamar dulu ?" Tanya tn. Kenzo pada mereka.
"Sepertinya menemui mereka dulu, aku ingin melihat putriku secara langsung." Jawab tn. William.
"Baiklah, mari." Ucap tn. Kenzo mengarahkan mereka menuju taman belakang di ikuti istri dan tn, ny. Althur
__ADS_1
Di taman belakang.
"Alexa, lihat paman punya ikan." Ucap Derrel setengah berteriak pasalnya keponakan satunya sedikit sibuk dengan kelinci ditangan.
Alexa menoleh dan langsung berjalan tertatih kearah pamannya Derrel, sementara seorang gadis yang tidak lain adalah Alicia mengikuti dari belakang gadis itu berjaga - jaga takut Alexa tidak seimbang dan mendarat di tanah.
"Kan. ( Ikan.)" Ucap Alexa melihat ikan berukuran besar di kolam.
"Hei, lihatlah kelinci ini sedih ditinggalkan begitu saja." Ucap Alicia mencari perhatian Alexa tidak lupa ia memasang wajah sedih.
"Edi ? (Sedih ?) " Tanya Alexa dengan mengerjap lucu.
"Iya." Jawab Alicia dengan mengangguk - anggukan kepala.
Alexa memutar tubuhnya dan mendekat ke Alicia, ia mengelus pelan badan seekor kelinci tersebut.
"Nda. ( Bunda.)" Panggil Alexa lirih, ia tampak sedih melihat bundanya memeluk baby lain.
"Kenapa hmm." Jawab Keren santai.
"Ndong." Ucap Alexa.
"Kan bunda lagi gendong dede Youlbert." Jawab Keren dengan niat menggoda putrinya
"Sayang, nanti dia menangis." Ucap Kalvaro yang segera memeluk putri sulungnya.
"Mau sama unda." Rengek Alexa manja.
"Kau lihat, dia tidak suka ada orang lain yang mendekati ibunya, anak itu sudah bisa cemburuan sejak kecil." Bisik Derrel.
__ADS_1
"Kak Derrel, tolong gendong Youlbert dulu." Ucap Keren pada kakaknya.
"Baiklah, kemari tampan kau belum berkenalan dengan bibi cantikmu bukan." Ajak Derrel dengan mengambil ahli baby Youlbert.
"Hati - hati." Pekik Alicia pada Derrel.
"Tenanglah, aku sudah terbiasa menggendong bayi." Jawab Derrel tenang.
"Hampir aku melupakan bagian itu." Timpal Alicia.
"Kamu mau coba menggendong bayi tampan ini ?" Tawar Derrel pada Alicia.
"Dia terlalu kecil, aku tidak seberani itu." Jawab Alicia sedikit terdengar sedih.
"Duduklah dengan posisi nyaman, aku akan mengajarimu." Hibur Derrel.
"Tapi ... " Tolak Alicia segera dipotong.
"Tidak ada tapi - tapian, kau harus segera terbiasa untuk bagian ini." Bisik Derrel membuat Alicia semakin gugup.
Kegiatan mereka tidak luput dari mata tajam milik tn. William, ia memperhatikan bagaimana seorang pemuda yang ia kenal sebagai rekan bisnis berhati dingin memperlakukan putrinya dengan begitu hangat.
"Sayang, coba lihat Alicia terlihat gugup sepertinya ia takut bayi itu jatuh." Bisik ny. Medeline agar tidak menggangu aktivitas anak muda yang tidak menyadari kehadiran mereka.
"Derrel sudah terbiasa menggendo keponakan - keponakannya, awalnya ia juga kaku seperti Alicia tapi berjalannya waktu ia jadi lebih fasih menggendong anak kecil." Timpal ny. Keyren.
Langsung lanjut part 2 .
Jangan lupa yah Hadiah, Vote, Like, dan Komen sesuatu yang membangun tidak menjatuhkan, terima kasih supportnya.
__ADS_1