Nona Muda Incaran CEO

Nona Muda Incaran CEO
Selamat datang di Indonesia.


__ADS_3

...Jangan lupa untuk dukungan kalian yah sobat, like, komen, vote, dan juga hadiah tentunya, salam sehat untuk kalian semoga karya - karya author bisa menghibur ditengah - tengah situasi ppkm yah....


Saat ini Felix dalam perjalanan pulang menuju Indonesia, tidak hanya sendiri saat ini Felix membawa seorang gadis cantik yang terlihat sedang kesal, Selena yah gadis itu harus mengikuti kemauan tuan muda Felix untuk ikut ke Indonesia.


Felix tersenyum kecil, ia cukup paham dan juga tahu jika Selena akan sedikit sulit menerima semuanya, lagi pula ia melakukan semuanya dengan cara tidak lasim.


"Sebaiknya kau latihan tersenyum, aku tidak ingin keluargaku melihat tampangmu seperti itu." Ujar Felix setengah menyindir, Selena yang mendengar itu mendelik tidak terima.


"Pernikahan itu adalah sesuatu yang sakral, apa tidak sebaiknya kita segera membatalkannya." Ujar Selena dengan ketus, ia tidak ingin mempermainkan sebuah pernikahan.


"Tidak bisa, aku sudah mempersiapkan semuanya, lagi pula aku tidak sama sekali memiliki niat untuk mempermainkan sebuah pernikahan, setelah menikah kita bisa mulai menerima satu sama lain mungkin semacam berpacaran." Jelas Felix dengan sabar, yah ia harus sabar agar bisa meluluhkan gadis manis tersebut.


"Berpacaran setelah menikah, hey apa kau tidak salah dalam berbicara ?" Ledek Selena, sinting pria ini pikir Selena.


"Tidak." Jawab Felix datar, ia mulai malas menanggapi gadis disampingnya selain cerewet gadis tersebut tidak pernah kehabisan tenaga.


"Yah Tuhan, apa keluarga tn Felix akan menerimaku, sial tuan muda ini sama sekali tidak memikirkan nasibku kedepannya." Umpat Selena dalam hati, ia sudah pasrah tetapi bayang - bayangan keluarga mertu antagonis yang sering ia lihat di televisi tidak bisa hilang begitu saja.

__ADS_1


16 jam perjalanan membuat Felix dan juga Selena mulai lelah, keduanya perlahan mulai memasuki dunia mimpi.


Keduanya memilih menggunakan pesawat umum dengan first class, sebenarnya bisa saja menggunakan jet pribadi milik Felix tetapi sayangnya calon nyonya tersebut menolak mentah - mentah.


"Bangun, dan sekarang sebaiknya makan dulu." Ujar Felix sambil menatap lembut kearah gadis yang sedang terlelap.


"Hmm." Mulai terusik, Selena perlahan membuka matanya, tanpa sengaja matanya menangkap tatapan Felix sehingga membuatnya sedikit salah tingkah dan memalingkan wajah kearah lain.


"Ayo bangunlah, makanan sudah disediakan kau tidak boleh melewatkan makan malam." Ujar Felix dengan suara yang terdengar lembut.


"Terima kasih." Ujar Selena, ia merasa tersentuh begitu menyadari jika masih memiliki orang yang perhatian terhadapnya.


NEXT.


Felix, Selena akhirnya sepasang anak manusia ini tiba di bandara Soekarno Hatta Indonesia, Felix dan juga Selena mendapatkan fasiltas keluar vvip mengingat popularitas tuan muda Felix disertai jabatannya.


Sederet pengawal yang sudah disiapkan untuk menyambut kepulangan tuan muda Felix, yah saat ini mereka akan segera menuju kediaman utama keluarga Nugraha Wijaya.

__ADS_1


"Selamat datang kembali tuan muda." Sapa mereka secara bersamaan dengan sedikit menundukan kepala sebagai sapaan hormat.


"Welcome to Indonesia ms." Lanjut mereka sopan.


Selena tidak menjawab tetapi ia tersenyum menyapa para bawahan calon suaminya, sementara Felix ia hanya menganggukan sedikit kepalanya sebagai jawaban.


Selena menatap sekeliling ia paham jika jalur yang mereka lewati adalah jalur vvip, di gunakan untuk sekelompok orang penting dan memiliki kekuasaan.


Selena menatap 1 mobil bmw series terbaru dengan 9 mobil fortuner sport yang terlihat tertata rapi di hadapannya.


Felix menuntun Selena dengan lembut untuk memasuki mobil yang berada di paling depan, Selena ia tidak banyak bicara hanya diam dan menurut jika menurutnya tidak melewati batas wajar.


Sepanjang perjalanan menuju kediaman utama keluarga besar Nugraha Wijaya, baik Selena maupun Felix sama - sama terdiam, Selena gadis itu memilih menikmati suasana kota Jakarta, Indonesia yang baru pertama kali ia kunjungi. dan untuk Felix ia sibuk dengan tabnya mengurus pekerjaannya secara online serta memantau pemasukannya.


"Selena, sebentar lagi kita akan segera tiba." Ujar Felix sambil menutup tabnya.


"Hmm, apa kau sudah memberi tahu keluargamu jika kau membawah orang asing ?" Tanya Selena tanpa melirik kearah Felix.

__ADS_1


"Kau bukan orang asing Selena, sebentar lagi kita akan segera menikah." Jawab Felix ia tampak membenahi ucapan Selena yang dirasa kurang tepat.


"Huft." Yah Selena terlalu malas berbicara dengan Felix untuk saat ini.


__ADS_2