Nona Muda Incaran CEO

Nona Muda Incaran CEO
Pernikahan X Surat Perjanjian


__ADS_3

Paris.


Saat ini Felix tengah duduk tenang di meja kebesarannya, yah hari ini gadis yang membuat ia khawatir seharian akan kembali masuk kerja, Selena hanya meminta ijin selama satu hari tidak lebih.


"Selamat pagi tuan." Sapa Selena dengan sopan.


"Duduk." Tanpa membalas sapaan Selena, Felix langsung meminta gadis itu untuk duduk terlebih dahulu.


"Baik tuan." Jawab Selena tetap sopan.


"Sekarang jelaskan, kenapa kemarin kau tidak masuk berkerja ?" Tanya Felix dengan nada mengintimidasi.


"Ehmm, saya sudah menjelaskan dalam surat ijin jika saya memiliki urusan pribadi tuan." Jelas Selena dengan sopan.


"Lalu kenapa ponselmu tidak bisa untuk dihubungi." Tanya Felix lagi, ia tampak belum puas dengan jawaban yang ia terima.


"Maaf tuan, kemarin saya memang tidak mengaktifkan handphone saya agar tidak mendapat gangguan." Ujar Selena stengah menyindir, yah ia memang tidak ingin diganggu kemarin toh tidak ada yang salah selama ia sudah mendapat ijin.


"Huft baiklah." Jawab Felix, lagi pula ia tidak memiliki hak lebih untuk bertanya lebih banyak.


"Kau sudah memiliki kekasih ?" Tanya Felix dengan serius.


"Saya tidak memiliki kekasih tuan." Jawab Selena dengan sedikit kebingungan, untuk apa tuan muda bertanya hal pribadi pikirnya.


"Baiklah bagus kalau memang seperti itu, apa kau mau menjadi kekasihku ah tidak, tidak maksudku menjadi istriku ?" Tanya Felix lagi tanpa beban, sungguh tuan muda ini tidak memiliki sifat romantis bukan terlalu kaku dan dingin.


"Ehmm, maaf tuan apa anda sedang sakit ?" Bukan menjawab pertanyaan Felix, Selena malah bertanya balik.


"Apa menurutmu aku sakit ha, aku dalam keadaan sehat dan tentunya sadar." Ketus Felix pada Selena, kenapa apa ia kelihatan sedang sakit pikirnya.


"Tidak tuan, tapi sepertinya omongan anda sedikit melantur." Ujar Selena dengan lirih, yang benar saja bosnya mengajak ia menjadi seorang istri.

__ADS_1


"Baiklah Selena, sekarang jawab saja pertanyaanku, tapi sepertinya tidak perlu karena aku tidak akan menerima penolakan." Ucap Felix kembali serius.


"Maaf saya menolak." Tolak Selena tegas, bagaimana bisa ia menikah dengan orang yang baru ia kenal kurang dari dua minggu ditambah status orang itu adalah bosnya sendiri lagi.


"Apa pendengaranmu sedang bermasalah nona Selena, aku sudah mengatakan bukan jika tidak menerima penolakan." Sewot Felix, ia tidak perduli jika gadis di hadapannya menyukainya atau tidak.


"Dasar aneh, saya sudah mengatakan jika saya menolak jadi anda tidak bisa memaksa saya begitu saja tuan." Sinis Selena, gadis ini mulai terpancing emosi pikir Felix.


"Tapi 2 hari lalu kamu sudah menanda tangani surat perjanjian yang mana tertulis kau bersedia menjadi istri tuan Felix dan berhenti berkerja." Ujar Felix tanpa dosa.


"Maaf tuan, tapi sepertinya anda sedang bermimpi karena saya tidak pernah menanda tangani surat perjanjian konyol itu." Sewot Selena, apa bosnya gila pikirnya.


"Jesen, masuk sekarang." Teriak Felix, ia akan membuktikan sendiri jika ia tidak main - main.


"Permisi tuan." Tiba - tiba saja Jesen menerobos masuk, di tangannya ada sebuah dokumen, dokumen yang mana adalah bukti jika Selena sudah menanda tangani surat itu.


"Tunjukan isi surat perjanjian itu Jesen." Ujar Felix dingin


Pihak pertama : Tn. Felix Nugraha


Pihak Kedua : Nn. Selena Gomez


Surat ini dibuat dengan keadaan sadar serta ditanda tangani dalam keadaan sadar, kedua belah pihak menyetujui :




Pihak pertama & kedua wajib melaksanakan sebuah pernikahan yang SAH baik hukum dan agama.


__ADS_1



Pihak pertama bertanggung jawab penuh atas pihak kedua.




Pihak kedua wajib mematuhi pihak pertama.




Pernikahan SAH wajib setelah tn. Felix selesai bertugas di paris.




Perjanjian diatas tidak dapat diubah ataupun dibatalkan, apabila menyetujui pihak pertama dan pihak kedua wajib memberi tanda.


Sudah di tanda tangani.


"What, kapan aku menandatangani surat ini, surat ini sudah dipastikan palsu." Tolak Selena dengan menggebu - gebu, ia sudah jelas merasa tidak menanda tangani berkas tersebut.


"Nona Selena, apa anda tidak melihat tanda tangan anda disana." Sinis Felix.


"Seharusnya anda membaca terlebih dahulu dokumen - dokumen yang anda tanda tangani nona Selena." Sinis Felix.


Yah, Felix memang dengan sengaja meminta Jesen untuk menyelipkan berkas tersebut, dan ia tidak menyangka Selena akan seceroboh itu tapi tidak menjadi masalah.

__ADS_1


Yas, kapan mereka akan menikah yah ?


__ADS_2