
Amanda melihat kehidupan Putri yang berubah drastis sangat lah iri, Amanda ingin sekali menikmati kemewahan yang diimpikan tapi kedua orang tuanya enggak mampu mengabulkannya karena pekerjaannya yang enggak memungkinkan mewujudkannya. Amanda berencana memanfaatkan Putri saat belanja nanti, supaya bisa merasakan makanan mewah dan barang barang mahal.
" Ah, kenapa harus Putri yang hidupnya ditampung sama CEO setampan dan sekaya om Ilham yah hemm." Batin Amanda kesel dan iri.
" Manda, kata ka Ilham boleh pergi ke mall. tapi jangan sampai sore soalnya kan harus belajar." Bisik Putri melihat Amanda
" Iyah enggak masalah, tenang saja." Ucap Amanda sambil senyum licik
" Oke deh Man" Lanjut Putri
Putri dan Amanda melanjutkan fokus belajarnya, Putri mendengarkan dengan seksama penjelasan gurunya.
Dilain sisi, Ilham fokus bekerja, Ilham melihat handphone nya ada pesan dari Putri yang minta ijin untuk main, Ilham senang sekali Putri turutin apa yang disuruhnya.
" Anak penurut, enggak sia sia menjaganya dia enggak seenaknya." Ucap Ilham merasa bangga sama Putri yang ingin minta ijin dan selalu berbicara jujur.
" Bos, kita ada makan siang sama client sekaligus membahas proyek yang diminta sama kita " Ucap David, David tiba tiba masuk kedalam ruangannya Ilham seenaknya
__ADS_1
" Yah sudah, kita makan siang di Mall saja, soalnya Putri juga mau ke mall. saya mau lihat apa saja yang dibeli anak itu." Lanjut Ilham penasaran
" Awas jatuh cinta sama bocah itu, bisa bisa rencana kamu gagal justru berubah jadi halal saat melakukannya. hahahaha" Ledek David tertawa
" Enggak akan Vid, dia terlalu kecil untuk diajak serius tapi dijadikan mainan enggak masalah. sabar sabar nungguin waktunya tiba." Tolak Ilham percaya diri
" Awas, nelen ucapan sendiri, yah sudah kalo mau rapat di mall nanti saya hubungi seketarisnya kalo begitu." Lanjut David heran
" Yah sudah sana, saya mau melanjutkan pekerjaan saya lagi " Usir Ilham dengan angkuh
" Mrs, saya mau beli dua porsi masing masing makanan yah." Ucap Putri dengan lantang
" Buat siapa beli banyak Put?" Tanya Amanda penasaran
" Buat kita makan, selama ini saaya cuman bisa lihat tanpa bisa beli tapi sekarang Alhamdulillah sudah bisa menikmati, makannya beli banyak buat berbagi sama kamu Man." Lanjut Putri, Putri duduk di kursi
" Putri sekarang OKB guys, dulu mana bisa dia ada disini" Ledek temen satu kelasnya
__ADS_1
" Heh, ngaca kamu saja enggak mampu beli distand ini kan, sana pergi jangan ganggu Putri." Usir Manda kesel
" Dibayar berapa sih buat belain Putri hah, OKB sekarang bisa bayar bayar yah, ingat woy dulu kamu cuman anak ART." Ledek Temennya Putri
" Saya sadar diri kok, saya tahu uang yang saya pakai enggak berlebihan." Ucap Putri berusaha santai
" Halah banyak bicara, dasar orang kampung tetep orang kampung, jangan gaya gayaan makan disini." Bentak temennya Putri
" Tujuan kamu menghina Putri sekarang apa? perasaan kita enggak pernah banyak ngobrol ngusik sekali jadi temen." Bentak Amanda kepancing emosi
" Cuman puas ledekin OKB ini saja sih, ingat Putri orang kampung tetep lah orang kampung." Ledeknya lagi dan langsung pergi begitu saja.
" Jangan didengerin Put, om Ilham kan kasih kebebasan pakai uangnya jadi enggak usah fikirin ucapan orang dan sekarang kita nikmati saja rezeki yang ada." Lanjut Amanda, Amanda enggak ingin Putri larut dalam kesedihannya.
" Iyah Man, yah sudah yuk dimakan." Lanjut Putri berusaha cuek
Putri langsung menikmati makanan yang dipesannya, Amanda yang sama sama baru pertama kalinya cobain langsung bahagia dan doyan cemilan dari negara lain.
__ADS_1