
Tampak di sebuah apartement mewah paris, Aeron sedang sibuk dengan tumpukan dokumen miliknya ia mulai bekerja dirumah menjelang hari kelahiran sang buah hati, Aeron merasa jika ia tidak bisa untuk meninggalkan istrinya di saat hamil tua dan tidak ingin mengambil resiko.
Sarah Lie, gadis cantik yang merupakan salah seorang pebisnis, ia tetap memegang tanggung jawabnya sebagai pewaris satu - satunya dari keluarga Lie, roda kerajaan bisnis milik keluarga sudah sepenuhnya berada dalam genggamannya.
Sarah tetap berkerja sampai usia kandungannya memasuki 4 bulan, setelahnya ia sudah tidak mendapat ijin bekerja lagi dari suami tercinta.
Sarah mengusap lembut perutnya begitu merasakan tendangan hebat dari dalam perut, ah ini adalah yang kesekian kali.
Aeron terkekeh kecil begitu melihat tingkah Sarah yang tidak seperti biasanya, ia dapat membaca situasi jika saat ini Sarah sedang merasakan tendangan buah hati mereka.
"Kapan mereka akan kemari, hmm ?" Tanya Sarah kepada suaminya, yang dimaksud adalah keluarganya dan juga keluarga suaminya.
Karena memang 4 hari lagi ia akan segera melahirkan, keluarga besar Lie yang akan datang sebelum hari persalinan hanya kedua orang tuanya sedangkan yang lain akan menyusul setelah bayinya keluar dari dalam perut.
Untuk keluarga Nugraha sendiri mereka masih mempersiapkan segala sesuatu, mengingat mereka akan membawa tiga anggota baru yaitu baby Alexa, baby Aurora dan baby Adel.
"Kata kedua orang tuamu, mereka akan 2 hari kedepan." Jawab Aeron sambil tersenyum.
"Baiklah, lalu apakah Keren tidak akan datang ?" Tanya Sarah, bermaksud menanyakan mengenai keluarga suaminya.
__ADS_1
"Mereka akan segera tiba besok pagi, seingatku malam ini mereka dalam penerbangan sayang." Jawab Aeron sambil tersenyum.
"Syukurlah." Jawab Sarah sambil tersenyum.
Sarah tentu sangat menyukai anak - anak dari Keren, mereka menggemaskan dan benar - benar mencuri perhatian Sarah.
Sarah juga berharap anaknya bisa terlahir sehat, ia dan suaminya begitu menunggu kehadiran sang buah hati.
Pesawat pribadi keluarga NW.
"Eh cucu oma makin cantik yah sayang." Ujar nyonya Keyren tampak begitu gemas dengan baby Aurora yang sedang tertidur.
"Yah, dia mengikuti ibunya hobi tidur." Celetuk Felix dari jauh, membuat Keren mendengus kesal.
"Ish nyebelin." Rajuk Keren.
"Itu fakta." Terdengar sautan dari Felix lagi, terdengar meledek bukan.
"Sudahlah, kamu juga sudah menjadi uncle masih suka menggangu adikmu yang cengeng itu." Ujar tuan Kenzo.
__ADS_1
Keren yang sudah berbinar kembali merajuk, ia tidak cengeng kenapa mereka suka sekali memfitnahnya kan menyebalkan.
Jangan lupa untuk dukungannya loh sobat, Like, Komen, Hadian dan berikan vote, semangat untuk yang mengikuti lomba dari author lumayan kan hadiahnya shoopepay dll.
^^^Buat yang mau ikutan yukk baca lagi di episode Hadiah buat yang beruntung, staysafe salam sehat.^^^
^^^Love Claudia.^^^
"Ayolah." Ujar Keren lelah dan menyandarkan kepalanya di bahu kokoh sang suami.
Kalvaro, ia hanya geleng - geleng kepala mendengar pertengkaran sengit sang istri dengan kakak ipar, ia lebih memilih untuk tutup mulut jangan sampai ia terseret dalam arus menyebalkan itu pikirnya.
Untuk baby Alexa dan Adel mereka menjadi rebutan antara uncle Daniel, Derrel dan uncle Eron asisten pribadi Kalvaro.
Suasana terasa ramai bahkan begitu hangat dengan candaan - candaan selama perjalanan Indonesia - Paris.
Sesekali mereka membagi keluh kesah terhadap perusahaan masing - masing, untuk saat ini Keren diminta fokus mengurus ketiga anaknya..
Untuk bisnis Keren dijalankan langsung oleh orang kepercayaannya, atau kalian mengingat paman John, ia adalah kaki tangan Keren, orang yang dapat Keren percaya seratus persen.
__ADS_1
Semua berjalan dengan begitu baik, butik dan juga kost - kostan mewah yang terakhir berjalan dengan baik bahkan kamar dengan cepat full, kost - kostan itu memang memiliki banyak kelebihan sendiri sehingga membuat daya tariknya begitu kuat.