
Bagas memesan makan di kantin kampus, tidak sengaja melihat Ilham sedang menikmati makan malamnya langsung menghampiri Ilham.
" Selamat malam om" Ucap Bagas ramah, sambil duduk didepan Ilham
" Malam juga, oh yah apa lihat Putri?" Tanya Ilham dari tadi tidak melihat Putri didalam kantin kampus.
" Sepertinya masih didalam kelas om, sebentar lagi mungkin kesini, oh yah om katanya Putri, Amanda, Vivi, Margaretha, dan Dela. bakal kunjungan kerja ke Solo? apa boleh saya antar om?" Tanya Bagas ingin sekali lebih dekat sama Putri
" Kamu sendirian? maaf tidak boleh yah, kalo ramean baru om ijin kan kamu ikut. minimal temen satu kelas dulu waktu di SMU, atau temen kampus. maaf yah om tidak ijin kan temen Putri cowok ikut ikut seperti itu." Tegas Ilham, selain cemburu Ilham tidak mau menyesal memberikan kebebasan untuk Putri.
" Oh seperti itu yah om, tapi kalo jalan jalan biasa boleh kan?" Tanya Bagas yang tidak mau menyerah
" Sebelum om jawab, apa kamu suka sama Putri? soalnya kamu sering minta ijin jalan terus sama Putri?" Tanya Ilham to the point.
" Waduh langsung ditanya seperti itu, apa jawab jujur saja yah." Batin Bagas kaget mendengar ucapan Ilham barusan.
" Iyah om, kalo diijinkan saya ingin lebih dekat dan mengenal Putri lebih jauh lagi om." Lanjut Bagas akhirnya, dari pada modus ajak jalan selalu gagal.
" Ya Tuhan, apa yang harus saya lakukan, mengijinkan mereka Deket atau tidak yah, saya beener bener mencintai Putri." Batin Ilham bingung, antara perasaannya atau mengijinkannya memberikan kebebasan untuk Putri memilih pasangan hidupnya.
" Boleh saja kamu Deket sama Putri, tapi om tidak mengijinkannya kamu ajak Putri jalan jalan malam, boleh jalan jalan antara pagi sampai sore jam enam sudah sampai rumah, itu peraturan dari om." Tegas Ilham akhirnya, Ilham berusaha tidak egois, dan yakin kalo jodoh tidak kemana.
" Baik om, terimakasih ijinnya, saya tidak akan mengecewakan om, saya ingin Deket sama Putri karena cinta dan janji tidak akan merusak Putri dan tidak akan ada kontak fisik sama sekali selama pendekatan dan kalo memang berjodoh sampai jadian, saya akan pacaran dengan biasa saja tanpa ada kontak fisik sama sekali." Lanjut Bagas bahagia, akhirnya mendapatkan ijin untuk Deket sama Putri.
" Yah om pegang ucapan kamu" Lanjut Ilham, diam diam merekam ucapan Bagas barusan, untuk jaga jaga Bagas berubah pikiran, karena Ilham tidak ingin terjadi apapun sama Putri.
Dilain sisi, Putri, Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. jalan bareng ke kantin untuk makan malam bareng, Putri langsung jalan ke mejanya Ilham yang sudah nunggu lama.
__ADS_1
" Hayo makan anak anak, om sudah memesan makanan yang tadi kalian minta di Whatshapp" Ucap Ilham senyum ramah melihat Putri
" Iyah Daddy terimakasih yah" Ucap Putri berusaha santai
" Eh ada Bagas, dari tadi kamu disini Bagas?" Tanya Dela basa basi
" Setengah jam duduk disini, kalian lama sekali ke kantinnya?" Tanya dan protes Bagas
" Yaah biasa lah perempuan Bagas, yey makanan sudah datang." Lanjut Putri melihat Bagas, dan langsung melihat pelayan kantin yang membawa makanan pesanannya Putri dan yang lain.
" Alhamdulillah, enaknya om Ilham selalu nungguin sampai pulang setiap hari, jadi hemat deh uang makan setiap harinya." Batin Amanda merasa beruntung, Putri diantar dan pulang bareng ayah nya setiap hari.
" Yah sudah om Ilham dan Bagas kita makan dulu" Ucap Dela langsung menikmati makanan yang sudah direquest nya.
Ilham ngangguk dan memperhatikan Putri makan, sangat rapih dan terlihat sangat manis membuat Ilham tidak bosan memperhatikan Putri setiap makan.
" Beres om Ilham, kita bisa nonton Drakor lagi sama ka Arini selama di Solo" Ucap Vivi bahagia, karena kalo sudah bergadang Arini pasti akan masak kue sebagai cemilan nonton dan membuatkan minuman segar juga.
" Kita bisa jalan jalan keliling kota Solo, bagus juga Put kamu punya delman sendiri jadi kita bisa jalan jalan pakai delman tidak pakai mobil.". Ucap Margetha bahagia, karena bisa menikmati kota solo secara langsung naik delman.
" Seriusan Putri punya delman sendiri? wah pasti seru tuh keliling kota naik delman?" Tanya Bagas antusias, Bagas jadi tidak sabar ingin ikut jalan jalan bareng Putri dan yang lain.
" Iyah punya, supaya lebih seru saja sih, jalan jalan pakai delman dari pada mobil kan lebih lama jalannya." Lanjut Putri, sejujurnya tidak menyangka Ilham mengijinkannya punya delman sendiri.
" Berarti kunjungan kerja juga naik delman juga?" Tanya Dela penasaran
" Yah dong, kunjungan kerja dan jalan jalan naik delman, lumayan kan tiga hari kita menikmati pemandangan kota naik delman bareng." Lanjut Putri puas, karena keinginannya membuat temen temennya menyukai idenya punya delman
__ADS_1
" Tapi ingat, kalian jangan macam macam belajar bawa delman yah, ingat yah kejadian Putri kecelakaan saat belajar naik kuda." Tegas Ilham menatap Putri, Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. secara gantian.
" Yah om tenang saja" Lanjut Amanda juga tidak ingin belajar bawa delman, lebih baik jadi penumpang duduk manis, dari pada ribet jaga keseimbangan supaya kuda nya tidak ngamuk.
Putri dan yang lain sudah selesai menikmati makan malamnya, langsung pamit masuk ke kelas meninggalkan Ilham sendirian, Ilham mengirim kan Voice note tadi ke David.
" Kamu simpan dengan baik, buat jaga jaga yah.' Ucap Ilham saat saluran telefon terhubung
" Beres Ham, saya juga kwartir Putri Deket sama temen cowoknya." Ucap David diseberang telefon, David juga ikut menjaga Putri dan tidak ingin Putri kenapa kenapa.
" Nah justru itu, oh yah di rumah sana ada cctv kan?" Tanya Ilham memastikan perlengkapan rumahnya Putri, penjagaan yang bener bener ketat Ilham berikan.
" Setiap sudut rumah, penuh dengan cctv, oh yah monitor cctv nya nanti saya koneksiin ke laptop kamu juga, besok saya bantu untuk memantau kegiatan Putri selama di Solo" Lanjut David yang cemas, Putri diijinkan kunjungan kerja tanpa diawasi sama dirinya dan Ilham
" Yah sudah, subuh ke rumah yah, karena mereka ke Solo besok jam delapan pagi sudah jalan, sebelum sampai Solo, sudah bisa saya lihat monitornya." Lanjut Ilham memastikan monitor cctv nya.
" Siap bro, yah sudah saya matikan telefon nya yah, saya mau lanjut lomba panjat pinang lagi, kamu mengganggu sekali.". Protes David, lagi nanggung justru di ganggu sama Ilham.
" Dasar menjijikan, sudah tuntas kan saja." Bentak Ilham kesal, bisa bisanya David lagi panjat pinang angkat telefon nya.
promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun
__ADS_1