
Ilham melihat David langsung jalan menghampirinya, Sedangkan Putri dan Arini langsung ke kamarnya putri untuk merapihkan cemilan yang dibelinya tadi. Ilham dan David membahas proyek yang dikerjakan, Ilham mengajak David ke ruang kerjanya Ilham.
" Yakin mau bergadang Ham?" Tanya David, David duduk di sofa
" Iyah, habis mau bagaimana lagi, tadi saya temani Putri menikmati hari libur sekolahnya. paling sampai jam satu sih, soalnya besok mau pergi lagi sama Putri." Ucap Ilham, Ilham mengeluarkan berkas berkas yang dibutuhkan
" Sepertinya kamu semakin Deket sama Putri disengaja? Ingat kamu lebih tua dari Putri." Ledek David
" Saya kan mau menghibur Putri, tahu enggak sih tadi nafsong melihat Putri pas belajar laptop." Lanjut Ilham
" Parah Weh, tahan belum waktunya bro." Lanjut David geleng geleng kepala
" Nah serba salah saya, tapi yah niat saya jangan sampai bikin Putri curiga. yah sudah kamu mau temani bergadang atau pulang." Lanjut Ilham menatap asistennya
" Nginep saja kali yah, soalnya kita meninjau ke tempat proyek kan dari subuh biar cepat berangkat bareng, saya sudah bawa baju ganti." Lanjut David menunjukan bawaannya
" Dasar, awas jangan godain Arini karena dia tugas temani Putri tidur bareng, saya enggak membiarkan Putri sendirian."Lanjut Ilham terus terang
" Wajar dan saya faham maksud kamu, memang orang yang berduka jangan dibiarkan sendirian supaya enggak strees dan nangis terus. yah tenang saja kalo mau saya langsung ke cafe bintang kok." Lanjut David terkekeh
" Dasar Casanova gadungan, saya enggak ikut ah, dirumah saja." Lanjut Ilham terkekeh
__ADS_1
" Sama sama Casanova dilarang saling ledek hahahah" Lanjut David ketawa puas
Dilain sisi, Arini bantuin Putri merapihkan cemilan yang dibelinya, Arini beli jamu diet supaya enggak kwartir gemuk walaupun banyak makan. dan Arini minta Putri beli timbangan supaya selalu cek berat badannya. Putri bahagia sekali, semenjak ada Arini membuat Putri merasa ada teman yang selalu ada dua puluh empat jam, walaupun Putri tahu Arini jadi asistennya Yang dikasih sama Ilham menemani Putri dua puluh empat jam kemana pun Putri pergi selalu ditemani.
" Ka Ilham apa bergadang yah sama pak David?" Tanya Putri
" Sepertinya Put, tadi saya liat ada bungkusan baju. apa mau buat kan kopi dan bawain cemilan?" Tanya Arini, Arini merapihkan plastik bekas belanjaan
" Boleh juga, saya ke bawah dulu yah buatin kopi buat mereka." Lanjut Putri
" Mau ditemani?" Tanya Arini
Arini mengangguk dan membiarkan Putri ganti baju dan turun sendiri kebawah membuatkan kopi dan cemilan.
Dilain sisi, David dan Ilham yang sibuk mengerjakan pekerjaan kantor, mendengar ketukan pintu. dari dalam Ilham teriak masuk dan pintu langsung kebuka.
" Maaf ganggu ka" Ucap Putri senyum ramah, Putri memakai baju santai lebih feminim dengan gambar Doraemon.
Glek
Ilham dan David menelan salivanya melihat baju yang dipakai Putri terlalu feminim, David membantu Putri membawakan kopi dan cemilan.
__ADS_1
"Baju siapa itu Put?" Tanya Ilham, Ilham bener bener merasa diuji sama Putri
" Almarhumah adik saya ka, apa ka Ilham enggak suka?" Tanya Putri malu
" Iyah, terlalu feminim Put, ganti dan saya enggak ingin kamu pakai baju yang terlalu feminim seperti itu lagi. maaf tapi tolong jangan sembarangan mengumbar yah, boleh pakai baju bagus tapi lihat bahannya jangan terlalu feminim yah, pakai celana dibawah lutut mau dirumah mau pun bepergian. jaga diri baik baik mulai dari berpakaian Put." Tegas Ilham terus terang menunjukan rasa enggak sukanya.
" Baik saya akan memilih lagi celana dan baju untuk saya pakai ketemu orang, terimakasih ka sudah mengingatkan saya. yah sudah saya pamit dulu semangat bekerja untuk ka Ilham dan pak David." Lanjut Putri nunduk karena Malu
" Astaga gemes sekali melihatnya, rasanya mau saya makan gadis ini." Batin David melihat kelakuan Putri
" Yah sudah, selamat istirahat dan terimakasih kopinya yah." Lanjut Ilham senyum manis melihat Putri
Putri ngangguk dan langsung pergi dari ruang kerjanya Ilham, David dan Ilham melihat Putri keluar dari ruangannya langsung nafas lega.
" Kalo enggak ingat, jujur sudah mau saya makan tadi. astaga gemes sekali saya." Ucap David
" Sama, tapi memang seperti itu adiknya Putri lebih berani feminim dibandingkan Putri, makannya tadi langsung saya tegur supaya Putri enggak sembarangan pakai baju." Ucap Ilham, Ilham melihat foto kebersamaanya sama keluarganya Putri.
" Parah parah" Protes David
David dan Ilham langsung melanjutkan pekerjaan yang sempet tertunda, sesekali David minum kopi sekaligus cemilan yang dibawa Putri.
__ADS_1