Nona Muda Incaran CEO

Nona Muda Incaran CEO
Episode 32


__ADS_3

Sesudah puas berkelana hampir satu harian, Keren dan Sarah tampak kembali ke kediaman keluarga Nugraha untuk berganti mobil pajero sport, karena mereka sore ini akan melanjutkan perjalanan menuju puncak, sementara mobil yang sengaja ditinggalkan di kantor tidak menjadi masalah.


"Apa kau sudah memberi kabar kepada kekasihmu ?" Tanya Sarah sambil memakai sabuk pengaman.


"Aku sudah mengabarinya, sebaiknya kau tida lupa untuk mengabari orang rumahmu karena kita kemungkinan akan kembali larut malam." Jawab Keren.


"Beres." Ujar Sarah.


Akhirnya empat iring - iringan mobil berjalan menuju puncak, mobil pajero sport yang paling depan ada Keren dan Sarah yang menyetir adalah Keren sendiri, di kebalakang mereka ada satu mobil pajero sport yang di isi 4 orang pengawal salah satunya adalah John sebagai ketua pengawal, di lanjuti dengan dua mobil pajero sport dibelakang yang mana masing - masing di tumpangi 4 pengawal bersejata.


Keren dan Sarah adalah dua wanita karier, masuk dalam golongan pengusaha muda membuat mereka tidak terlalu menimati masa muda.


"Sarah, aku dengar kau akan menjadi penanggung jawab perusahaan keluargamu yang ada di london ?" Tanya Keren .


"Hmmm, yah sepertinya begitu." Jawab Sarah sambil memejamkan mata sekilas.

__ADS_1


"Hmm, kau tidak akan berangkat sebelum pestaku bukan." Tekan Keren kepada temannya tersebut.


"Tentu saja tidak, aku akan berangkat 3 bulan lagi jadi kita masih memiliki waktu untuk bersama bukan." Jelas Sarah sambil tersenyum kecil, sedikit berat meninggalkan teman barunya yang benar - benar tulus bertemen dengannya tanpa ada maksud lain.


"Aku akan merindukanmu." Ucap Keren tampak lirih, yah susah memang mencari teman yang benar - benar tulus dan akan lebih susah lagi melepaskannya.


"Kau tidak perlu khawatir, uangmu kan banyak jadi setiap bulan bisa datang mengujungiku." Tidak ingin suasana berubah sedih, Sarah hanya menanggapi dengan candaan kecil.


"Kau ini selalu saja." Cemberut Keren, hilang sudah rasa melownya.


"Tetap saja aku membutuhkan teman wanita untuk bertukar cerita." Jawab Keren.


Tampa terasa akhirnya mereka sampai juga di puncak, Keren dan juga Sarah segera menuju ke salah satu tempat kuliner untuk memanjakan perut mereka.


"Akhirnya." Ucap Keren tampak lega.

__ADS_1


"Sebentar Sar." Ucap Keren.


"Hallo John, tolong mengantrilah terlebih dahulu untuk 14 orang, kita akan makan bersama." Ucap Keren setelah panggilan telepon terhubung.


"Baik nona." Jawab John dari seberang telepon.


Setelahnya panggilan terputus, Keren langsung mengahlikan telepon pada keluarganya untuk memberi kabar jika hari ini ia akan kembali larut malam dan sudah di dampingi oleh banyak pengawal belum lagi pengawal bayangan yang selalu ada dimanapun.


Sehabis menelepon keluarganya Keren tampak menelpon Kalvaro untuk memberi kabar jika ia sudah sampai di puncak, dan meminta kekasihnya untuk beristirahat serta jangan sampai melupakan makan malam.


Sementara Sarah saat ini gadis cantik tersebut sedang tertidur cantik, ia bahkan tidak terganggu ketika Keren sibuk menelepon sejak tadi.


Sudah hampir dua puluh menit Keren sibuk dengan teleponnya, bertepatan dengan bangunnya Sarah, tidak lama setelahnya Sarah dan Keren menyusul John yang sudah berada di dalam di ikuti dengan tiga pengawal yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kedua gadis tersebut agar tidak menimbulkan pusat perhatian yang berlebihan pada kedua gadis tersebut


Author minggu ini kurang upload karena sedang sakit, harap dimaklumi, sekarang dipaksa sedikit karena ada vote nambah jadi semangat hehehe, makasi kesayangan author udah setia nunggu dan ga bosan2 dengan cerita Nona Muda Incaran CEO.

__ADS_1


__ADS_2