
"Tn. Althur dan ny. Althur bisa memesan lebih dahulu saya akan menunggu istri saya sebentar." Ucap tn. Nugraha.
"Apa tidak menjadi masalah jika kita memesan lebih dahulu." Tanya ny. Althur tampak merasa tidak enak.
"Tidak akan menjadi masalah ny. Medeline saya sudah disini." Timpal seorang wanita yang tidak lain adalah ny. Keyren.
Tuan Kenzo berdiri dan menarik kursi untuk istri, ia juga mengambil ahli cucu perempuannya dari istrinya.
"Tatata." Alexa dengan bahasa bayinya terus saja mengoceh membuat tuan Kenzo tersenyum.
Setelahnya mereka segera memilih makanan mana yang akan dimakan pagi ini, dan tidak lama setelahnya makanan segera tiba. tidak berlama - lama makananpun habis.
"Pelayan, tolong bersihkan ini dan hidangkan makanan penutup." Pinta tuan Kenzo.
"Baik tuan." Jawab pelayan tersebut.
"Tn. Kenzo bukankah putri kami bersama keluarga anda ?" Tanya tn. Althur terus terang.
"Yah putri anda memang sedang bersama putra sulungku si Derrel." Jawab tn. Kenzo tenang.
__ADS_1
"Baiklah, saya cukup tenang mengingat sudah beberapa kali bertemu dengan putra sulung anda." Jawab tn. Althur sedikit merasa lega.
"Ehmm, tn. Kenzo balita itu apa cucu anda ?" Tanya ny. Medeline penasaran.
"Ah iya maafkan saya, ini namanya Alexa ia cucu pertama saya." Merasa tidak enak akhirnya tn. Kenzo meminta maaf terlebih dahulu sebelum memperkenalkan Alexa.
"Benarkah, cantik sekali." Puji ny. Medeline.
"Benarkah, cucu - cucuku memang persis seperti anakku yang cantik." Jawab tn. Kenzo yang tampak begitu senang.
"Sebenarnya saya ingin bertanya, bagaimana dengan Alicia bersama putra saya, sepertinya itu adalah hal yang baik." Tiba - tiba tn. Kenzo membahas mengenai anak - anak mereka.
"Baiklah, aku juga tidak akan bisa memaksakan kehendak terhadap mereka dan biarkan semua berjalan seperti air." Mendengar jawaban tn. William tentu saja tn. Kenzo tidak ingin terlalu memaksa.
"Tn. Kenzo dimana putri saya ?" Tanya tn. William yang tidak menemukan putrinya sejak tadi.
"Dia bersama yang lain sepertinya, tapi mereka tidak ada di ruangan ini." Jawab Tn. Kenzo yang mengetahui mereka mempunyai ruangan tersendiri.
"Oh baiklah." Jawab Tn. William.
__ADS_1
"Ehm Tn. Althur & ny. Medeline bagaimana kalau kalian menginap dirumah kami saja, dan lagi kebetulan putri kalian memang meningap di kediaman kami." Tawar tn. Althur.
"Apa tidak membuat kalian repot, lagi pula kami juga tidak akan berlama - lama di Indonesia, mungkin besok lusa kami akan segera kembali." Tolak tn. William secara halus.
"Tentu tidak merepotkan, lagi pula jika kalian tinggal di hotel atau villa pasti akan sedikit kesepian." Bujuk tn. Kenzo lagi.
"Benar juga kata tn. Kenzo, kalau kita di hotel pasti tidak ada yang menyenangkan tambah lagi Alicia yang menginap di tempat mereka." Tambah ny. Medeline.
"Baiklah." Putus tn. William akhirnya.
Ny. Medeline menatap ny. Keyren dan tersenyum, setidaknya ia memiliki teman bicara nanti dan lagi cucu ny. Keyren menyita perhatiannya.
"Tn. William & Ny. Medeline kami harus kembali kekamar lebih dahulu, nanti pukul 14.00 kita bertemu di lobby." Pamit tn. Kenzo.
"Baiklah, kami juga akan kembali ke kamar." Jawab ny. Medeline.
"Setelahnya mereka berpisah karena kebetulan lantai kamar yang berbeda." Author.
Selesai dulu.
__ADS_1