Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Boleh pulang


__ADS_3

Putri meluk Ilham saking bahagianya akhirnya boleh pulang ke rumah, Arini merapihkan bajunya Putri yang sempat dibawanya ke rumah sakit.


" Alhamdulillah nak, sudah boleh pulang ke rumah." Ucap Ilham bahagia


" Iyah Daddy, Putri bosan sekali di rumah sakit. oh yah Putri boleh sekolah kan Daddy?" Tanya Putri melihat Ilham


" Boleh sayang, pihak sekolah sudah memberikan ijin ke Putri, mungkin dua hari lagi baru ke sekolah yah, soalnya kan baru sembuh sayang. ke sekolah pakai kursi roda yah, bodyguard akan jagain Putri didepan kelas. kalo Putri mau kemana pun ada bodyguard yang siap mendorong kursi rodanya." Lanjut Ilham yang belum mengijinkan Putri pakai tongkat


" Astaga Daddy, kenapa harus merepotkan bodyguard sih, Putri bisa sendiri kok Daddy. tidak usah yah Daddy" Bujuk Putri memelas


" Daddy, tidak ingin terjadi apapun lagi sama Putri, Daddy bener bener panik loh saat tahu Putri jatoh dari kuda. jadi nurut saja yah selama sakit." Bujuk Ilham yang tidak ingin dibantah sama sekali


" Yah sudah terserah Daddy saja" Lanjut Putri pasrah dari pada nolak niat baik Ilham walaupun berlebihan


Dilain sisi, Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. ganti baju sekolah dan siap siap melakukan pemotretan dan sambil makan cemilan


" Untung hari ini pelajaran kita cepat selesai yah, jadi bisa langsung kesini kita" Ucap Amanda lega karena belajarnya tidak terlalu banyak dan bikin cape


' Bener sekali, karena gurunya pada rapat jadinya pulang cepat deh. oh yah tidak sabar yah, pemotretan bareng Putri besok." Ucap Vivi merapihkan rambutnya


" Iyah sama Vi, saya juga tidak sabar mau pemotretan iklan ini ramean supaya semakin lengkap tim kita." Ucap Dela makan cemilannya


" Iyah sama, yah sudah yuk kedepan guys, pasti om David dan tim pemotretan sudah menunggu kita." Ucap Margaretha ngecek lagi penampilan baju dan rambutnya


Amanda, Vivi, Margaretha, dan Dela. langsung jalan ketempat pemotretan, Amanda, Vivi, Margaretha, dan Dela di foto ganti gantian sesuai tim iklan perusahan.


Dilain sisi, Putri siap siap untuk pulang, Ilham temani Putri untuk siap siap pulang, sedangkan Arini merapihkan barang bawaan Putri.


" Daddy, teman temen lagi pemotretan yah sekarang?" Tanya Putri

__ADS_1


" Iyah sayang, memangnya kenapa?" Tanya Ilham melihat Putri


" Putri mau kesana boleh?, walaupun besok Putri ikut pemotretan tapi sudah tidak sabar mau lihat Daddy jadi boleh kan kesana sekarang?" Tanya Putri berharap diijinkan


" Boleh nak, tapi dengerin arahan dari tim kantor yah buat besok. ingat kalo sudah tidak kuat berdiri lama lama langsung duduk yah, pemotran untuk Putri duduk dan berdiri, untuk pengambilan vidio tidak banyak jalan." Lanjut Ilham yang membantu Putri duduk di kursi roda


" Iyah Daddy, apapun peraturannya Putri turutin yang penting boleh kesana dan boleh ikut lanjutin jadi model iklan perusahaan Daddy." Lanjut Putri ceria, Putri berusaha tetep profesional walaupun jadi anak angkatnya Ilham selalu berusaha tidak seenaknya


Dilain sisi, Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. menyambut kedatangan Putri, Amanda nuntun pelan pelan Putri turun dari mobil dan mendudukkan Putri di Kursi roda.


" Terimakasih Amanda, maaf yah merepotkan kamu." Ucap Putri merasa tidak enak


" Sama sama Putri, sudah jangan bicara begitu. hayo masuk kedalam kita lanjut kerja lagi." Ucap Amanda pelan pelan dorong kursi rodanya Putri


" Jangan sungkan minta tolong, kita kan temen dan satu tim di kerjaan ini. jadi sudah sewajarnya saling peduli." Ucap Margaretha jalan pelan sejajar dengan kursi rodanya Putri


Putri mendengarkan penjelasan dari karyawannya Ilham untuk jadi model iklan, khusus anak anak yang mau berkarir disela sela kesibukan sekolah nya.


" Kalian jadi pelopornya, apa lagi prestasi kalian di sekolah membanggakan sekali masuk lima besar. makannya kami tidak ragu menerima tawaran ini dari pak Ilham, merekomendasikan model sekaligus karyawan di kantor pak Ilham. bisa menjadi contoh yang baik dan membanggakan untuk anak seusia kalian" Ucap Advertising Manager


" Terimakasih Tante sudah memberikan kepercayaan untuk kami, dan menerima rekomendasi dari Daddy, karena kami ingin berkarir di usia muda jadi harus mampu memberikan hasil prestasi di sekolah yang membanggakan, karena kami tidak ingin pekerjaan mengganggu konsentrasi dalam belajar dan tidak ingin mengecewakan orang tua maupun atasan kami di perusahaan Tante." Penjelasan Putri panjang kali lebar


" Dengan bekerja di usia muda, kami jadi tahu bagaimana susah dan senangnya mencari uang sekaligus cape nya cari uang, membagi waktu kami. tapi Alhamdulillah sejauh ini kami bisa mengatur waktu kami untuk istirahat, belajar, main, dan bekerja." Ucap Dela antusias, semenjak kerja Dela merasa waktunya jauh lebih berharga dari pada dulu dihabiskan dengan sia sia


" Alhamdulillah jawaban mereka bijaksana juga, baiklah kita akan melakukan pemotretan untuk bagian Putri yah, Putri akan pemotretan sama Amanda, Vivi, Margaretha, dan Dela. bergantian setelah selesai baru sesuai rencana kita selama pemotretan yah." Lanjut Advertising Manager


" Iyah Tante" Lanjut Putri bahagia akhirnya bisa juga merasakan jadi model iklan


" Sekarang Putri boleh ikut pemotran bareng temen temen Putri" Ucap Advertising Manager

__ADS_1


" Yang bener Tante?" Tanya Putri tidak percaya


" Bener Putri, hemm, Arini tolong bantu Putri untuk ganti baju dan tolong makeup Putri dibantu juga." Lanjut Advertising Manager


" Baik Bu permisi" Ucap Arini ikut seneng karena Putri dibolehkan ikut pemotretan


Arini langsung membantu dorongan kursi rodanya Putri untuk ganti baju, dan siap siap untuk ikut pemotretan.


" Untuk kalian, silahkan istirahat dulu yah, tapi jangan tidur supaya mata kalian tetep fresh" Lanjut Advertising Manager


" Oke bos" Ucap Amanda langsung nyusul Putri diikuti sama Dela, Vivi, dan Margaretha.


Dilain sisi, Ilham dan David memeriksa hasil foto beberapa hari yang sudah dilakukan Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha.


" Hasilnya bagus, oh yah nanti pas bagian Putri tolong diingatkan kalo pas pemotretan bagian berdiri, Putri jangan terlalu lama berdiri yah karena kaki nya masih sakit." Tegas Ilham yang tidak ingin mengambil resiko semakin parah


" Baik pak Ilham, kami akan menjaga dengan baik anak anda. jangan kwatir" Ucap Advertising Manager memaklumi kekuatiran Ilham karena baru pertama kali ngurus anak dan langsung remaja


" Yah sudah saya mau ke ruangan saya, David kalo tidak ada pekerjaan apapun temani Putri dan temen temennya selama pemotretan yah." Lanjut Ilham sengaja supaya David bisa berduaan sama Arini


" Dasar modus, tidak ada pekerjaan apaan sih. masih saja usaha mendekati saya sama Arini." Batin David kesel, padahal Ilham tahu pekerjaan David lagi banyak banyak nya.


" Baik pak Ilham" Ucap David terpaksa, David sengaja senyum untuk menutupi kekesalan nya sama Ilham yang seenaknya


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun



__ADS_1


__ADS_2