Nona Muda Incaran CEO

Nona Muda Incaran CEO
Kehangatan keluarga Nugraha II.


__ADS_3

Setelah memperhatikan cukup lama akhirnya mereka mulai mendekat untuk ikut bergabung.


"Apa kami menggangu waktu kalian ?" Tanya tn. Kenzo yang membuat mereka menjadi pusat perhatian.


"Tentu saja tidak dadd, ayo bergabung bersama kami." Jawab Kalvaro sebagai menantu.


Alicia tidak bisa bergerak karena takut, ia sebenarnya ingin menghampiri kedua orangtuanya tapi ia terlalu ragu untuk bergerak.


"Ayo, pelan - pelan saja berdirinya ia tidak akan jatuh." Tuntun Derrel yang seolah paham apa yang di inginkan oleh Alicia.


"Kau yakin tidak akan jatuh." Jawab Alicia.


Alicia memang sudah memiliki keponakan namu tidak pernah menggendong dalam usia bayi membuat ia begitu kaku terhadap baby Youlbert.


Alicia berhasil berdiri dengan bantuan Derrel, mereka perlahan berjalan menuju tempat duduk para orang tua untuk sekedar menyapa.


"Momm, dadd kalian kenapa bisa ada disini." Sapa Alicia dengan bingung.


"Ingin saja, sejak kapan kau berani menggendong bayi, kau mau nanti bayinya jatuh ?" Bukan menjawab melainkan bertanya tn. William yang terdengar begitu serius.

__ADS_1


"Tidak akan jatuh, aku mengawasi sekaligus menjaga mereka kok." Bela Derrel melihat Alicia yang mulai takut lagi.


"Kemari, nanti bibi pegal menggendongmu terus." Derrel langsung mengambil ahli tubuh ponakan gembulnya karena tidak ingin Alicia terlalu lelah.


"Kau terlihat begitu nyaman disini sayang." Goda ny. Medeline pada putri.


"Momm, mereka keluarga yang hangat jadi wajar saja." Dengan malu Alicia menjawab pertanyaan mommynya.


Tn. William senang melihat kehangatan keluarga yang diperkirakan akan menjadi besannya dikemudian hari, ia paham putrinya begitu nyaman di keluarga ini dan perlakuan keluarga ini tidak membuat ia ragu.


"Derrel, kemarilah Youlbert biar daddy yang mengendongnya, kau bisa untuk panggilkan si kembar biar bisa mengenal tn, ny Althur." Ucap tn. Kenzo.


"Auh." Ringis Aurora ketika ia jatuh karena tidak seimbang.


Alicia berdiri dan memeluk Aurora untuk menenangkan, sementara Derrel segera menggendong Alexa dan Adel secara bersamaan.


Ny. Medeline tampak benar - benar terpesona melihat kembar dan baby Youlbert, ia terus bercanda bersama ny. Keyren hingga babby Youlbert tertidur.


Mereka larut dalam beberapa potong cerita, hingga pada akhirnya mereka mulai sadar jika langit mulai berubah warna dan memutuskan untuk masuk.

__ADS_1


"Sebaiknya kita segera masuk saja kedalam, sepertinya kembar juga sudah mulai mengantuk." Ucap tn. William..


Hari ini mereka melewati semua dengan canda tawa dan setumpuk kebahagiaan, bahkan waktu yang berjalan begitu cepat membuat mereka menyudahi acara berkumpul ditaman dan segera masuk kedalam untuk membersihkan diri terlebih dahulu.


"Kalian bisa segera membersihkan diri sekarang, nanti jam makan malam kita akan berkumpul lagi disini." Ucap tn. Kenzo selaku kepala keluarga.


Tn. William bersama ny. Medeline juga sudah kembali ke kamar mereka untuk berbersih dan beristirahat sebentar sebelum waktu makan malam tiba.


Kamar tamu.


"Jadi bagaimana menurutmu honey ?" Tanya Tn. William pada istrinya.


"Aku senang melihat putri satu - satu kita bahagia, keluarga ini begitu hangat tidak membuatku ragu melepas Alicia bersama dengan mereka." Jawab ny. Medeline mengingat kehangatan keluarga Nugraha.


"Aku juga sama halnya dengan kamu honey, sekarang aku akan menyerahkan semua pada takdir Tuhan, jika memang putri kita berjodoh dengan keluarga ini aku akan lega dan bahagia dan kalaupun tidak mungkin di kehidupan lain kita bisa menemukannya." Jelas tn. William..


Last part hari ini. thankyou.


Untuk dukungannya yah jangan sampai lupa yah, berikan Hadiah, Vote, Like serta komentar yang membangun serta tidak menjatuhkan.

__ADS_1


__ADS_2